<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230</id><updated>2012-02-15T02:33:24.824+07:00</updated><category term='My Stuff'/><category term='Kritik Film Mancanegara'/><category term='Personal'/><category term='Puisi'/><category term='Samandayu Horror Film Festival'/><category term='Parodi'/><category term='National Issue'/><category term='Showbiz Critics'/><category term='Dunia Blogger'/><category term='Kamar Horor'/><category term='Urban Critics'/><category term='Road to The Oscars 2012'/><category term='Tips Ngaong'/><category term='Cerita Pendek'/><category term='Ruang Bahasa'/><category term='Kritik Film Lokal'/><category term='Cerita Bersambung'/><category term='Artist of The Month'/><category term='Highlight'/><title type='text'>Samandayu</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>365</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-7142977956795756118</id><published>2012-02-15T02:22:00.002+07:00</published><updated>2012-02-15T02:33:24.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Pendek'/><title type='text'>MALAM VALENTINE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-mbz0qy4MknI/TzqyisgdmXI/AAAAAAAAIsk/UeXHQlut1sY/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-mbz0qy4MknI/TzqyisgdmXI/AAAAAAAAIsk/UeXHQlut1sY/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;AKU tahu Valentine-nya sudah lewat, tapi aku tak bisa membendung ceritaku. Ini adalah kisahku pada Februari &amp;nbsp;2009, ketika aku masih berpikir kalau menjaga hubungan &amp;nbsp;baik dengan mantanku itu adalah hal yang bagus. Aku tahu sebagian besar orang melakukannya. Ketika kau menganggap sahabat orang yang pernah mencintai dan mengasihimu. Tapi saat itu, aku belum siap. Aku masih mencintainya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;CERPEN SAMANDAYU&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ketika itu terjadi adalah hari yang serba tidak mengenakan. Aku kembali ke Yogyakarta tidak hanya sekadar untuk berlibur. Tapi untuk menemuinya. Tapi kutahu keadaan sudah tidak pernah sama lagi. Di lima bulan kami berpisah, aku tahu dia mencoba yang lain. Gerbangnya terbuka, dan dia mengizinkan siapapun untuk masuk. Sementara kisah cintaku berakhir, kisah cintanya baru dimulai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tinggal di rumah kontrakan yang dulu pernah aku tempati semasa kuliah. Aku memberikan sisa masa kontrakanku kepadanya yang lumayan panjang. Dan dia menerimanya meski sejenak sungkan. Aku tahu dia bisa mendapatkan bantuan dari siapapun oleh karena teman-temannya begitu banyak. Tapi hanya itu yang bisa aku berikan untuknya. Mengingat, dia adalah binatang yang sudah membuat hari-hariku berwarna dalam sembilan bulan terakhir. Yah, sembilan bulan penuh cinta dan kebohongan. Ketika aku hanyalah pengalaman pertamanya dan sesungguhnya dia ingin menginginkan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, Tuhan. Aku menganggap binatang itu adalah cinta pertamaku. Padahal sudah beberapa kali aku menjalin hubungan cinta dengan yang lain. Namun semuanya tak berjalan sesuai keinginan. Namun dengan binatang ini, aku mencintainya luar dan dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fhrJnUxZC-8/Tzqyg4gMSYI/AAAAAAAAIsc/cYwMfeppbcQ/s1600/cvbcn.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-fhrJnUxZC-8/Tzqyg4gMSYI/AAAAAAAAIsc/cYwMfeppbcQ/s320/cvbcn.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan aku pun masuk ke kamarnya yang sudah ditata serapi mungkin. Dia menerimaku dengan baik. Semua sejenak nyaman. Namun aku melihat banyaknya cokelat dan boneka yang dipajang di meja belajar. Aku menelan ludah pahit. Tapi dia seolah menunjukkan tanpa sadar seakan ingin membuatku cemburu. Atau menyesal, karena aku telah mencampakannya, dan membuat dia sempat memohon kembali padaku sebanyak lima kali.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kupikir ini kesalahanku. Ketika dia beranjak ke kamar mandi, aku memperhatikan hadiah itu satu per satu. Jelas dari orang yang berbeda. Betapa banyak yang menyukainya ternyata. Ada cokelat yang membentuk namanya, ada boneka beruang dengan cokelat batangan yang didekap, dan sepucuk kartu Valentine. Aku tak mau membukanya, yang jelas itu peluapan rasa cinta seseorang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku merasa tak nyaman, aku cemburu diam-diam. Tapi aku memasang wajah baik-baik saja ketika dia kembali padaku dan mengajak jalan. Baiklah, suatu Sabtu yang cerah bersama mantan. Akan berjalan mengitari alun-alun Yogya dan berbelanja di sekitaran Malioboro. Kami berjalan, namun tidak kutemukan kenyamanan. Nyaris sepanjang jalan, dia berkomunikasi dengan seseorang lewat handphone Jelas hal yang mengganggu -dan menyedihkan. Sempat kutangkap dia berbicara dengan -entahlah, mungkin pacarnya. Dan inilah hal yang membuatku berniat pulang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Katanya pulang besok?" dia berkata.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Enggak. Aku pulang sore ini," kataku sambil tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia tak mencegahku, dan itu lumayan menyakitkan. Sepertinya kehadiranku di kota ini memang tidak begitu dia harapkan. Dan tentu aku hanya akan mengacaukan malam minggunya. Aku memasang wajah baik-baik saja dan kembali ke rumahnya untuk mengambil ransel. Kemudian aku naik taksi dan tidak ke stasiun. Aku menenangkan diri di sebuah wisma. Di situlah aku menjalani liburanku seorang diri. Mematung, merenung, dan kutemukan kenyamanan di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;WISMA yang kutempati cukup sepi. Dua lantai yang diisi banyak kamar. Dan aku tentu menyukainya. Aku sampai di siang bolong dan menempati sebuah kamar yang memang tidak seberapa istimewa namun nyaman. Aku merebahkan diri di atas ranjang dengan bertelanjang dada. Kutatap langit kamar dan kemudian kuembuskan napas perlahan. Suara kipas angin yang terdengar cukup berisik, tak mengganggu ketenanganku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tak boleh tersiksa dengan perasaanku. Aku harus bergerak dan melupakannya. Sebab begitulah hidup, tak semua apa yang kudapat sesuai dengan apa yang kuimpikan. &amp;nbsp;Seharusnya aku tak menampik kenyataan kalau dia tidak baik untukku. Seharusnya aku memuliakan diriku sendiri ketika aku mencampakannya karena perselingkuhannya. Seharusnya aku melupakan kisah cintaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pun membuka mata, dan kemudian berjalan menuju balkon. Kulihat jalan raya Yogyakarta yang sepi, yang hanya sesekali dilintasi pengendara sepeda motor dan becak. Aku melipat tangan dan mulai berpikir untuk merileksasi pikiranku. Aku harus menghormati diriku sebagai manusia, dan melakukan hal terbaik yang biasa aku lakukan. Yah, aku akan ke pantai. Dan menghabiskan waktuku di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adalah Pantai Parangtritis, tempat yang biasa aku pijak di sesekali hari. Lebih sering aku memang berjalan di antara pepasir pantai bersamanya. Ketika ombak membelai juga mengejar mata kaki sampai betis kami. Tapi kini keadaannya lain. Aku tidak sedang bernostalgia dengannya. Aku hanya sedang menghormati diriku sebagai manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan di sinilah aku berada. Di siang terik yang romantis juga sepi. Tidak terlalu banyak orang yang berlalu lalang. Beberapa pedagang pun tampak sepi pengunjung. Aku ingin membuka pakaianku dan bermain ombak. Tapi sesuatu melarangku dan hanya mengizinkanku untuk duduk sambil menikmati ombak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka di sinilah aku, dengan kaos, celana jeans, dan ransel. Aku membiarkan terik &amp;nbsp;matahari membuat kulit terangku kemerahan karena telah duduk selama ini. Tapi aku tak peduli. Aku nyaman dengan semua ini. Namun aku tak mau membuang waktuku dengan duduk-duduk di atas pasir. Aku berjalan di pesisir pantai dan membiarkan ombak menampar kakiku. Celana telah kugulung sampai sedengkul, sandal telah kuletakkan di tempat yang kuingat. Dan aku berjalan sampai ke ujung sambil menikmati angin yang menerpa tubuhku yang kurus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--5HtOOAQIrE/Tzqww2DW9MI/AAAAAAAAIsU/LsXHiTnIHB4/s1600/VBNV.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/--5HtOOAQIrE/Tzqww2DW9MI/AAAAAAAAIsU/LsXHiTnIHB4/s1600/VBNV.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesekali aku berhenti. Bukan karena aku lelah. Tapi karena rasa sakit yang masih terasa. Kemudian aku pejamkan mata, dan membayangkan seseorang hadir dan menghiburku. Bukankah kata orang, untuk melupakan cinta lama, kau harus mendapatkan cinta baru?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Tapi aku bukan orang seperti itu," ucapku tanpa sadar. Aku butuh waktu yang lama untuk melupakan orang yang benar-benar aku sayang. Dan aku bukan orang yang mudah membuka hati, aku orang yang susah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Lalu harus kuapakan rasa sedih ini? Ombak tak bisa membuat perasaanku kembali kudus, sengatan matahari tak akan pernah membersihkan segala luka dalam batin. Dan pasir pantai ini, tak akan pernah bisa menggenggam telapk tanganku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku sendirian ...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;AKU berada di tempat paling ujung, ketika tak ada satu orang pun berada bersamaku. Aku berbaring cukup lama di atas pasir dan menikmati sunset yang indah. Aku telah kenyang dengan bekal yang ada di tas, juga kenyang dengan aktivitasku sampai sesore ini. Sampai akhirnya, aku beranjak pulang dan tak menyia-nyiakan waktuku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menikmati malam minggu dengan berjalan di&amp;nbsp;alun-alun Yogyakarta &amp;nbsp;tepatnya di lapangan Alun-Alun Kidul. Lampu aneka warna bergemerlap menghiasi hiruk pikuk pengunjung.&amp;nbsp;Mereka berkelompok, berkeluarga, berpasangan, namun tampaknya tak ada yang sesendiri seperti aku. Kelihatan sekali mereka sedang bermalam Valentine bersama di malam minggu ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-fao8Rdm-BZs/TzqwsbWu8SI/AAAAAAAAIsM/T8a7Un4JF9g/s1600/GJGJ.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-fao8Rdm-BZs/TzqwsbWu8SI/AAAAAAAAIsM/T8a7Un4JF9g/s1600/GJGJ.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh aku merasa tidak nyaman, tapi aku mencoba untuk tidak peduli. Aku sengaja membuka kacamata hanya agar tidak terganggu dengan cara mereka menyeknyamaiku. Sebab dengan begitu sosok mereka akan terlihat buram dalam pandangan mata minusku. Aku terus berjalan dan memperhatikan. Kulihat sebuah kerumunan anak muda yang sedang bermain masangin. Adalah permainan ketika seseorang berjalan melalui celah antara dua pohon beringin yang berada di tengah alun-alun dalam keadaan mata tertutup. Tapi kebanyakan dari mereka tak bisa dengan mudah melewati karena jarak start sekira 15 meter ke arah pohon. Alhasil, banyak dari mereka yang berjalan melenceng bahkan memutar-mutar dan menabrak lain orang. Konon, yang mampu melewatinya berarti orang yang suci. Aku terhibur dengan semua yang kulihat, aku jadi ingat kalau dulu juga pernah melakukannya dengan ... dia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ah, kenapa harus terbayang lagi .. Aku kembali mengenyahkan dan terus berjalan sampai kutemukan tempat makan lesehan yang berjajar di pinggir lapangan. Pentas wayang kulit pun dihelat ketika malam semaki pekat. Aku pun menyaksikan dalam dan khidmat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku merasa bahagia dengan kesendirian ini. Semangatku pun kembali berkumpul dalam jiwa juga raga. Tapi fisikku sudah kurang bisa menikmati kesenangan demi kesenangan lagi. Kakiku pegal luar biasa. Aku harus pulang. Sesampainya di kamar, aku akan mandi lalu tidur dengan nyenyak. Yah, itulah rencanaku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pulang dengan menggunakan taksi, dan masuk ke gedung wisma yang ternyata mulai ramai di ruangan lobi. Aku menaiki lantai atas dan merasa tak sabar untuk masuk ke dalam kamar. Namun, aku melihat sesuatu sesampainya di depan pintu kamar. Sebuah kartu ucapan dan sebuah kotak tergeletak di depan pintu. Aku mengernyitkan alis sejenak, lalu mengambilnya. Kubuka kartu itu, sebuah kartu ucapan kasih sayang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;'Selamat Hari Valentine, Sihar'&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menelan ludah dan bertanya, siapakah yang mengirim ini semua? Kenapa dia bisa mengetahui namaku.&amp;nbsp;Kubuka kotak persegi panjang yang lumayan besar itu, kutahu kemudian kalau itu cokelat. Aku menengok ke sekitar koridor. Sepi. Tapi aku yang lelah sudah tak mampu berpikir rumit, kubuka pintu dan kutemukan buket bunga di atas ranjang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menggelengkan kepala. Ini lebih ke arah mengerikan. Aku pun beranjak keluar untuk menanyakan hal ini pada pemilik wisma. Namun sebelum aku menuruni tangga, seseorang muncul dengan tiba-tiba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maaf kalau aku lancang, tapi bunga itu dariku ..." katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam suasana gelap, sosoknya terlihat buram. Aku cari-cari kacamataku di kantung, tapi tak kutemukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Itu lumayan tidak sopan," kataku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Aku hanya ingin menjadi temanmu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku mengangguk. "Kamu pemilik wisma ini?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Orangtuaku yang punya. Aku hanya bantu-bantu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku mengangguk pelan. Kami terdiam beberapa detik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Aku tunggu kamu di ruang makan. Itu pun selesai kamu mandi atau sejenisnya. Aku akan berada di situ sampai kamu datang."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Aku tertawa kecil. "Tapi ... kenapa?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia memegang pundakku hangat. "Aku bisa mengetahui siapa saja orang-orang yang terluka."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tersenyum, aku pun menemuinya di lantai bawah seusai mandi dan dalam keadaan yang jauh lebih segar. Kami pun makan malam berdua dengan lilin yang menjadi sumber cahaya. Dia ternyata sosok yang menyenangkan. Malam Valentine-ku pun terjalani dengan hangat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Yogyakarta adalah kota yang romantis. Kau tahu, kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, lima tahun aku di sini sebagai mahasiswa. Jadi kurang lebih aku tahu," jawabku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sekarang masih cari pekerjaan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Begitulah. Aku pikir aku akan bekerja di Bandung. Tapi aku enggak tahu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Semoga sukses."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Terima kasih. Lalu bagaimana denganmu?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Aku juga sudah lulus kuliah. Pokoknya setipikal dengan kamu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sangat mirip."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Begitulah. Semirip kisah cintamu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku terhenyak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Aku tak bermaksud menyinggungmu. Tapi kita punya mata yang sama."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maksudmu?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sudah kubilang, aku bisa mengetahui siapa-siapa saja yang terluka."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Kau ini sejenis indigo atau apa?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hahaha! Bukan. Aku hanya bisa merasakan. Yah, tidak logis, sih. Atau mungkin aku cuma nebak."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Yah, tebakan yang benar."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sudah kuduga. Tapi seharian ini jalan-jalan, bikin kamu tenang, kan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Yah, tapi darimana kamu tahu aku jalan-jalan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Nebak lagi, dong. Hehehe."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hahaha. Bisa aja."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kami terus berbincang dari ruang makan sampai ke balkon kamar. Berbicara sambil menyaksikan gemerlapnya kota . Aku menunduk suatu kali, dan kutanyakan hal yang mendasar kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bagaimanakah rupamu? Mengapa aku susah menyaksikan wujudmu. Padahal aku sudah berkacamata."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia diam. Aku melihatnya bagai siluet. Betapa misterius.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sama halnya seperti cinta. Dia bisa saja tidak berupa, tapi yang pasti bisa dirasakan."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menelan ludah pahit. "Jadi siapakah kamu?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dia tak menjawab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angin menyemilir dan membuatku menyedekapkan tangan. Aku mematung sekian lama. Berdiri dan berdiri. Sampai akhirnya memejamkan mata hingga suasana tak lagi dingin. Tak ada semilir angin, tak ada bunyi gemerisik pohon.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;Cukup lama aku mematung di tengah koridor. Masih &amp;nbsp;bebeberapa langkah lagi menuju kamar yang kutempati. Kudengarkan suara desah perempuan yang patah-patah dan samar. Jelas ada yang melakukan hubungan intim di salah satu kamar. Aku kembali melangkah pelan, menuju dan menuju. Menyadari kesendirian dan kepayahan. Mengingkari kenyataan, membunuh mimpi. Berlekat-lekatan dengan bayangan fana. Dan tak kutemukan apa-apa di depan pintu kamar. Tak ada kartu ucapan, tak ada sekotak cokelat, tak ada buket bunga. Tak ada malam Valentine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-J95AdjrPMho/Tzq0MEgKE2I/AAAAAAAAIss/p_kc02Csl24/s1600/xcv.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-J95AdjrPMho/Tzq0MEgKE2I/AAAAAAAAIss/p_kc02Csl24/s400/xcv.JPG" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small; text-align: right;"&gt;15 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-7142977956795756118?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/7142977956795756118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/malam-valentine.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7142977956795756118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7142977956795756118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/malam-valentine.html' title='MALAM VALENTINE'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-mbz0qy4MknI/TzqyisgdmXI/AAAAAAAAIsk/UeXHQlut1sY/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-7748983802357362485</id><published>2012-02-13T22:14:00.000+07:00</published><updated>2012-02-14T22:55:28.606+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Showbiz Critics'/><title type='text'>Ketika Mario Teguh Dikritik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jtnYkLWpQwk/TzknmK1Q7BI/AAAAAAAAIr0/2cld4AkEqjM/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-jtnYkLWpQwk/TzknmK1Q7BI/AAAAAAAAIr0/2cld4AkEqjM/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;SAUDARAKU yang baik hatinya &lt;/i&gt;.. Ehem, yang baik hati siapa, ya? Dia (orang ketiga) atau kamu yang dianggap saudara? Bukankah seharusnya Saudaraku yang baik hati. Ehem (lagi). Tapi begitulah cara seseorang dalam memperhalus kalimat yang sudah halus. Lihat bagaimana seseorang menanyakan nama ke lain orang, 'siapa namanya?'. Yang maksudnya adalah, 'siapa nama kamu?' atau dalam tataran bahasa gaul 'nama lo sapa?'. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, 'siapa namanya?' tentu menanyakan kepada kita, siapa nama orang ketiga, bukan nama kita.Namun itulah bentuk gramatik yang diucapkan seseorang kepada orang lain. Biasanya, sih, dilakukan orang dewasa kepada anak kecil. Tapi meskipun bentuk pertanyaan itu keliru, namun dalam ranah kontekstual, hal itu dihalalkan. 'Siapa nama kamu?' dianggap keras, karena konon masyarakat kita ini suka yang halus-halus dan basa-basi. Jadi kenapa tidak dengan 'siapa namanya?'&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu apa pula itu Super?! Jelas bukan singkatan dari susu perempuan. Super adalah jargon dari motivator terkenal, Mario Teguh, yang punya acara tetap seminggu sekali di Metro TV. Super saya pikir setingkat dengan kata SEMANGAT! Atau sebuah ekspresi usai menyimak padanan kata penuh motivasi dan pembangkit diri bahkan birahi. Sang Super bahkan punya fans yang berjumlah banyak. Dalam halaman facebook pribadinya, setiap status yang bersangkutan akan di-like oleh puluhan ribu facebooker. Betapa Mario Teguh adalah penyelamat siapa-siapa yang merasa kurang puas dengan hidupnya, &amp;nbsp;terhadap siapa-siapa yang ingin memperbaiki kualitas hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti halnya sesuatu atau seseorang, ada yang suka dan ada yang tidak suka. Seorang teman &amp;nbsp;termasuk ke dalam kubu tidak suka. Sebenarnya kata-katanya sangat wah dan patut diamini. Pertama kali &amp;nbsp;teman saya melihat dia berinteraksi dengan penonton di TV, teman saya juga terenyuh dan mengamini. Namun itu hanya berlangsung sekira hitungan menit. Setelah itu teman saya hanya merespons biasa-biasa saja. Alias, berpikir sok bijak kalau keberadaan Mario akan membuat berjuta-juta masyarakat Indonesia mengalami kemajuan kualitas hidup. Sementara untuk teman saya, saya tidak terpengaruh. Biarlah saya mendapatkan pencerahan dari hal lain yang teman saya yakini dan hanya sebatas dilakukan untuk diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan Sang Motivator ini memang tidak pernah kehabisan kata-kata. Entah bagaimana caranya, tapi beliau memang mampu membuat kalimat yang diamini saking (barangkali) menginspirasi. Namun, ada hal yang ngeganjel ketika beliau mengkritik remaja pengguna bahasa alay. Beliau pun memosting sesuatu di halamannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/221609_221680961178621_100000101561169_1002732_5967084_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/221609_221680961178621_100000101561169_1002732_5967084_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Saya tidak &amp;nbsp;tahu, tapi 'orang gila' mana yang pake bahasa alay saat bikin resume/CV/lamaran pekerjaan. Sebagian orang malah berpikir kalau hal itu cuma sebatas contoh kasus tanpa bukti 'kongkret'. Entahlah, semoga pernyataan dangkal saya barusan tidak membawa masalah serius.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi seorang apresiator Mario Teguh menulis surat untuk Mario. Sayang, surat itu belum kunjung dibalas. Mario tentu orang sibuk sehingga surat yang barangkali bisa dibalas para asistennya, tidak sempat untuk dibalas. Akhirnya penulis surat yang bernama Robertus Purba pun menulis ulang di catatan facebooknya yang dibuka secara publik. Enggak ketinggalan halaman facebook Mario Teguh di-tag. Begini tulisannnya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Judul postingan ini&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes/robertus-purba/surat-terbuka-untuk-mario-teguh/10150597377834802"&gt;Surat Terbuka Untuk Mario Teguh&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;dan dipos tanggal 11 Februari 2012 jam setengah sembilan pagi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Berikut tulisan saya di dinding buku-muka Pak Mario Teguh seorang motivator. Komentar saya di buku-muka saya unggah tanggal 4 Feb, tapi sampai tanggal 11 Feb. belum mendapatkan balasan, mungkin karena tidak pernah sampai ke beliau. Mungkin melalui note ini ada yang bisa menyampaikan ke Bapak Mario Teguh. Tabik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;-------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Bapak Mario Teguh, saya mau bertanya kepada Bapak, jika seorang kasir (toko atau gerbang tol) memberikan uang kembalian yang berlebih kepada Bapak, apakah Bapak akan mengembalikan kelebihan uang kembalian tersebut?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Pada hari Jumat 2 Februari 2012, Bapak memberikan sesi motivasi kepada kami karyawan suatu perusahaan makanan dan minuman ternama di Indonesia. Dari agenda acara yang saya dapat, sesi Bapak dimulai pukul 14:00-15:00. Seperti kebiasaan di Indonesia, acara dimulai terlambat. Menurut info teman saya, sesi Bapak dimulai pukul 14:10. Bapak membuka sesi dengan bertanya Siapa yang ingin menjadi kaya. Kebanyakan teman-teman mengangkat tangan karena memang itulah keinginan kebanyakan manusia normal. Saya sendiri tidak mengangkat tangan. Kemudian Bapak mulai memberikan petuah-petuah bagaimana caranya menjadi kaya. Bapak menceritakan pengalaman bagaimana Bapak dulu adalah seorang anak Malang dan berpetualang ke kota besar Jakarta dengan modal yang sedikit karena Bapak hanyalah anak seorang tentara.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Bapak mengajarkan bagaimana kita harus punya mimpi (atau bahasa profesionalnya VISI), kemudian kita juga harus bisa mencintai diri sendiri (apa adanya), lebih percaya diri (dalam ucapan dan tindakan), memulai koneksi dengan orang-orang sukses, berani mengambil tindakan walaupun ada risiko gagal. Sesi Bapak berjalan cukup bagus, dan saya lihat banyak teman-teman yang senang karena terhibur. Sampailah pukul 14:50, (ini saya melihat jam karena saya lagi berpikir akankah ada sesi tanya jawab, karena apa yang Bapak sampaikan bukan hal baru buat saya karena banyak sumber yang sudah memberikan informasi tersebut). Bapak mulai menghitung dengan telepon genggam pintar Bapak, bahwa 1 menit Bapak dibayar sekitar Rp700an ribu.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Kami peserta sudah terlambat 40 menit (dan membuat Bapak menunggu) sehingga perusahaan tempat kami bekerja sudah membayar Bapak sekitar Rp20an juta tanpa melakukan apa-apa. Tapi juga Bapak mengatakan cukup senang karena per menitnya bayaran Bapak menjadi lebih mahal. Saya sedang mencoba mencerna kira-kira apa maksud Bapak ketika menyatakan kami terlambat 40 menit. Kemudian Bapak melanjutkan sesi pembicaraan Bapak dan tepat pukul 15:00 Bapak menutup acara dan langsung keluar. Saya lihat banyak teman-teman mengikuti Bapak keluar mungkin minta foto bersama atau juga sempat bertanya saya tidak tahu persis. Saya masih di dalam dan merasa cukup terganggu.Profesionalitas memang diperlukan dalam bisnis.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Waktu sangat berharga sehingga ada pepatah mengatakan WAKTU ADALAH UANG. Kembali ke pertanyaan Bapak di awal acara kami, siapa yang ingin menjadi kaya? Dan saya tidak mengangkat tangan karena untuk saya motivasi saya dalam bekerja adalah memberikan nilai tambah kepada orang-orang yang menggunakan barang atau jasa yang saya berikan. Uang adalah konsekuensi atau akibat dari nilai tambah yang saya berikan kepada orang lain tersebut. Jika motivasi saya bekerja adalah kekayaan atau uang, maka saya tidak akan peduli apakah orang lain mendapatkan nilai tambah dari pekerjaan saya atau tidak. Ini hal pertama yang mengganggu saya karena sepertinya motivasi Bapak dalam melakukan pekerjaan adalah KEKAYAAN.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Tadinya saya sudah mempersiapkan pertanyaan, seberapa patutkah seseorang mendapatkan uang karena nilai tambah yang dia berikan? Kita tahu dalam 2 tahun belakangan (krisis ekonomi) banyak protes diberikan ke CEO perusahaan-perusahaan multinasional di Eropa dan Amerika bahwa mereka menerima bonus yang sangat tinggi sementara prestasi perusahaan tidak sepadan dengan bonus yang mereka dapatkan. Banyak perusahaan yang merekayasa nilai perusahaannya di atas nilai realnya dan inilah yang menjadi salah satu sumber kemerosotan ekonomi di Amerika dan Eropa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Kembali ke bayaran Bapak yang menurut Bapak sekitar Rp700an ribu per menit sementara kalau saya bandingkan dengan pendapatan istri saya dengan mengajar piano per menit hanya sekitar Rp1700 (1 per 400 kali lipat dibandingkan pendapatan Bapak). Saya tidak tahu apakah pantas pembandingan ini. Tapi ini cukup mengganggu saya bahwa nilai yang Bapak berikan ke kami (menurut versi Bapak) jauh sekali nilainya dengan nilai yang diberikan istri saya kepada anak-anak yang baru mulai belajar piano. Dengan belajar piano, seorang anak terkembangkan otaknya, terbantu kepercayaan dirinya, dan terbentuk kebiasaannya untuk selalu melatih diri. Nilai perkembangan anak ini menurut saya sangat besar nilainya, Rp1700 per menit rasanya sangat kecil. Inilah faktor kedua yang mengganggu saya bahwa seorang penghibur (yang bisa membantu melepaskan beban sementara) dibayar jauh lebih mahal dari seorang pendidik (yang bisa membantu menyelesaikan beban hidup lebih permanen). Satu hal lagi dalam kasus Bapak bahwa seorang penghibur pun memberikan lagu tambahan jika diminta penggemar, tapi Bapak tidak melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Kembali ke pertanyaan saya di awal, apakah Bapak akan mengembalikan kelebihan uang kembali dari kasir jika terjadi? Sebagai orang yang mencari kekayaan pasti kita tidak akan mengembalikan kelebihan tersebut karena itu adalah kesalahan kasir sendiri. Tapi sebagai orang yang beretika saya akan mengembalikan kelebihan uang kembalian tersebut karena saya hanya mau menerima sesuai dengan nilai yang saya berikan. Beberapa motivator menerapkan jaminan uang kembali jika peserta tidak mendapatkan manfaat dari motivasinya, apakah hal ini berlaku untuk Bapak? Kalau iya, mungkin Bapak bisa mengembalikan uang yang dibayarkan untuk saya ke perusahaan tempat saya bekerja. Kalau dihitung seluruh peserta mungkin sekitar 250 orang, jadi per orang perusahaan membayar sekitar Rp250 ribu (hasil kalkulasi saya sendiri yang mungkin tidak tepat). Jadi mungkin Bapak bisa mengembalikan Rp250ribu ke perusahaan tempat saya bekerja. Pendapat saya di atas adalah pendapat pribadi dan tidak mewakili siapa pun. Jika Bapak terganggu, saya tidak akan minta maaf, malah Bapak harusnya berterima kasih karena dengan ketidaknyamanan, manusia menjadi berkembang. Semoga apa yang saya sampaikan bisa menjadi masukan untuk Bapak agar berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Tabik &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pihak manajemen Mario Teguh pun membalas hari ini. Berikut balasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-KZIzfDhPE7o/TzkliWTs9mI/AAAAAAAAIrs/PDLV6WoX2Ko/s1600/sfaf.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-KZIzfDhPE7o/TzkliWTs9mI/AAAAAAAAIrs/PDLV6WoX2Ko/s1600/sfaf.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes/robertus-purba/surat-terbuka-untuk-mario-teguh/10150597377834802" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;Sumber&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak tahu, tapi kata teman saya, pihak sang motivator merasa tidak nyaman dengan artikel tersebut sehingga memberi komentar bernuansa gertak sambal yang membawa perangkat hukum. Sang teman juga berkata bahwa langkah Mario Teguh secara subyek atau kolektif cukup disayangkan lantaran memberikan kesan pengaduan hukum dalam balasan terhadap surat dari Robert. Dikatakan pula bahwa bentuk motivasi 'di sini' sudah tersimak layaknya bisnis, sehingga keluhan atau kritik barangkali dianggap mencemarkan 'reputasi atau nama baik pebisnis' yang bersangkutan. Padahal kalau seseorang menggunakan media social media untuk mengembangkan/mempertahankan eksistensinya, dia juga harus siap dengan berbagai pandangan dan komentar. Karena tentu tidak setiap orang bagai kerbau dengan hidung dicucuk.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nah, artikel ini terpaksa di-update setelah sempat publish 5 menit. Karena pihak sang motivator mengganti balasan di surat, dengan respons yang berbeda. Begini balasannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-_vFfWmWcuM8/TzktZxD_kBI/AAAAAAAAIr8/7y4O9E7hEX8/s1600/sdfsf.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-_vFfWmWcuM8/TzktZxD_kBI/AAAAAAAAIr8/7y4O9E7hEX8/s1600/sdfsf.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Untuk lebih lengkapnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;KLARIFIKASI JADWAL BICARA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Bapak Mario Teguh di Nestle&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;2 Februari 2012&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Kontrak kerja dengan EO - Click Comm&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;13:30 - 15:00 WIB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Team Management pendamping Bapak Mario Teguh, hadir di Hotel ShangriLa, pada pukul 12:30 WIB.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Bapak Mario Teguh tiba pada pukul 13:00 di lobi Hotel ShangriLa Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;13:15 WIB kami diantarkan oleh Pak Ibrahim dari EO ke ruang tunggu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Managemen pendamping MT mengirimkan sms berkali-kali ke pihak Pak Ibrahim untuk memastikan dimulainya acara tersebut, karena sampai pada pukul 13:30 WIB Bapak Mario belum dipanggil ke ruang seminar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Jawaban sms dari EO menyatakan bahwa peserta belum siap, dan Bapak MT akan dipanggil jika peserta sudah siap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Kami mengingatkan bahwa kami harus berhenti tepat pukul 15:00 WIB karena ada jadwal berikutnya. Pak Ibrahim confirmed OK.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Setelah beberapa pertanyaan dari kami mengenai jadwal yang sudah sangat terlambat itu, kami dipersilakan terus menunggu sampai pukul 14:00 WIB, baru kami dipersilakan masuk ke ruang seminar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Sebagai seorang profesional Bapak Mario Teguh, berusaha tepat waktu, tapi beliau melebihkan waktu sampai pukul 15:10 WIB.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Mungkin Bapak Robertus Purba tidak mengetahui bahwa keterlambatan ini adalah karena jadwal pihak Nestle, dan bukan dari kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Dengan ini, kami menyampaikan juga bahwa Pak Ibrahim dari pihak EO - Click Comm akan memberikan konfirmasi tentang jadwal di atas pada kesempatan pertama besok pagi, yang sesuai dengan yang telah kami jelaskan di atas, yang sudah sesuai dengan kontrak kerja antara EO dan MTSC Management.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Sampai saat ini kami belum menerima jawaban dari pihak Anda, atas email jawaban dan penjelasan kami sebelumnya untuk surat terbuka dari Bapak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Terima kasih atas perhatian baik Anda,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Kiara Dewi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: #f9cb9c;"&gt;Senior Admin MTSC Management&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak menyangka komen awal akhirnya diganti. Tapi kemudian saya sangat-sangat maklum. Paling tidak semuanya sudah berjalan dengan baik-baik saja. Heuheu. Bagaimana tanggapan kalian mengenai hal ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-7748983802357362485?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/7748983802357362485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/ketika-mario-teguh-dikritik.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7748983802357362485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7748983802357362485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/ketika-mario-teguh-dikritik.html' title='Ketika Mario Teguh Dikritik'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-jtnYkLWpQwk/TzknmK1Q7BI/AAAAAAAAIr0/2cld4AkEqjM/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-3595660975284153936</id><published>2012-02-11T22:10:00.000+07:00</published><updated>2012-02-11T22:28:42.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Showbiz Critics'/><title type='text'>Sunni: Kemenangan dan Eksploitasi Jilbab</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-4CmlOuWphTM/TzaBOkytHzI/AAAAAAAAIrM/7Tv2A5eFUHc/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-4CmlOuWphTM/TzaBOkytHzI/AAAAAAAAIrM/7Tv2A5eFUHc/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;MASYARAKAT televisi melek dengan K-Pop sejak media memopulerkan Sm*sh yang dianggap pionir dan ujung tombak berkembangnya boyben/gelben pada akhir 2010. Hal ini dijadikan ladang emas bagi &amp;nbsp;tayangan musik yang lebih sering mendatangkan boyben/gelben ketimbang band atau penyanyi solo. Enggak hanya itu ajang pencarian bakat pun dimunculkan. Adalah Boyband and Girlband Indonesia, nama tayangan itu. Seperti yang bisa kita tebak. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Acara itu hanya akan melahirkan euforia sementara dengan durasi melar, kontestan yang hanya akan dilupakan dan meledak sesaat, kepentingan bisnis lewat vote via SMS, dan tentu saja para finalis yang sengaja dipilih untuk menaikkan rating.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, saya enggak ngikutin perkembangan tayangan itu. Cuma lihat sesekali ketika pindah-pindah channel. Sempat saya lihat boyband dengan make up tebal, sampai ada satu anggota yang wajahnya sangat mirip dengan Olga. Begitu pula dengan para girlband. Ada yang mirip kumpulan penyanyi dangdut koplo dengan pakaian seronok, ada yang imut-imut dan berkualitas namun sayang keluar karena finalis bertahan atas perolehan SMS premium masyarakat, &amp;nbsp;dan yang bikin 'istimewa' adalah finalis yang kesemuanya memakai jilbab. Nama girlband itu Sunni.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-GOdo4GF6p64/TzaDTt_SQAI/AAAAAAAAIrU/M0Pd9HYB1Rc/s1600/395701_260004267401939_100001771031724_660609_1736645824_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/-GOdo4GF6p64/TzaDTt_SQAI/AAAAAAAAIrU/M0Pd9HYB1Rc/s320/395701_260004267401939_100001771031724_660609_1736645824_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mirip Olga.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama, sih, saya tahu keberadaan mereka. Dan saya menanggapinya dengan dingin dan tidak merespons secara berlebih. Yang saya pikirkan waktu itu adalah, mereka sengaja dijadikan finalis karena masyarakat Indonesia identik dengan muslim. Televisi yang memiliki jumlah pemirsa yang banyak, yang datangnya dari kalangan menengah dan ke bawah, juga erat dengan kultur dan budaya muslim, barangkali merasa keberadaan Sunni mewakili 'kultur'-nya. Sunni pun tampaknya punya 'pasar' sendiri. &amp;nbsp;Mereka disukai ibu-ibu, remaja 'taat' di 'pedalaman', atau orang-orang yang punya wawasan musik yang minim, yang menganggap kalau jilbab bukanlah sebuah penghalang seseorang dalam meraih cita-cita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sangat klise pada akhirnya. Tapi, industri musik pop Indonesia memang sudah lama berpihak pada kultur barat. Ketika penyanyi solo, grup, maupun band, bermusik tanpa membawa perangkat agama (baca: simbol agama lewat perangkat pakaian). Mereka juga tidak sedang menyampaikan musik dakwah, melainkan semata untuk hiburan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu apa jadinya kalau industri musik pop kita, 'disusupi' girlband seperti Sunni? Saya berharap mereka hanya akan besar di tayangan itu. Kalaupun dilempar ke pasar musik Indonesia, mereka pun hanya akan ngeluarin single seperti yang dilakukan boy/girlband Indonesia. Sebab perlu diketahui bahwa, di antara sekian banyak boy/girlband yang menjamur, tak satu pun dari mereka yang mengeluarkan album. Paling cuma Sm*sh atau Cherry Belle (mini album). Sisanya eksis dari satu tayangan musik ke tayangan musik lain, ditambah dari penghasilan RBT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sunni, mendapat dukungan yang wah lantaran alasan yang saya sebutkan barusan. &amp;nbsp;Bahwa jilbab bukanlah penghalang seseorang mengekspresikan dirinya. Hal ini &amp;nbsp;lebih sering dikatakan para juri yang tampak berhati-hati kala berkomen untuk Sunni. Dan terkadang saya malah berpikir juri-juri ini sedang ber-drama queen ria. Mereka seakan harus mengatakan hal yang tidak sesuai dengan hati mereka. Sebab pada kenyataannya di luar sana, banyak pula perempuan berjilbab di Indonesia yang bebas melenggang di berbagai bidang, tanpa ada cap deskriminasi. Mereka menjamur di bidang-bidang lain seperti wartawan, pelayan, bank, dan sejenisnya. Namun untuk masuk ke industri pop? Rasanya agak disangkan. Alangkah bagus kalau mereka masuk ke genre religius saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara selera pribadi, saya sangat risih melihat gadis-gadis berjilbab ini menari-nari di tengah panggung. Apalagi dengan kostum serba modifikasi yang bikin saya mengelus dada sendiri. Saya terkadang sering ketawa tanpa sadar saat melihat modifikasi jilbab yang mereka kenakan. Bahkan teman saya mengatakan kalau mereka seperti ninja warna-warni yang sedang memakai suvenir di kepala. Dan kemudian mereka menyanyikan lagu-lagu tidak Islami yang berisi lirik &amp;nbsp;jatuh cinta yang 'nakal'. Tak masalah jika dibawakan girlband non-jilbab yang sudah sah dan legal dengan berpenampilan seksi. Sebab mereka memang tidak sedang membawa perangkat agama. Namun akan jadi aneh kalau ditampilkan kalangan berkerudung yang selama ini memang identik berada di tengah lingkungan yang tidak hingar bingar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-cnOvL9FX1oc/TzaBFFT0IhI/AAAAAAAAIq8/pZrbkgrvVmQ/s1600/2012_02_11_21_37_47.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://4.bp.blogspot.com/-cnOvL9FX1oc/TzaBFFT0IhI/AAAAAAAAIq8/pZrbkgrvVmQ/s200/2012_02_11_21_37_47.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Yang ini kayak burung merak.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LRo7KxQS3NE/TzaA7YF8Q4I/AAAAAAAAIq0/i_cKfs2QBIA/s1600/2012_02_11_21_32_59.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/-LRo7KxQS3NE/TzaA7YF8Q4I/AAAAAAAAIq0/i_cKfs2QBIA/s200/2012_02_11_21_32_59.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ala Xena Warrior Princess.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-rk_JX_Nq82M/TzaAWjbwGzI/AAAAAAAAIqs/x9mF6RvLbWo/s1600/2012_02_11_17_42_12.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://4.bp.blogspot.com/-rk_JX_Nq82M/TzaAWjbwGzI/AAAAAAAAIqs/x9mF6RvLbWo/s200/2012_02_11_17_42_12.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bungkus! :D&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada akhirnya, Sunni hanya sejenis objek untuk menaikkan rating dari sebuah tayangan yang lebih mirip dinamakan 'K-Pop Wannabe'. Masyarakat termakan dengan alih-alih pernyataan 'yang jilbab pun bisa, kok'. &amp;nbsp;Sunni kemudian barangkali akan dikenal karena 'keteguhan mereka' tetap mengenakan jilbab alias istiqomah di dunia entertainment yang identik dengan atribut western. Dan barangkali dianggap grup yang berhasil masuk dunia musik pop dan berhaluan dengan mainstream yang sudah diamini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kemudian, SMS pun berdatangan dari pendukung fanatik. Enggak ketinggalan yang merasa berkepentingan di kota asal &amp;nbsp;finalis, merasa wajib mempromosikan perwakilan daerahnya. Seakan itu hal yang urgen dan bisa menaikkan jumlah wisatawan ke kota mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tidak ada pesta yang tidak selesai. Kita pun tahu mana yang akan bertahan lama dan mana yang hanya seperti petasan. Di tengah industri musik yang kian hari kian memprihatinkan lantaran menyingkirkan orisinalitas ini, sebenarnya kita enggak bisa berharap banyak. Mau berharap kalau industri musik akan kembali ke tahun 90-an pun kayaknya mustahil. Tahu sendiri negeri ini udah sumpek dipenuhi kalangan kapitalis yang maunya untung besar dengan kurang mengindahkan kualitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zlLabQ_sGiI/TzaBInIYLRI/AAAAAAAAIrE/EI5MdrKw0ks/s1600/Sunni,+Kontroversi+Girlband+Berjilbab.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-zlLabQ_sGiI/TzaBInIYLRI/AAAAAAAAIrE/EI5MdrKw0ks/s1600/Sunni,+Kontroversi+Girlband+Berjilbab.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sunni punya komposisi vokal yang bagus, tapi menurut saya mereka kurang pantas tampil dengan koreografi &amp;nbsp;interaktif dan kostum yang berlebih. Bagi beberapa orang yang menyaksikan murni untuk hiburan mungkin tak mengambil soal, tapi ada pula yang hanya bisa menghela napas dan menyayangkan. Bukankah mereka lebih baik tampil di genre musik religius saja, ketika musik adalah dakwah dan ini memperbangga kalangan muslimah berjilbab yang juga haus akan kesenian yang berbau Islami.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi Sunni telah menjadi pemenang di ajang itu. &amp;nbsp;Rasanya susah untuk berharap mereka bikin single yang aman dan memasukkan unsur Islami. Yah, sapa tahu ada girlband muslim pertama di dunia yang membawakan lagu-lagu dakwah. Dan itu datangnya dari mereka.Selanjutnya, bagi sebagian orang, kemunculan mereka barangkali hanya semacam gegap gempita dalam dunia boyband/girlband di Indonesia yang serbabadut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-3595660975284153936?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/3595660975284153936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/sunni-kemenangan-dan-eksploitasi-jilbab.html#comment-form' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3595660975284153936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3595660975284153936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/sunni-kemenangan-dan-eksploitasi-jilbab.html' title='Sunni: Kemenangan dan Eksploitasi Jilbab'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-4CmlOuWphTM/TzaBOkytHzI/AAAAAAAAIrM/7Tv2A5eFUHc/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-8414941812603054269</id><published>2012-02-11T09:20:00.003+07:00</published><updated>2012-02-11T09:20:44.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Blogger'/><title type='text'>Motivasi Keliru Seorang Blogger</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-p3n_vbaLgAQ/TzXOLtGKMQI/AAAAAAAAIqc/SA62X-N1fVE/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-p3n_vbaLgAQ/TzXOLtGKMQI/AAAAAAAAIqc/SA62X-N1fVE/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;RATA-rata seseorang menjadi blogger semata kepengen nyurahin pendapatnya lewat media tulisan. Enggak ada bedanya saat kita nulis sesuatu di buku harian. Bedanya tulisan kita dengan mudah akan dibaca orang lain karena tujuannya berbagi. Selain itu seniman atau penulis pastilah membutuhkan apresiator, dalam hal ini pembaca. Ketika karya kita mendapat respons baik itu tanggapan, saran, atau kritik. Tapi ada beberapa motivasi menjadi blogger yang menurut saya tidak sehat. Mau tahu apa saja?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1. Kepengen Terkenal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya 'penyakit' ini melanda kalangan abegeh alias ababil. Karena motifnya kepengen terkenal, mereka terkadang punya cara singkat agar jadi apa yang mereka namakan terkenal lewat blog, yaitu copas karya blogger lain dan diatasnamakan dirinya. Dia memang bukan blogger cari duit, tapi ngeblog buat identitas. Sebab dia ngerasa, kalau punya blog berarti udah keren. Dan karena ngeblog dengan niat pengen terkenal, dia bakal sakit hati lantaran blognya sepi pengunjung tiap posting. Alhasil, kegiatan ngeblog pun ditinggalkannya. Lebih instan eksis di fesbuk atau twitter, deh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-wCrxpY3ut4E/TzXNJ7T3-HI/AAAAAAAAIqM/dT6eW4Qnl60/s1600/ERDSG.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-wCrxpY3ut4E/TzXNJ7T3-HI/AAAAAAAAIqM/dT6eW4Qnl60/s1600/ERDSG.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sebenarnya kita bisa dengan mudah dikenal orang. Bisa dikenal karena prestasi atau kasus/kriminal. Seorang blogger sejati biasanya menganggap kalau popularitas yang diraihnya hanyalah sebuah dampak dari apa hal sederhana yang dilakukannya. Dia enggak masalahin mau terkenal karena blognya laris atau sepi. Yang penting nulis. Mau orang suka, mau kagak, hak-hak dia mau nulis apa saja selama berada di koridor yang benar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. Kepengen Nerbitin Buku&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Barangkali cuma Raditya Dika, blogger yang bisa nerbitin buku genre pop yang best seller. Selain itu, dia juga punya rasa komedi remaja yang khas. Yang kemudian diikuti oleh para pengikutnya. Mengingat, dunia maya ini memang lebih digunakan oleh anak muda, yang tentunya mengikuti apa yang sedang tren di suatu masa. Enggak heran blog remaja biasanya mendapat banyak follower karena para pengikutnya rata-rata mengikuti blogger bersangkutan demi sebuah identitas. Kalangan blogger muda ini pun rentan punya mimpi nerbitin buku seperti idolanya. Enggak haram tentu. Justru itu bagus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GWQ2QaavgbU/TzXN5zKPx0I/AAAAAAAAIqU/xz1uW2gqcjI/s1600/DFGDFH.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-GWQ2QaavgbU/TzXN5zKPx0I/AAAAAAAAIqU/xz1uW2gqcjI/s1600/DFGDFH.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tidak ada maksud untuk mematahkan semangat, tapi jalan menerbitkan buku itu susahnya setengah mati. Persaingan begitu kuat di sana. Penerbit pun berpatokan pada selera pasar alias bisnis. Masing untung nemu penerbit yang bisa menghargai penulisnya, bagaimana kalau kagak. Gondok juga, kan? Ditolak itu hal yang biasa saja, tapi kalau sudah dijanjikan tapi kemudian tidak diberi kepastian, apa itu profesional namanya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada pula penerbit &amp;nbsp;yang coba-coba menerbitkan buku sejenis/ genre blog. Barangkali &amp;nbsp;tergiur dengan keberhasilan Arief Poconggg. Namun mereka harus ekstra keras dalam memilih apa yang mereka inginkan dari blogger-blogger muda yang memang nulis murni untuk kesenangan. Jadi tidak ada kepentingan bisnis di sana. Kecuali jika para blogger ini diberikan workshop kemudian disuruh membikin naskah beraroma blog yang diinginkan penerbit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. Kepengen Dapat Duit&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duit bisa didapat dengan berbagai cara. Termasuk di dunia internet. Sayangnya, banyak smooth criminal di internet ini. Kamu emang bisa dapet duit, tapi kalo caranya enggak etis sama aja dengan ngerusak reputasi sendiri. Yah, kamu mungkin anonim, tapi kamu enggak dapat apa-apa selain duit 'haram'. Iya, maksud saya adalah blogger yang copas artikel orang tanpa ijin demi mendapatkan keuntungan. Lain lagi kalau kamu emang punya domain terkenal, terus ada produk yang masang iklan di blog kamu. Itu pun kalau blog kamu isinya orisinal semua. Kagak copasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu di dunia maya, kita akan nemuin banyak penipuan jual beli online. Duit sudah ditransfer tapi barang kagak datang. Hal ini banyak terjadi meski laporan ke polisi minim banget. Mungkin masyarakat sadar, polisi nggak bisa berbuat lebih banyak. Waktu kita terbuang, ya, mending ikhlasin aja. Istilahnya mah gitu. Sebab belum nemu tuh beritanya, kriminal di dunia maya kayak gini ketangkep polisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RWT4iYZfzLs/TzXQGM9LsjI/AAAAAAAAIqk/X0PUIhkZ21Q/s1600/sdfsf.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="330" src="http://3.bp.blogspot.com/-RWT4iYZfzLs/TzXQGM9LsjI/AAAAAAAAIqk/X0PUIhkZ21Q/s400/sdfsf.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;4. Kepengen Dapat Jodoh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinannya mungkin sama besar seperti saat kamu berinteraksi di twitter atau fesbuk. Tapi blog punya kendala juga, apalagi kalau pembaca blog kamu sedikit. Pas lihat data statistik aja udah sakit hati. Pernah jumlah pembaca banyak tapi yang komen enggak ada. Gimana kita bisa tahu kalau artikel kita bagus apa enggak? Kalau motipasi ngeblog buat dapet jodoh, kayaknya susah juga. Tapi kamu bisa aja pasang artikel kampanye kalao kamu lagi jomblo dan ngasih kriteria yang kamu harepin. Tapi harus juga siap nerima tanggapan kalau kamu mungkin orang kurang waras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HEVwiWZUACk/TzXMBZU-N-I/AAAAAAAAIp8/g0sW3OpG1_A/s1600/sdfs.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-HEVwiWZUACk/TzXMBZU-N-I/AAAAAAAAIp8/g0sW3OpG1_A/s1600/sdfs.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kamu juga bisa nunjukin kengenasan hidup kamu. Sejenak itu lucu ya. Tapi kalau keseringan, orang-orang pun akan berkata, patetik banget hidup lo. Doyannya mengeluh. Yang ada jodoh malah jauh, bukan ngedektin. Wong kerjanya ekspos 'penderitaan cinta' dan ngasih tipe pacar dengan standar tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uJTtGYKrOQQ/TzXMDxOg64I/AAAAAAAAIqE/Uy7OQXeiDGA/s1600/sdsgg.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-uJTtGYKrOQQ/TzXMDxOg64I/AAAAAAAAIqE/Uy7OQXeiDGA/s1600/sdsgg.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Yah, apapun, semua itu kembali pada diri masing-masing orang. Yang penting mah ngeblog dengan etis. Salam Blogger. By Blogger Keparat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Foto: ikon &lt;a href="http://9gag.com/"&gt;9gag.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-8414941812603054269?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/8414941812603054269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/motivasi-keliru-seorang-blogger.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/8414941812603054269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/8414941812603054269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/motivasi-keliru-seorang-blogger.html' title='Motivasi Keliru Seorang Blogger'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-p3n_vbaLgAQ/TzXOLtGKMQI/AAAAAAAAIqc/SA62X-N1fVE/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-3337708889523469874</id><published>2012-02-09T02:10:00.001+07:00</published><updated>2012-02-10T01:59:57.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Ngaong'/><title type='text'>Kotak Surat: Pengalaman Ditolak Penerbit</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5L7fvvdW2DY/TzEMo9bwbiI/AAAAAAAAIpM/6Dec2_ZabnE/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-5L7fvvdW2DY/TzEMo9bwbiI/AAAAAAAAIpM/6Dec2_ZabnE/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;INI adalah postingan pertama yang saya buat di tempat baru. Sekarang tidak ada lagi pembalut bekas pake di kamar mandi. Palingan cuma sisa puntung rokok karena penghuni kos ini cowok semua. Artikel ini berjudul Kotak Surat bagian Ketiga. Berbagai curhatan baik yang dituangkan secara langsung maupun melalui email, saya tuangkan di sini. Dengan tema, pengalaman ditolak penerbit. Cekidot!&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mana Naskah Gue?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Fahri, 23, Bekasi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue adalah fresh graduate lulusan Sastra di PTN yang numplek di sekitaran Sumedang. Gue pun pulang ke Bekasi buat nyari gawean. Kebetulan ada production house yang lagi buka lowongan. Ada yang buat model, &amp;nbsp;pemasaran, dan script writer. Sebenarnya gue mau ikutan yang model. Maklum itu PH agen model gitu, deh. Yang katanya pernah bikin &amp;nbsp;film apa gitu. Tapi apa daya gue enggak tinggi meski kata orang muka gue cakep banget. Hehe. Well, gue akhirnya ngelamar di bagian penulis skrip naskah. Gue pun ke sana sambil bawa novel dan kumpulan cerpen gue hasil print-an. Gue pun diwawancara kira-kira 8 menitan sama orang itu. Gue ngerasa akan kerja di situ. Seminggu, dua minggu, gue enggak dapat kabar. Padahal gue takut naskah gue disalahgunain. Ya, standar gue, sih, pengennya itu PH ngasi &amp;nbsp;tau kalau gue diterima apa kagak. Jangan digantung-gantung gini. Soalnya katanya kalo enggak keterima dia bakal ngehubungin gue. Ah, malesin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kata Saman:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan perusahaan enggak akan membuang waktu untuk memberikan surat atau kabar penolakan lewat telepon karena mungkin kerjaan mereka sudah banyak. Itulah risiko melamar pekerjaan. Jadi enggak usah dimasukin hati. Meski ngenes juga berminggu-minggu nunggu tanpa kabar yang jelas. Ada baiknya perusahaan mengatakan hal yang jelas, misalnya, jika pelamar tidak dipanggil dalam sebulan ke depan, maka itu artinya pelamar tersebut ditolak. Atau alangkah mulia jika perusahaan-perusahaan bikin apresiasi besar atau wujud penghormatan terhadap HAM dengan memberikan surat penolakan atatu mungkin kabar melalui telepon. Lebay dan enggak mungkin, sih. Tapi kita hidup di negeri yang punya basa-basi kelewat wah! Ketika orang-orangnya ngerasa riskan dan enggak enak hati untuk mengatakan bahwa kita ditolak. Kalaupun mereka mempertimbangkan kita, itu pun dikendala rasa galau mereka, yang akhirnya bikin kita tidak diberi kepastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ya, sudahlah. Alangkah baiknya kalau kamu ke PH itu lagi untuk mengambil naskah yang kamu inginkan. Biasanya mereka akan memperlakukan tamu dengan baik. Indonesia, gitu, lho. Kalau mereka kelupaan, kamu akan disuruh tunggu besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Penulis Buku Antologi yang Dihargai Setahun Kemudian&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Miko, 18, Solo&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeri juga pas baca salah satu artikel Saman yang judulnya Penulis yang Tidak Dihargai. Dan ternyata itu saya alami. Sama persis dengan salah satu kisah Saman di tulisan itu. Jadi gini, karya saya kepilih dan masuk seleksi untuk buku antologi yang akan diterbitkan penerbit terkenal. Bangga, dong. Sayangnya, saya enggak dapat honor. Karena saya waktu itu cuma ikut lomba. Dan yang menang ada lima orang dan mereka dapat duit, sisa karya terpilih bakal masuk ke dalam buku. Tapi enggak dikasih honor, melainkan tiga buah buku eksplempar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya nerima-nerima aja, wong seneng juga karya saya dimuat jadi buku. Tujuannya pun mulia. Jadi hasil penjualan buku katanya mau disumbangin ke anak-anak enggak mampu. Tapi hari-hari berlalu, saya enggak dapat buku itu. Lima bulan kemudian, saya bela-belain dateng ke penerbit bersangkutan. Kesimpulannya mereka/penerbit menyerahkan pada lembaga yang membuat kerjasama dengan mereka. Jadi intinya mah mereka enggak tahu menahu soal pengiriman hadiah. Saya malah dikasih nomor hape orang di lembaga yang bersangkutan. Haha. Saya cuma ngakak sendiri. Jauh-jauh datang cuma dikasih nomer hape. Bukankah sebaiknya mereka hubungin dulu itu orang? Baru kasih tau ke saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya malah puas karena udah tahu tipikal penerbitan kayak gitu. Nggak nyangka aja. Ternyata begitu ya cara mereka memperlakukan penulis amatiran kayak saya. Saya mungkin bisa maklum, tapi mereka bisa kagak memandang di kacamata saya? Udah capek-capek nulis tapi enggak dapat apresiasi? Padahal cuma buku tiga biji begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun kemudian, saya kerja di luar kota. Kemudian tepat di Hari Ibu, seseorang mengirimkan buku yang ke alamat rumah saya. So sweet banget ceritanya. Akhirnya ibu saya tahu kalau saya penulis buku beneran. Saya enggak mau tahu siapa pengirimnya. Karena saya di luar kota dan belum kembali ke rumah karena antar provinsi. Tapi geli saja. Apalagi buku itu dikirim cuma satu. Ya, hanya satu. Tapi sudahlah. Saya sudah cukup puas, kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kata Saman:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:D Seru sekali menyimak kisahnya, Kawan! Maksud hati kepengen ngasih surprise, tapi malah dikasih satu buku. Mungkin saja buku itu dikirim bukan atas nama penerbit. Tapi orang lain, yang kasihan dengan dirimu. Tapi lebih baik terlambat daripada sama sekali. Sebab kenyataannya banyak &amp;nbsp;keluhan dari rakyat sipil kepada pihak perusahaan sebagai produsen, namun tidak mendapat tanggapan. Kecuali kalau konsumen udah koar-koar di surat pembaca surat kabar. Bisa kebakaran jenggot mereka. Gimanapun yang terlihat-terlihat biasanya akan diusahakan sedemikian rupa. Tapi usaha kamu menertawakan, sangat Saman sekali. Yang penting, jangan jadikan pengalaman kurang enak itu bikin putus asa, teruslah berjuang dan menulis. Sebab menjadi diri sendiri adalah sebagian dari kesuksesan hidup. Enggak masalah seberapa banyak yang enggak menghargaimu, yang penting kamu menghargai dirimu sendiri. Dengan tidak mudah menyerah menerima segala ketidakpastian yang menimpamu. Semangaaaaat!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Rapat atau Liburan, Sih?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Hilman, 27, Jakarta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hai, Sam. Gue adalah staf di sebuah perusahaan di bidang advertising. Sialnya gue masih pekerja kontrak, alias belum jadi staf. Biasanya kita rapat evaluasi seminggu sekali di kantor. Tapi kemudian berembus kabar kalau bulan depan, rapat akan diselenggarakan di Surabaya. Yang bikin mata gue melotot kaku, akomodasi dibayar sendiri-sendiri bagi yang pekerja kontrak. Awalnya gue kaget kayak orang kesamber petir, tapi kemudian gue bernapas lega lantaran hal itu enggak diwajibkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang bikin gue ngakak, ternyata itu semua cuma akal-akalan pekerja yang lain cuma agar bisa liburan. Mereka memang rapat di sebuah ruangan hotel, pake presentasi segala, lengkap dengan makalah hasil rapat yang akan diserahkan ke kantor. Gue enggak bilang ini ilegal, tapi cukup konyol karena buat liburan rame-rame aja perlu pake alibi rapat ke luar kota segala. Gue menduga ini agar para staf bisa ke luar kota gratis dibiayain kantor. Apalagi ternyata, beberapa orang di sana bawa keluarga segala. Gue makin ngakak, deh. Katanya juga itu semua sunah. Kalau mau ikut, silakan. Kalau enggak, ya, enggak apa-apa. Otomatis gue lebih memilih enggak ikut. Toh enggak ngefek ke kinerja juga nantinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cuma yang gue sayangin, kenapa staf dibayarin sementara yang buruh kayak gue enggak. Ya, wajarlah kalau dimana-mana perusahaan pake jasa outsourching. Mereka berharap tugas-tugas mereka sempurna dengan adanya buruh, sementara smooth deskriminasi akan terus berlangsung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kata Saman:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memprihatinkan juga kalau itu memang terjadi. Menurut saya itu sama saja dengan akal-akalan dari sekelompok pekerja yang jenuh pada pekerjaannya, kemudian berinisiatif melakukan travelling dengan biaya yang dijamin kantor. Tapi sebenarnya itu hal yang wajar, kok. Apalagi kalau rapat yang mereka maksudkan memang mendapatkan hasil signifikan untuk kinerja mereka ke depan. Meskipun, sebenarnya perusahaan sudah memberikan mereka kesempatan dan waktu luang dengan acara rekreasi gratis yang diberikan secara berkala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai pekerja outsourching, paling tidak Anda bekerja di tempat yang nyaman. Teruslah mencari pekerjaan yang Anda anggap layak. Kecuali Anda mendapatkan kemungkinan kalau Anda akan naik jabatan di perusahaan yang Anda jalani sekarang. Yang jelas, bersyukurlah dengan apa yang kita punya dan tidak kita punya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Digantung Penerbit&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Rini, 26, Jakarta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya bekerja sebagai freelancer di sebuah penerbit ternama di Jakarta. Saya pun mencoba-coba mengirimkan novel yang satu bulan kemudian menerima surat penolakan. Sebenarnya kirim mengirim itu projek coba-coba. Diterima syukur, tidak diterima tidak apa-apa. Yang lebih asyik, saya didaulat akan dijadikan penulis untuk genre remaja oleh penulis kenamaan yang juga menjabat sebagai manajer. Yeah, itu pun lewat obrolan ringan yang hanya memakan waktu kurang dari lima menit. Padahal saya membayangkan akan dipanggil ke mejanya. Kemudian, saya pun menunggu sampai sebulan. Maklum, saya bukan tipe orang yang grasak-grusuk. Sampai akhirnya saya memberanikan diri untuk mengiriminya SMS yang berisi pertanyaan akan janjinya itu, sekalian ingin meminta alamat email-nya karena saya punya naskah lain. Tapi seperti yang saya duga, SMS itu tidak dibalas. Bahkan sampai beberapa hari kemudian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya saya sangat berharap apa yang dia katakan bisa direalisasi. Yaitu yang katanya akan dilatih untuk menjadi penulis genre remaja. Tapi melihat gelagatnya, saya jadi ragu. Saya berhenti berharap. Sementara saya juga enggak bisa mengirim naskah lagi ke sana karena faktanya, naskah yang mereka terbitkan adalah naskah yang mereka pesan ke penulis-penulis yang sudah punya nama. Artinya, kesempatan penulis amatiran yang mengirimkan naskah sangat kecil untuk dimuat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya saya bisa saja lebih terlihat. Mungkin beliau lupa. Tapi saya bukan orang yang seperti itu. Saya tidak bisa menjilat. Bukan pula saya gila hormat. Tapi saya hanya menyayangkan digantung-gantung seperti ini layaknya jemuran. Menerima penolakan itu hal yang wajar, tapi diberikan ketidakpastian, itu baru sesuatu yang kurang menyenangkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kata Saman:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seharusnya kamu merasa beruntung karena akhirnya kamu tahu dengan siapa kamu akan bekerjasama. Saya tidak tahu bagaimana cara editor memperlakukan penulis baru. Apakah sama rata atau tebang pilih. Tapi faktanya mereka memang berpihak pada penulis yang sudah punya nama atau yang punya jam terbang tinggi. Ada baiknya kamu coba di penerbit lain, dan jangan pernah putus asa. Karena yang berkualitas dan konsisten, akan selalu dicari. Siapa tahu kamu maju di penerbit lain dan editor bersangkutan yang sudah menghubungimu hanya akan menelan ludah kepahitan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kalau kamu memperbaikinya, bisa, kok. Itu pun akan mirip dengan apa yang kamu bilang dengan menjilat. Yaitu terus menghubunginya, telepon atau ketemu langsung kalau bisa. Yah, semua itu ada di tanganmu. Kalau kamu tipe orang yang idealis, maka kamu akan lebih suka menunggu dan memperhatikan. Entahlah, mungkin sampai yang bersangkutan lupa akan janjinya kepadamu. Saya tahu bagaimana rasanya jadi introvert sekaligus orang yang idealis. Mereka memang tidak gila hormat, tapi rasa respek, dan menganggap kalau menanyakan kesempatan yang telah lama dijanjikan akan mengurangi sedikit harga diri. Paling tidak kamu sudah diperhitungkan dan diperhatikan. Tunggu saja dan selagi menunggu, teruslah menulis dan jangan pernah berhenti.Yang penting berpikirlah positif. Jika satu pintu tertutup, cobalah memasuki pintu lain. Masih banyak jalan selama kita mau berusaha dan ikhtiar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br class="Apple-interchange-newline" /&gt;Kotak Surat Samandayu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;Buat kamu yang mau tanya-tanya ke Samandayu tentang masalah pribadi, dunia tulis menulis, atau apapun, &amp;nbsp;bisa kirimkan email ke saman_dayu (at) yahoo.com atau inbox saja facebook saya (FB saya: Saman Dayu). Jangan lupa kasih data nama, usia, dan kota domisili agar data tersebut bisa di-publish di postingan.&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br class="Apple-interchange-newline" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-3337708889523469874?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/3337708889523469874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/kotak-surat-pengalaman-ditolak-penerbit.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3337708889523469874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3337708889523469874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/kotak-surat-pengalaman-ditolak-penerbit.html' title='Kotak Surat: Pengalaman Ditolak Penerbit'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-5L7fvvdW2DY/TzEMo9bwbiI/AAAAAAAAIpM/6Dec2_ZabnE/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-8963697671413263105</id><published>2012-02-06T09:22:00.000+07:00</published><updated>2012-02-06T09:22:35.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Showbiz Critics'/><title type='text'>Dilema &amp; Kita VS Korupsi: Dua Film Omnibus Layak Tonton</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pa-YnCidQos/Ty83u5Vf8sI/AAAAAAAAIoo/GqIajW_cCqg/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-pa-YnCidQos/Ty83u5Vf8sI/AAAAAAAAIoo/GqIajW_cCqg/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;ADA dua film omnibus (kumpulan/antologi film pendek) dalam negeri yang saya rekomendasikan untuk ditonton. Keduanya akan rilis pada bulan ini. Meski tidak memasang ekspektasi tinggi, tapi saya berharap dapat meluangkan waktu untuk menontin film-film tersebut. Mengapa ini sedemikian menarik? Karena dua film itu menjadi angin segar di awal tahun mengingat begitu banyak film-film Indonesia tidak berkualitas yang tayang di 21.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya bangsa kita lumayan produktif bikin film. Sayangnya mereka/kreator film, bikin film asal jadi. Bujet rendah, skenario dangkal bin klise, pemain yang itu-itu aja, bikin saya sebagai apresiator film Indonesia jadi males. Entah dengan yang lain, orang-orang yang meluangkan waktu menonton film yang jelas-jelas jelek untuk di-review -ketika saya menaruh kagum dengan tipikal penonton seperti ini. Atau dengan fakta banyaknya penonton remaja/dewasa yang tak melek perfilman Tanah Air, yang menonton film Indonesia hanya sebagai pengisi waktu luang. Atau beberapanya lagi menonton karena niat menonton. Misalnya tergiur dengan godaan judul seksi, cover high class, atau bintang filmnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun orang kayak saya emang selektif mengapresiasi karya anak bangsa. Yang terlihat bagus dan serius, itulah yang akan saya tonton. Dan darimana saya tahu itu bagus sementara saya belum menonton? Selain selera pribadi, tentu saja melihat jajaran kru, director, atau aktor. Dan inilah dua film layak tonton yang saya maksud.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Dilema&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oNAEYp0WYNM/Ty83J43HqkI/AAAAAAAAIoY/t6HSL2r8Sw4/s1600/230px-POSTERDILEMA.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-oNAEYp0WYNM/Ty83J43HqkI/AAAAAAAAIoY/t6HSL2r8Sw4/s320/230px-POSTERDILEMA.jpg" width="223" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rilis: &lt;/b&gt;23 Februari 2012. &lt;b&gt;Sutradara:&lt;/b&gt; Rinaldy Puspoyo, Adilla Dimitri, Yudi Datau, Robert Ronny, Roby Ertanto Pemain: Pevita Pearce, Slamet Rahardo, Wulan Guritno, Baim Wong, Reza Rahadian, Lukman Sardi, Winky Wiryawan, Jajang C. Noer, Ario Bayu &amp;nbsp;Produser: Adilla Dimitri, Wulan Guritno &lt;b&gt;Durasi: &lt;/b&gt;90 Menit&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sinopsis&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berlatar di Jakarta, film ini dibagi menjadi lima kisah yang berdiri utuh, yang kemudian akan tersambung dan menjadi satu merah yang sama menuju ending. Ada The Big Boss (Rinaldy Puspoyo) yang menceritakan tentang arsitek muda berhasil, Adrian (Reza Rahadian) yang kedatangan perempuan yang membawanya pada seorang lelaki lanjut usia yang terbaring koma.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Officer &amp;nbsp;(Adilla Dimitri) mengisahkan Bayu (Ario Bayu) seorang perwira muda yang berpatroli bersama seniornya. Keduanya &amp;nbsp;berhadapan dengan kerusuhan antar-ormas dan Bayu pun berdilema setelah menyelamatkan seorang anak kecil korban kerusuhan. Rendezvous (Yudi Datau) mengisahkan gadis kaya &amp;nbsp;bernama Dian (Pevita Pearce) yang terganggu dengan kedatangan seorang perempuan asing ketika ia bersantai di vila mewahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Gambler (Robert Ronny) menceritakan lelaki paruh baya yang masuk ke dalam tempat misterius. Dan ada Garis Keras (Robby Ertanto) yang menceritakan para pemimpin ormas yang berdilema antara mempertahankan persahabatan atau berpegang teguh pada ideologi masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sinopsisnya, benang merah film ini sebenarnya sudah terlihat jelas. Tapi saya penasaran dengan film-film pendek buatan sineas muda itu. Mengenai jajaran akting, cuma aktor Slamet Rahardjo dan Ario Bayu yang saya idolakan. Sisanya kurang menarik barangkali karena mereka kebanyakan main film. Meski demikian, film ini layak simak karena punya cerita yang politis dan urban.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kita VS Korupsi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-x_-UQ6QkiGw/Ty83QJYXu-I/AAAAAAAAIog/-WkvTOgqLys/s1600/141477_film-kita-versus-korupsi_300_225.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-x_-UQ6QkiGw/Ty83QJYXu-I/AAAAAAAAIog/-WkvTOgqLys/s1600/141477_film-kita-versus-korupsi_300_225.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Produksi:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Transparency International Indonesia (TII),&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;United State Agency International Development (USAID)&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Sutradara:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Emil Heradi,&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Ine Febriyanti,&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Chairun Nisa,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: justify;"&gt;Lasja F Susatyo &lt;b&gt;Pemain: &lt;/b&gt;Nicholas Saputra, Dominique, Revalina S. Temat, Tora Sudiro, Lukman Sardi, Ringgo Agus Rachman &lt;b&gt;Durasi: &lt;/b&gt;90 Menit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kabar mengenai film yang menurut saya epic secara naskah ini, saya ketahui akhir Januari lalu. Namun saya agak kecewa karena film ini bukanlah film komersil yang akan ditayangkan di bioskop. Melainkan film layanan masyarakat yang akan diputar gratis dalam roadshow. Dan saya berharap sekali Bandung adalah kota yang akan mereka singgahi. Tapi dalam wawancara di TV One, pihak KPK yang diundang akan mempertimbangkan dimasukannya film ini ke 21.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, film ini memang projek Transparency International Indonesia (TII) dengan United State Agency International Development (USAID). Mengisahkan tentang masyarakat dan kasus korupsi yang mereka lakukan karena faktor tertentu. Sama halnya dengan Dilema, film ini diisi dengan aktor-aktor populer yang itu-itu saja, yang mungkin akan sebagian dari kamu malas menontonnya. Taruh saja Tora Sudiro, Lukman Sardi atau Agus Ringgo Rachman. Tapi semangat saya menonton tinggi setelah mendapati aktor lain yang layak simak seperti Dominique (Berbagi Suami), Nicholas Saputra (terakhir main di film omnibus Cinta Setaman), dan Revalina S. Temat (Perempuan Berkalung Sorban).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film-film pendek itu di antaranya berjudul Rumah Perkara karya Emil Heradi, Selamat Siang, Risa karya Ine Febriyanti, Pssst ... Jangan Bilang Siapa Siapa karya Chairun Nisa, dan Aku Padamu karya Lasja F Susatyo. Sebagaimana film kampanya antikorupsi, judul film ini juga jelas dan keras "Kita VS Korupsi" yang mengingatkan kita pada fakta kalau kita juga pernah melakukan kecurangan nilep duit untuk kepentingan pribadi. Dan bukan enggak mungkin kalau itu terus dilakukan, kita enggak ada bedanya sama koruptor kelas dewa. Yeah, meski nilep-nilep kecil, tapi efeknya besar sama lingkungan sekitar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dan meski film ini enggak diputer di 21, temen-temen di kota-kota besar bisa ikut nonton gratis lengkap dengan kegiatan bedah atau diskusi film. Tapi, masyarakat juga bisa menonton sendiri flm itu untuk kepentingan pendidikan dengan menghubungi KPK atau TII.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menariknya Film Omnibus&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Ld4kXtuCfts/Ty83HEWx0pI/AAAAAAAAIoQ/aggXCgenwvU/s1600/200px-Takut_poster_2008.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ld4kXtuCfts/Ty83HEWx0pI/AAAAAAAAIoQ/aggXCgenwvU/s200/200px-Takut_poster_2008.jpg" width="148" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-63qQv5vMB_w/Ty822O-vnuI/AAAAAAAAIoI/7WIAKPmM8w4/s1600/200px-Cinta_Setaman.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-63qQv5vMB_w/Ty822O-vnuI/AAAAAAAAIoI/7WIAKPmM8w4/s200/200px-Cinta_Setaman.jpg" width="136" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-O65wttWZBE8/Ty82y6uEVrI/AAAAAAAAIoA/IsU2MvLJAEE/s1600/200px-Berbagisuami.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-O65wttWZBE8/Ty82y6uEVrI/AAAAAAAAIoA/IsU2MvLJAEE/s200/200px-Berbagisuami.jpg" width="140" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film omnibus memang sudah menjadi konsep tertentu sebuah film. Biasanya muncul dari genre horor. Tales of the Crypt setahu saya adalah film omnibus bergenre Amrik yang saya tonton waktu masih bocah. Film Hongkong dan Asia pun kerap membuat film yang omnibus bergenre horor. Yang &amp;nbsp;fenomenal adalah film Thailand yang berjudul Phobia. Di Paris, film pendek romantis yang terkenal adalah Paris je t'aime!. Sementara di Indonesia, omnibus pertama yang saya tahu adalah film Kuldesak. Pada 2005, muncul film feminis yang sukses secara kualitas, Berbagi Suami. Selanjutnya ada omnibus terbaik, Perempuan Punya Cerita pada 2008. Ada pula Cinta Setaman karya Harry Dagoe pada tahun yang sama. Juga Jakarta Magrib pada 2011. Di genre horor, kita punya Takut (Face of Fear) yang juga rilis pada 2008 dan Fisfic Vol.1 yang diedarkan secara DVD pada 2011.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari segelintir itu, saya memfavoritkan Berbagi Suami dan Perempuan Punya Cerita. Kedua film itu menjadi film terbaik versi saya pada 2005 dan 2008. Sementara Dara yang merupakan salah satu segmen dalam Takut, menjadi film pendek terbaik versi saya pada 2009.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-8963697671413263105?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/8963697671413263105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/dilema-kita-vs-korupsi-dua-film-omnibus.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/8963697671413263105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/8963697671413263105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/dilema-kita-vs-korupsi-dua-film-omnibus.html' title='Dilema &amp; Kita VS Korupsi: Dua Film Omnibus Layak Tonton'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-pa-YnCidQos/Ty83u5Vf8sI/AAAAAAAAIoo/GqIajW_cCqg/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-2278610500385289315</id><published>2012-02-06T02:33:00.001+07:00</published><updated>2012-02-06T02:33:41.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='National Issue'/><title type='text'>Angelina Sondakh Sang Drama Queen</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9cNcSb9sm-A/Ty7ZLa1jq-I/AAAAAAAAIn4/PhE1auKh6Hk/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-9cNcSb9sm-A/Ty7ZLa1jq-I/AAAAAAAAIn4/PhE1auKh6Hk/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;DARI kacamata perempuan, betapa indah kehidupan Angelina Sondakh sebelum dinyatakan sebagai tersangka tindak pidana korupsi.Dia adalah Putri Indonesia 2001 dan pada Pemilu 2004, berhasil terpilih sebagai anggota DPR dari Partai Demokrat.Dia kemudianberpacaran dengan Adjie Massaid yang juga anggota dewan, selepas Adjie bercerai dengan Reza Artamevia. Kemudian Angie mengikahi duda keren dambaan hawa itu pada April 2009.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi layaknya kehidupan, ketika kematian adalah momok bagi yang hidup, sang suami pun meninggal di saat yang tidak terkira pada Februari 2011. Konon penyebab kematian almarhum adalah serangan jantung karena aktivitas yang dominan kala main sepak bola. Tentu saja hal ini diberitakan news program maupun infotainment. Dalam beberapa minggu kita pun disuguhi aksi mengharukan -atau berlebihan sang Putri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-EZGLW5g-glg/Ty7QGY5PeBI/AAAAAAAAIm4/1Qbq-ikAu8g/s1600/x084220_228760_ANGELINA_SONDAKH_nangiss_FED.JPG.pagespeed.ic.qd-S5_NX-Z.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="196" src="http://4.bp.blogspot.com/-EZGLW5g-glg/Ty7QGY5PeBI/AAAAAAAAIm4/1Qbq-ikAu8g/s320/x084220_228760_ANGELINA_SONDAKH_nangiss_FED.JPG.pagespeed.ic.qd-S5_NX-Z.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Foto: jpn.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Memang menyakitkan ditinggal pergi sang suami di saat yang tidak terduga. Apalagi sang suami tidak meninggal dalam keadaan sakit. Namun kebersediaannya diwawancarai mengenai suaminya melahirkan banyak persepsi dari pemerhati. Apalagi beliau ini sempat bikin lagu karya Maia plus video musik yang menceritakan tentang kecintaannya pada sang suami.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada September 2011, Angie dipanggil KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi Wisma Atlet.Selama waktu-waktu pemeriksaan, dia diisukan menjalin asmara dengan seorang penyidik KPK yang kemudian pada Desember, penyidik tersebut dinonaktifkan dari KPK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qM2DigUpDwA/Ty7Yuf9h9MI/AAAAAAAAInw/W-EYmN1RnAk/s1600/angie-dan-brotoseno.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://4.bp.blogspot.com/-qM2DigUpDwA/Ty7Yuf9h9MI/AAAAAAAAInw/W-EYmN1RnAk/s320/angie-dan-brotoseno.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Foto yang dipercaya asli, tapi sebagian orang menilai HOAX.&lt;br /&gt;Menurut kamu asli apa hoax? :D&lt;br /&gt;Foto: Sidomi.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Sebelumnya, Angie pun sempat dikabarkan dekat dengan saudara lelaki Adjie. Mereka juga tampil berdua dalam acara award yang dihelat Trans TV dalam acara Insert Awards (Oktober 2011). Di sana, dengan haru biru, Angie menerima awards yang berhubungan dengan berita kematian sang suami. Tentu dengan air mata yang berderai yang membuat make up tebalnya luntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-umz6aG9y0kI/Ty7QXIQgPzI/AAAAAAAAInA/BX_qHK97NB0/s1600/angie_senang_adjie_menang-640x360.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="203" src="http://3.bp.blogspot.com/-umz6aG9y0kI/Ty7QXIQgPzI/AAAAAAAAInA/BX_qHK97NB0/s320/angie_senang_adjie_menang-640x360.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Foto: cumicumi.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&amp;nbsp;Dan dia masih bisa kita nikmati di infotainment sampai akhirnya pada Februari 2012, dia dinyatakan sebagai tersangka. Publik pun mengarahkan perhatiannya pada sang Putri. Kasus ini pun membuat citra parpol yang menaunginya rusak. Karena dugaan kuat beberapa orang parpol melakukan penyelewengan yang sama. Ironis, bukan? Mengingat Angie dan 'teman-temannya' pernah beriklan kampanye Antikorupsi yang sempat gencar ditayangkan di TV beberapa tahun lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wRTUdy6ecso/Ty7SPoh202I/AAAAAAAAInQ/-Jg0A9w8NJA/s1600/2012_02_05_17_52_14.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/-wRTUdy6ecso/Ty7SPoh202I/AAAAAAAAInQ/-Jg0A9w8NJA/s320/2012_02_05_17_52_14.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kekayaan Angie sebelum menjadi anggota dewan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-gC8jruuIvFE/Ty7SZTeDNFI/AAAAAAAAInY/XgLnoItxMK4/s1600/2012_02_05_17_52_31.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-gC8jruuIvFE/Ty7SZTeDNFI/AAAAAAAAInY/XgLnoItxMK4/s320/2012_02_05_17_52_31.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kekaayaan setelah menjadi anggota dewan.&lt;br /&gt;Diakuinya sebagai warisan almarhum suami. Meski&lt;br /&gt;sebagian berspekulasi lain.&lt;br /&gt;Capture: STV Bandung&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Angie pun tak lagi menanggapi wartawan. Paling tidak -mungkin- sampai status tersangkanya dicabut. Tapi entalah, kebanyakan tersangka biasanya akan masuk bui. Tentu saja dengan proses maha memakan waktu karena kasus korupsi di Indonesia biasanya akan menggantung dan tak pernah menemukan penyelesaian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Paling tidak, kita enggak akan melihat aksi menangis Angie di TV TV. Sang putri kini mencoba untuk tabah seperti yang ditulisnya dalam akun pribadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-x5fKEyxyglY/Ty7T0Tb5pRI/AAAAAAAAIng/KWDszfwKPIc/s1600/sdfsf.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-x5fKEyxyglY/Ty7T0Tb5pRI/AAAAAAAAIng/KWDszfwKPIc/s1600/sdfsf.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal biasa yang dilakukan orang sipil maupun publik figur. Ketika mereka memperlihatkan apa yang ingin mereka perlihatkan ke ruang publik. Barangkali citra tegar, tidak bersalah, korban, dan pastiya simpatik, yang ingin ia dapatkan dari asumsi publik. Kesan tabah dan kuat itulah yang juga ingin ditanamkan secara personal dalam diri Angie. Meskipun kata-kata 'politics never fair play (politik tidak pernah bermain adil)', tersimak sangat kabur. Di sini kita bisa mengartikannya sebagai: apakah Angie baru mengetahui kalau dunia politik itu memang 'enggak adil'? Atau dia menyadarinya sejak dulu tapi anehnya melakoni aktivitasnya di dunia politik? Dan tentu saja dengan diselingi kalimat Islami, kita sebagai penyimak akan bersimpati. Yah, semoga secara personal, dia bisa diajak kooperatif agar permasalahan bangsa ini enggak tambah runyam. Heu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kronologis Kasus Wisma Atlet&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering kita mendengar Kasus Wisma Atlet. Mungkin sebagian masyarakat kurang begitu tahu dengan kronologisnya. Tapi kasus ini adalah kasus tindak pidana korupsi suap menyiap terkait pembangunan wisma Atlet untuk SEA Games ke-26 di Palembang/&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kasus Wisma Atlet berlangsung ketika KPK menangkap Wafid Muharam (Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga), Mindo Rosalina Manulang (Direktur Marketing PT Anak Negeri), dan M El Idris (Manajer Marketing PT Duta Graha Indah) pada 21 April 2011. Mereka diduga melakukan tindak pidana korupsi suap menyuap. Setelah KPK menemukan 2 lembar cek tunai dengan jumlah kurang lebih Rp3,2 miliar, ketiga orang itu jadi tersangka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wafid Muharam menerima uang balas jasa dari PT DGI karena memenangi tender proyek pembangunan wisma atlet itu. Pada 27 April 2011, koordikantor LSM Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI -untung, bukan meki), Boyamin Saiman, mengatakan pada wartawan kalau salah seorang tersangka, Rosalina, adalah staf Nazaruddin (Bendahara Umum Partai Demokrat).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti tipikal pejabat yang diduga melakukan korupsi,&amp;nbsp;awalnya Nazarudin mengelak. Namun Rosalina mengatakan kalau pada 2010, dirinya diminta Nazaruddin untuk mempertemukan pihak PT DGI dengan Wahid. Sampai akhirnya PT DGI menang tender dan sanggup membayar komisi 15 persen dari nilai proyek pada anggota dewan yang menyalahgunakan wewenangnya itu. Itung-itungannya dua persen untuk Wafid dan 13 persen untuk Nazaruddin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anehnya, Rosalina malah mengganti pengakuannya setelah ganti pengacara. Dia mengatakan pengakuan berbeda pada 12 Mei kalau Nazaruddin bukan atasannya.Namun dari pengakuan Wafid, Wafid mengaku kalau pertemuannya dengan Nazaruddin diatur oleh Rosalina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Spekulasi muncul kalau kaburnya Nazaruddin ke Singapura dibekingi orang-orang yang tidak mau terseret dalam kasus tersebut. Yeah, sangat tipikal, kan? Padahal sepertinya, Nazaruddin ini berniat konferensi pers segala untuk memberi pengakuan yang dibutuhkan publik. Tapi dia membatalkan dan malah secara tiba-tiba berada di Singapura untuk mengecek kesehatannya pada 26 Mei 2011. Wah, kalau cek mah di puskesmas aja napah? Tapi kita, kan, tahu alasan hengkang sejenak beliau ke Singapura untuk apa?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-_r13HRiig0E/Ty7P0PHIoOI/AAAAAAAAImw/wmoB6Hq4uq8/s1600/nazaruddin-ditangkap-_110811051804-481.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://1.bp.blogspot.com/-_r13HRiig0E/Ty7P0PHIoOI/AAAAAAAAImw/wmoB6Hq4uq8/s320/nazaruddin-ditangkap-_110811051804-481.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah cek kesehatan yang memakan waktu sampai berbulan-bulan itu, akhirnya Nazaruddin ditangkap di Indias, Kolombia pada 7 Agustus 2011. Masya Allah, ampe jauh bener. :D Dan tentu saja jabatan Om Nazar ini dicabut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara status saksi Angie sandang pada September 2011 sampai berubah menjadi tersangka pada awal bulan Februari ini. Penetapan tersangka ini menjadi pintu masuk untuk mengetahui tersangka berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam persidangan kasus Wisma Atlet, sejumlah terdakwa dan saksi menyebutkan Anas Urbaningrum (Ketua Umum Partai Demokrat) ikut menikmati uang uang proyek.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, begitulah yang dapat saya jabarkan secara singkat. Mengenai perkembangannya, silakan simak di program news, surat kabar, atau artikel di internet. Tapi kita mungkin hanya akan melihat hal-hal yang sudah-sudah. Kasus akan dilupakan, tidak ada kepastian, berlarut-larut, dan lupalah semuanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi tentulah sebenarnya kita berharap banyak pada hukum di Indonesia yang sudah kehilangan wibawanya ini. Sebab masyarakat sipil hanya bisa memperhatikan, sebagian besar lain sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas lain yang berhubungan dengan perbaikan sosial ekonomi mereka. sementara yang kaya-kaya dan punya jabatan ini, harus puter otak gimana caranya lepas dari jeratan hukum. Paling enggak biar hukuman bisa diperingan, atau -tentu saja- agar tak ada lagi orang berkepentingan yang terseret.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Referensi:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Nazaruddin"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Nazaruddin&lt;/a&gt;&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Angelina_Sondakh"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Angelina_Sondakh&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-2278610500385289315?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/2278610500385289315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/angelina-sondakh-sang-drama-queen.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/2278610500385289315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/2278610500385289315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/angelina-sondakh-sang-drama-queen.html' title='Angelina Sondakh Sang Drama Queen'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-9cNcSb9sm-A/Ty7ZLa1jq-I/AAAAAAAAIn4/PhE1auKh6Hk/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-9038473180870877330</id><published>2012-02-05T22:38:00.002+07:00</published><updated>2012-02-05T22:44:09.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Ngaong'/><title type='text'>11 Tips Cinta untuk Para Jomblo</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-1Aa2vmf5YNc/Ty6iDFxvdbI/AAAAAAAAImo/PYLPQ2Z5ZV8/s1600/wer+(1).JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-1Aa2vmf5YNc/Ty6iDFxvdbI/AAAAAAAAImo/PYLPQ2Z5ZV8/s1600/wer+(1).JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PASTI ngenes banget kalau tiap malam minggu nggak ada pacar. Bisanya numplek sendiri di kamar sambil nyiapin baygon. Atau melototin laptop dan wara-wiri di jagat maya, sementara pacar enggak punya. Tapi gue punya saran buat lo lo yang suka ngegalau enggak penting. Supaya paling enggak lo digebet seseorang. Mau tau, simak aje, Gan!&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;11 Tips Cinta untuk Para Jomblo&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;By Rangga&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-2UKPSuZxqTI/Ty6gvkCV9iI/AAAAAAAAImg/eX4JOsLO8sI/s1600/tumblr_ktmcj9vbyP1qaq10oo1_500.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-2UKPSuZxqTI/Ty6gvkCV9iI/AAAAAAAAImg/eX4JOsLO8sI/s1600/tumblr_ktmcj9vbyP1qaq10oo1_500.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Gimana lo mau punya pacar kalo nunjukin kegalauan lo melulu. Yang nyimak status fesbuk atau timeline lo pun jadi males karena bisa-bisa mereka ngelihat lo sebegai sosok rapuh yang depresif. Sebaiknya sih, jangan keseringan juga dramatisir diri. Kalau buat lucu-lucuan mah enggak apa-apa. Biar banyak yang nyantol kalo lo pasang status yang positif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Lo mungkin punya fisik yang enggak oke. Tapi jangan biarin hati lo juga mengatakan kalo lo jelek. Mungkin secara fisikly, lo emang jelek kalo dibanding Siwon. Tapi setiap kali lo ketemuan ama orang, coba bilang di diri lo, kalau lo cakep. Yah, meski yang bilang lo cakep cuma ibu lo doang. Tapi paling enggak itu bisa bikin lo percaya diri. Karena kekuatan itu berasal dari dalem diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Mau punya pacar? Gaul, dong! Faktanya pergaulan yang luas bikin lo nemuin banyak orang dengan tipikal berbeda. Yah, itu juga harus baca-baca sikap orang. Jangan ampe lo kegeeran dan nyangka dia pedekate ama lo, tauknya cuma pengen temenan. Kan, ngenes.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Kalo ngegebet seseorang, jangan ampe bikin dia il pil. Kalo emang dia respon ogah-ogahan, jangan main santet atau pelet. Terima aje. Apalagi kalau di dunia maya. Belum tentu, kan, sosok perfect di dunia maya, perfect juga di kehidupan nyata?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Kasih data yang jujur di fesbuk atau twitteran. Tapi jangan jujur banget-banget lah kayak masang alamat rumah atau nomor cangcut. Paling enggak lo nunjukin foto asli lo. Dan fotonya sebaiknya jangan diedit lah. Apa adanya aja. Jelek atau cakep kan muka lo juga. Lagian kalo ada yang suka ama lo, mereka enggak ketipu karena muka lo sama persis sama yang di poto.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;6.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Eksis tanpa kualitas buat apa? Dan satu lagi, harus sama perilaku. &amp;nbsp;Di Endonesia ini jujur aja banyak orang pinternya, tapi lebih banyak yang songong dan diem-diem suka menyepelekan orang lain. Dan asal lo tau aje kalau orang pinter tu biasanya sederhana dan enggak sombong. Jadi kalo lo punya muka standar tapi lo baik, itu nilai plus. Kalo lo udah oke terus lo pinter simpel baek, lo udah oke banget. Tapi kalau udah jelek tapi perilaku lo jelek, kayaknya cuma trenggiling yang mau jadi pacar lo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;7.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Senyum itu ibadah sekaligus gairah. Yeah, tersenyumlah saat berinteraksi sama orang lain. Tahulah harus kayak gimana. Kecuali kalo lo senyum-senyum di jalanan, bisa ketangkep satpol pp entaran. Dan juga jaga sopan santun misalnya dengan bilang permisi kalau lewat di perkampungan rumah lo. Atau bilang makasih ke tukang dagang. Sapa tau kan, anak si penjaga warung cantik kek Yoona SNSD terus ortunya jodohin ke elo yang dianggap sopan santun. Ea ga? E E EAAA!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;8.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Terlalu cablak ngomongin kisah cinta ke ranah blog juga punya efek enggak baik lho. Misalnya kalo lo blogger dan lo nyeritain hubungan asmara lo dengan frontal. Sampe pake pandangan amat subyektif lo terhadap &amp;nbsp;si cowok. Misalnya nuduh si cowok PHP-in elo (pemberi harapan palsu). Padahal tulisan lo enggak nunjukin kenyataan sebenarnya. Tapi kalo cuma mancing simpati orang boleh juga. Meski kalo ada pembaca cowok yang baca itu tema tulisan kek gitu, bukan enggak mungkin jadi il pil. Bisa-bisa kalo mereka enggak ngenakin elo, mereka dibulan-bulanin di blog elo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;9. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Jangan kelewat narsis kalau di beraktipitas di sosial media. Orang-orang mungkin tahu itu bercanda, tapi kalau keseringan, kan, ngenes juga. Ngaku lo secakep Seungri Bigbang, tapi pas ketemu aslinya kayak Sule. &amp;nbsp;Jangan biarin ada orang yang suka ama elo, terus percaya sama candaan lo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Tunjukin, dong, kalo lo berkualitas. Kalao lo punya blog, bikin karya dari artikel, gambar, atau apalah selama dibuat orisinal dan enggak menjatuhkan orang lain. Sapa tahu banyak fans berdatangan dan salah satunya pengen jadi pacar lo. Ya, kan? Eya aja, deh. Daripada lo benjol kena bogeman gueh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;11.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Ada banyak hal kenapa lo jomblo. Satu karena emang lo enggak laku. Dua karena lo masih inget mantan. Dan tiga karena lo selektif. Yang pertama udah gue kasih saran yah di poin atas. Kalo yang kedua, gue cuma mau bilang kalau lo ketemu mantan lagi, dia udah enggak akan sama kayak dulu. Terus kalau lo mau cari yang lebih baik dari mantan, itu enggak akan bakal lo temui karena tiap orang itu beda. Kalo yang ketiga, terserah aja lo selektif. Tapi jangan salahin waktu kalau kemudian lo akan sadar kalao lo udah enggak muda lagi dan susah cari pasangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bonus:&lt;/b&gt; Hati-hati masang tipe pacar lo di status fesbuk atau updetan tewiter. Apalagi kalo tipe lo standarnya tinggi. Misalnya pengen punya pacar kayak Emma Watson, sementara keadaan lo enggak mendukung. Mimpi boleh aje, tapi epeknya bisa bikin orang-orang nilai lo salah. Jadi yang mau ngedeketin lo udah ogah duluan saking tingginya standar lo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke, segitu aja dari gue. See ya!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Foto: Google&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-9038473180870877330?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/9038473180870877330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/11-tips-cinta-untuk-para-jomblo.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/9038473180870877330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/9038473180870877330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/11-tips-cinta-untuk-para-jomblo.html' title='11 Tips Cinta untuk Para Jomblo'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-1Aa2vmf5YNc/Ty6iDFxvdbI/AAAAAAAAImo/PYLPQ2Z5ZV8/s72-c/wer+(1).JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-599119787490889417</id><published>2012-02-05T16:59:00.002+07:00</published><updated>2012-02-05T17:02:42.261+07:00</updated><title type='text'>Kalo Lo Kaya, Lo Bisa Beli Hukum</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zag0fDUGT4A/Ty5M87bieoI/AAAAAAAAImA/ZZDfU487hTA/s1600/wer.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-zag0fDUGT4A/Ty5M87bieoI/AAAAAAAAImA/ZZDfU487hTA/s1600/wer.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;FAKTA miris yang kita semua sebagai umat manusia amini adalah, bahwa yang kaya lebih berbahagia dan aman dibanding yang miskin. Tapi Tuhan memberikan sesuatu pada hambanya karena alasan-alasan. Karena lebih sering kekayaan adalah cobaan, bukan anugerah. Kekayaan yang disalahgunakan akan mencelakakan diri dan merugikan orang lain. Untuk kemudian, mereka boleh kaya, tapi nama baik di mata masyarakat, diri, dan Tuhan, tidak mereka punya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Artikel ini dibuat oleh sepupu saya setelah melalui pengeditan tata bahasa khas blog Samandayu yang saya lalukan agar lebih bernapaskan komedi satir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;11 Keuntungan Menjadi Orang Kaya&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;.Lo akan berusaha ngedapetin popularitas. Duit udah di tangan, maka yang akan lo usahain pol-polan adalah eksistensi. Dengan duit yang lo punya, orang-orang kapitalis akan lebih melek sama lo. Dan nyingkirin fakta kalo lo enggak berkompeten atau enggak berpotensi. Jadi sangat mungkin lo jadi artis pelem bokep horor indonesia, jadi wakil rakyat, atau bikin boyben gelben. Semata agar lo bisa diliat semua orang. Meski sebenarnya banyak yang lebih layak buat jadi itu semua, yang tentunya jauh lebih miskin dari lo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;.Lo punya duit banyak buat ngerawat muka, perawatan tubuh. Tapi sialnya struktur muka enggak bisa diubah. Kecuali kalo lo punya keberanian oplas dengan resiko cacat permanen. Tapi lo ga perlu khawatir karena cewek-cewek akan selalu deketin lo meski komok lo sejelek trenggiling.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Perut lo enggak buncit, agama lo juga Islam. Tapi itu enggak menjamin cap koruptor &amp;nbsp;bebas tertulis di jidat lo. Soalnya banyak tersangka kasus korupsi yang cantik, cakep, alim, tapi hatinya bangkai. Gimana enggak bangke, udah kaya, masih aja gondol uang rakyat. Tapi lo enggak usah khawatir. Penjara buat lo setara dengan masa tahanan narapidana yang dipenjara gara-gara nyolong piring. Dan tentu aja lo akan dapat advokat yang bisa bikin hukuman lo lebih ringan. Dan yang lebih masuk akal, lo bisa suap oknum aparat supaya bisa keluar sel cepet-cepet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Lo mampu banget ngedapetin cewek yang lo kepengen. Masa muda dipake dengan ngegombalin cewek sana-sini dan bisa jalan sama tiga cewek berbeda di tiap minggu di tiap waktu yang berbeda. Padahal muka lo di bawah rata-rata. Lo juga enggak usah khawatir kalo lo udah bangkotan dan penampilan lo udah ga sama lagi. Soalnya lo masih bisa dapetin cewek-cewek yang lebih muda, yang sialnya termasuk kategori PSK, sekali pake, atau cewek-cewek yang mau ngelakuin apa aja demi uang. Dan lo bisa simbiosis mutualisme ama cewek-cewek kayak gitu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. &amp;nbsp;Kalo lo udah kaya, otomatis lo harus ngejaga harta kekayaan lo. Jadi sebisa mungkin lo kerja enak dengan pendapatan luar biasa. Selain yang udah disinggung di atas, cara halal bisa lo lakuin. Sekalian buka usaha misalnya buat ngasi kesempatan kerja buat rakyat miskin. Sialnya sebagian orang kaya cuma mau usaha dengan yang udah kenal sama dia. Jadi memperkaya yang kaya dan mempermiskin yang miskin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Fakta yang tentu aja bakal lo dapet adalah, lo nggak akan ngalamin keseharian orang-orang yang berada di bawah garis kemiskinan. Ketika lo lihat pelem dokumenter soal kehidupan rakyat miskin, lo mungkin cuma terharu atau mewek ala cewek abis diperkosa kayak tayangan Jika Aku Menjadi. Tapi apa setelah itu? Lo tetep nyimpen duit lo buat keperluan sendiri dan enggak ada niatan sedikit pun buat bantuin orang yang jauh lebih enggak beruntung dari lo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;7.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Orang introvert punya kesempatan kecil buat sukses lantaran bakat introvert mereka. Tapi kalo lo kaya, lo cuma bisa hidup enak di rumah. Dan ngelakuin hal-hal di luar hingar bingar kalangan jetset. Lo enggak suka keramaian, enggak suka clubbing. Tapi lo selalu depresif dan enggak bahagia. Sampe akhirnya lo bunuh diri karena sesuatu yang menurut sebagian orang sepele. Mirip sama film Fiksi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Sebenarnya lo mampu beli telinga baru supaya bisa denger pendapat masyarakat mengenai kinerja lo. Tapi lo udah kebal sama pendapat orang tentang kerjaan haram yang lo lakuin sebagai produser pelem. Sensasi murahan lo lakuin, pemain pelem lo anggap boneka dan popularitas mereka bisa dipelintir demi promosi film.Tapi di hidup ini lo cuma dapet duit, tapi nama baik di mata apresiator seniman, kagak ada. Jadi kalo duit lo bisa dibawa ke akherat, bawa aja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;9.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Sebenarnya lo bisa ngelakuin hubungan seks suka sama suka sama cewek yang emang pengen sama lo. Tapi suatu hari lo dituduh memperkosa karena lo emang maksa waktu itu. Dan seluruh dunia pun tentu tahu kalo lo akan terbebas dari tuduhan itu lantaran hukum manusia membutuhkan bukti dan saksi. Lo bisa selamat, si cewek memang akan terus terluka karena berkubang dalam keparatnya sistem patriarkis. Tapi Tuhan enggak buta. Barangkali di neraka penis lo akan dipaksa dimasukin mesin pencacah daging yang penuh kobar api.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;10.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Fakta yang paling bikin kita semua kelojotan multiorgasme adalah kalo lo sakit, lo bisa berobat ke luar negeri. Beda sama si miskin yang perlu waktu lama nunggu di koridor rumah sakit dengan harapan hidup 30 persen akibat ketabrak mobil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;11.&lt;/span&gt;&amp;nbsp;Kalo lo pejabat yang ogah jadi saksi kasus korupsi terus jadi buronan, lo bisa pergi ke luar negeri dengan alibi buat berobat. Sialnya lo enggak tahu kalo kepolisian kita mungkin pake jasa Ki Joko Bodo atau sejenisnya buat ngelacak pejabat nakal tukang korup kayak lo. Lo pun ketangkep. Tapi lo punya advokat dan bikin proses persidangan molor bahkan isu pun kemudian dilupakan orang. Apalagi sama aksi lo pura-pura sakit pas sidang. Apa lo enggak takut, Tuhan murka terus ngambil nyawa lo saat itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-599119787490889417?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/599119787490889417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/kalo-lo-kaya-lo-bisa-beli-hukum.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/599119787490889417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/599119787490889417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/kalo-lo-kaya-lo-bisa-beli-hukum.html' title='Kalo Lo Kaya, Lo Bisa Beli Hukum'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-zag0fDUGT4A/Ty5M87bieoI/AAAAAAAAImA/ZZDfU487hTA/s72-c/wer.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-5059823988497880049</id><published>2012-02-04T09:25:00.002+07:00</published><updated>2012-02-04T09:25:31.212+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Urban Critics'/><title type='text'>Pengalaman Anak Kos tentang Anak Kos</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RzSKgun00zY/TyyUZC3iSBI/AAAAAAAAIlw/U3R-GJzckq0/s1600/wer.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-RzSKgun00zY/TyyUZC3iSBI/AAAAAAAAIlw/U3R-GJzckq0/s1600/wer.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;MENJADI anak kos yang telah saya jalani bertahun-tahun memberikan kesan impresif tersendiri dalam perjalanan hidup saya. Bagaimana saya bisa hidup jauh dari keluarga dan bertanggung jawab akan diri sendiri. Apalagi di kota ini, saya tidak punya kerabat keluarga. Tentulah hal ini juga dialami baik mahasiswa atau pekerja pendatang. Dan itu tidak jadi soal selama kita bisa berbuat hal yang baik sebagai seorang perantau.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana pengalaman, tentu banyak hal-hal unik dan menggelitik (setelah digelitik Apriyani) dan juga yang bikin sewot selama saya nge-kos. Mau tahu kisahnya, jilati saja semuanya sampai mengaduh sampai gaduh! =-=&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pengalaman Asyik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;1. Kumpul-Kumpul&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Enaknya kumpul-kumpul sama teman yang sudah saya kenal betul. &amp;nbsp;Meski enggak setiap waktu, kami suka kumpul-kumpul di kosan dan berdiskusi. Awalnya, sih, cuma ngobrol-ngobrol biasa. Tapi lama kelamaan malah bahas satu topik. Hal ini sangat menyenangkan karena dengan begitu kami jadi saling dekat dan hangat (?). Yeah, saya sangat tidak melupakan masa-masa itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-016.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-016.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;2. Beli Makan Bareng&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini adalah hal yang paling umum dilakukan anak kos. Karena enggak mau sendirian beli makan di warung nasi atau di tempat makan, mereka lebih memilih jalan bareng sama temen. Biasanya nyari makan malam. Dulu, kalau enggak sama temen kosan sebelah, saya suka rame-rame beli makan sama penghuni kos lain. Akhirnya kami kayak geng dengan 7 anggota. Buset, ye. Banyak amir. Yeah, kalau dipikir-pikir mah malah kayak boyband. Soalnya banyak yang cute, sih.&amp;nbsp;Termasuk saya (dipecut Mak Gundo).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-006.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-006.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;3. Salat Tarawih Bareng&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biasanya kami giat banget salat tarawih di hari-hari pertama bulan puasa. Ke sananya mah malah jarang atau lebih suka tarawih sendirian di kamar. Tapi setiap ramadannya kami pasti nyobain taraweh di mesjid kampus. Dan untuk ke sana, seperti biasanya kami jalan kaki dan jaraknya lumayan jauh! Tapi, itu adalah hal yang paling mengasyikan dan menghangatkan pertemanan yang sudah hangat ;3 .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-013.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-013.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;4. Nitip Binatang Peliharaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau saya pulang kampung, biasanya saya nitip peliharaan saya ke temen kos. Apakah peliharaan saya? Kucing mal? Bukan, dong. Masak kucing melihara kucing? Jenglot? Plis, deh. Entar ane dituduh penyebar santet, lagi. Yah, kalau di kosan mah saya suka melihara ikan. Itu pun dijabanin enggak lama. Soalnya karena sibuk, ikannya pada mati, deh. Heuheu. Jadi titiplah ikanmu ke teman kamu kalau kamu pulang kandang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-016.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-016.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;5. Nonton Film Bareng&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang ini, nih, yang seru. Lebih sering, sih, nonton di kamar rame-rame, dengan lampu yang dimatiin. Tenang! Kami enggak nonton bokep, kok (bokep = boneka keparat). Bagaimana pun kami hanyalah kumpulan cowok-cowok innocent yang soleh, yang tentulah cuma nonton film-film American Pie (euh?). Ya endaklah. Kami nonton film horor dan komedi biasanya. Kayak Scary Movie. Dan selain itu, sesekali kami nonton bioskop di daerah Kalapa. Maklum murah. Cuma sepuluh rebu per tiket. Heu..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-004.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-004.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;6. Ke Supermarket Bareng&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini juga hal yang lumayan sering saya dan teman-teman kos saya lakukan. Biasanya setiap minggu kami punya jadwal khusus buat ke Supermarket. Paling cuma beli makanan instan untuk seminggu. Yang namanya anak kos ga jauh-jauh sama mi instan atau roti dan selai. Dan biasanya, kami ke sana pas malam-malam sepulang aktifitas siang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-007.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-007.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;7. Ngaliwet&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ngaliwet adalah aktipitas makan nasi liwet bareng-bareng. Biasanya ini dilakukan masyarakat Sunda. Terutama di daerah Bandung yang notabene merupakan kota yang banyak mahasiswa perantauan. Alahasil kebiasaan ini menyebar ke orang-orang non parahiyangan. Well, nasi liwet adalah nasi yang dibuat khusus biasanya dengan menggunakan rice cooker dengan taburan rempah-rempah. Setelah itu di sekitar nasi, disediakan lauk pauk semacam tempe, telor, dan kemudian di makan sama-sama. Bahkan lebih sering yang satu besar mangkuk dimakan tanpa sendok secara beramai-ramai. Ini adalah aktipitas yang seru dan bener kata orang, makan rame-rame itu lebih kenyang daripada makan sendiri. Y_Y (ikon ironical).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-012.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-012.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pengalaman Nggak Enak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;Penghuni Rusuh&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini paling-paling enggak suka banget. Untungnya dahulu kala, kosan saya terletak di paling ujung. Jadi kekisruhan apapun terdengar samar. Pernah juga deketan banget sama anak kos yang tiap malam gigitaran dan ngobrol-ngobrol ampe tengah malam. Ya, pindah kamarlah saya. Entahlah, kalau hal itu dilakukan di beberapa kesempatan, sih, saya maklumin. Tapi kalau udah sering, kayaknya kepengen lempar mereka pake jeroan Apriyani!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-014.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-014.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;2. Kamar Digeledah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah pengalaman paling mengesalkan yang pernah saya alami ketika saya berada di tempat kos lain. Gara teman kosan sebelah ke kamar mandi, terus pas dia balik, handphonenya enggak ada. Dia dan temen-temen lain berinisiatif menggeledah kamar satu persatu. Salah sendiri kalau ke kamar mandi enggak dikunci. Dan tahu sendiri yang namanya anak kos, meski jendela dibuka, tapi enggak merhatiin apa yang terjadi di luar. Kesimpulannya handphonenya dimaling orang-orang yang bisasa nawarin bubuk Abate. Gara-gara penggeledahan itu, barang-barang privasi saya diacak-acak. Ampe lemari isi pakaian yang salah satu kotaknya isi cangcut semua dipereksa. Meong banget.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-005.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-005.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;3. Kolor Hilang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Enggak tahu kenapa. Kaos-kaos yang dijemur pada utuh, tapi kenapa satu kolor saya ilang? Saya pun menduga itu kolor terbawa angin lalu numplek di selokan. Habis perkara. Tapi ketika hal ini terjadi berulang kali, saya pun menaruh curiga. Apa mungkin ada yang nyolong CD saya? Apalagi pas kasus ilang daleman di kamar mandi. Waktu itu pas udah mandi, daleman digantung di balik pintu dan lupa dibawa lagi. Pas mau ke kamar mandi, itu cangcut udah enggak ada. =-=&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-010.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="boyemo" border="0" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-010.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;4.&amp;nbsp;Nemu Soptek Bekas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah risiko sekos di lingkungan unisex. Ketika soptek/pembalut basah ditemui di kamar mandi. Yah, satu dua kali bisa dimaklum. Tapi kalau kelamaan bisa rusak citra perempuan. Namun hal kayak begitu tidak terjadi lagi setelah mendapatkan teguran. Padahal, manusia waras biasanya akan menimbun sampah pribadi mereka agar enggak keliatan publik. Apalagi itu bekas dipake pagina.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="boyemo" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-003.gif" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;5. Tai di Lubang WC&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Enggak enak, kan? Pas mau ke kamar mandi, kita ngehirup aroma tai? Itu sih, enggak apa-apa. Risiko pake kamar mandi umum. Tapi gimana kalau ada sisa-sisa tai di lobang WC. Wah, parah banget, dah. Kalau udah gini, ya, terpaksa guyur sendiri dan kita enggak bisa nebak siapa yang modol sembarangan kayak begitu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-TNCR6hWrFcE/TyyUKeD8g6I/AAAAAAAAIlo/D1-zmomhiSo/s1600/450px-Human_Feces_Bristol_Stool_Chart_Type_4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-TNCR6hWrFcE/TyyUKeD8g6I/AAAAAAAAIlo/D1-zmomhiSo/s200/450px-Human_Feces_Bristol_Stool_Chart_Type_4.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;img alt="boyemo" src="http://i306.photobucket.com/albums/nn252/cebong_ipit/ALL%20EMOTICON/boy/boy-emoticon-012.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Foto sampul:&amp;nbsp;&lt;a href="http://cumainfoku.blogspot.com/2010_05_01_archive.html"&gt;http://cumainfoku.blogspot.com&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Foto tai: Google Emoicon:&amp;nbsp;&lt;a href="http://emocutez.com/"&gt;emocutez.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-5059823988497880049?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/5059823988497880049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/pengalaman-anak-kos-tentang-anak-kos.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5059823988497880049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5059823988497880049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/pengalaman-anak-kos-tentang-anak-kos.html' title='Pengalaman Anak Kos tentang Anak Kos'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-RzSKgun00zY/TyyUZC3iSBI/AAAAAAAAIlw/U3R-GJzckq0/s72-c/wer.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-2629706662248872523</id><published>2012-02-04T01:18:00.001+07:00</published><updated>2012-02-04T01:18:20.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to the Oscars 2012: Midnight in Paris</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iEriwsj43Js/TywkLnRbGiI/AAAAAAAAIlg/-rPAUHomtek/s1600/ghfgjj.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-iEriwsj43Js/TywkLnRbGiI/AAAAAAAAIlg/-rPAUHomtek/s1600/ghfgjj.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SEJUJURNYA saya enggak suka akting Owen Wilson yang sering main sebagai komedian di &amp;nbsp;film-film komedi. Beruntung, nama Rachael Mc Adams, Katthy Bathes, dan Adrien Brody bikin saya semangat nonton film nominasi Oscar ini. Apalagi ketika nyimak, opening scene-nya aja udah bikin jatuh cinta. Selebihnya, film ini sastrawi banget karena selain mengambil tema sastra, tema film ini ternyata surealis.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Opening Scene dibuka dengan gambar Kota Paris dari pagi sampai malam hari selama kurang lebih 3 menit. Seolah sutradara ingin mengukuhkan kalau filmnya sangat Perancis dengan latar perkotaan yang indah. Dan adalah Gil &amp;nbsp;Pender (Owen Wilson), seorang penulis naskah film yang kemudian akan merampungkan novelnya yang mengambil tema masa lalu, dengan metafornya yaitu: toko nostaligia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia sedang liburan bersama calon istrinya, Inez (Rachel McAdams) di Paris. Sialnya Inez membawa dua orangtuanya yang sebenarnya tidak terlalu menyetujui hubungan sang anak dengan Gil. Karena seorang penulis identik dengan hal-hal yang berbau idealisme dan introvert, Gil tidak senang dengan basa-basi sosialita teman-teman Inez. Alhasil, Gil lebih memilih jalan-jalan sendirian ketimbang ikut acara teman-teman Inez.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-t4EjSC1YBiM/TywjfnCq9rI/AAAAAAAAIlY/Zh-0E9HdrGc/s1600/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(016137)01-02-27%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://2.bp.blogspot.com/-t4EjSC1YBiM/TywjfnCq9rI/AAAAAAAAIlY/Zh-0E9HdrGc/s320/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(016137)01-02-27%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-StaeSx9pwRE/TywjTRvM8kI/AAAAAAAAIlA/2wtB-UYEyLM/s1600/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(091799)01-03-00%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-StaeSx9pwRE/TywjTRvM8kI/AAAAAAAAIlA/2wtB-UYEyLM/s320/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(091799)01-03-00%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai di suatu tengah malam di sudut Paris, sebuah mobil kuno mengendara dan parkir di sampingnya. Gil pun diajak oleh para penumpang yang ternyata adalah tokoh-tokoh terkenal di masa lalu. Dia bertemu dengan penulis, Scott (Tom Giddlestin) dan Zelda Flitzgerald (Alisson Pill). Keduanya mengajak Gil ke sebuah rumah yang ternyata ditempati penulis terkenal Pablo Picasso (Marcial Di Fonzo Bo). Saat itu Gertrude Stein (Kathy Bates) sedang mengkritisi lukisan Pablo yang sedang melukis representasi Adriana (Marion Colliard), seorang gadis cantik yang ingin belajar dunia fashion di Paris. Tak hanya itu, &amp;nbsp;Gil juga bertemu dengan penulis favoritnya Ernest Hemingway, seorang lelaki yang blak-blakan dan tanpa basa-basi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-AwixwRfzlIQ/TywjOSCAKmI/AAAAAAAAIkw/tKntOBGbQCk/s1600/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(064077)01-03-25%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-AwixwRfzlIQ/TywjOSCAKmI/AAAAAAAAIkw/tKntOBGbQCk/s320/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(064077)01-03-25%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, Gil punya dunianya sendiri yang akan selalu ia alami pada tengah malam. Hal ini membuatnya dilema karena ternyata dia jatuh cinta dengan Adriana. Sementara di dunia nyata, dia akan menikah dengan Inez. Bagaimanakah langkah yang ditempuh Gil kemudian? Memilih masa lalu atau masa depan?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Midnight in Paris: Film Romantik Sureal yang Sangat Paris&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kayaknya Oscar tahun ini sedang demen-demennya milih film-film berbau Perancis. Unsur-unsur itu terdapat dalam film Hugo, The Artist, dan tentu saja Midnight in Paris (MIP). Ada pula film animasi dari Perancis yang masuk Animasi Terbaik: A Cat in Paris, yang tentunya akan di-review sebentar lagi. Heu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun dalam MIP, kita akan menemukan tipe film ala Amerika dengan gaya yang berbeda. Sutradaranya cadas bener ngasih kita scene demi scene jalanan Kota Paris yang indah. Kemudian, sebagian besar scene dilakukan secara outdoor. Aroma Paris enggak hanya terlihat dari latar, melainkan dari musik dan lafal Perancis beberapa aktornya. Permainan ensemble aktor pun seperti biasanya bagus. Tapi karena saking semuanya bermain di porsi yang cukup dan aman, &amp;nbsp;film ini tidak mendapat nominasi di kategori akting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-IuqFYGfZees/TywjdBJucxI/AAAAAAAAIlQ/A3M0rrD4hcM/s1600/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(012560)01-03-30%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-IuqFYGfZees/TywjdBJucxI/AAAAAAAAIlQ/A3M0rrD4hcM/s320/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(012560)01-03-30%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MIP mendapatkan 4 nominasi Oscar yaitu Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Tata Artistik Terbaik, dan Naskah Asli Terbaik. Di beberapa penghargaan, film ini mendapatkan penghargaan di segi naskah. Jadi bisa saya prediksi kalah MIP akan membawa Oscar di kategori ini. Orisinalitas Woody Allen (aktor, penulis naskah, dan sutradara peraih Oscar) sebagai penulis patut diacungi jempol. MIP punya &amp;nbsp;ide cerita (istilah blogger film mah 'premis') segar ketika dua dimensi waktu yang berbeda, disatukan 'seenak udel sendiri' dengan alibi kejaiban di setiap tengah malam di Kota Paris.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penonton yang membayangkan ini akan menjadi komedi romantis berkadar pekat, mungkin akan mengerutkan kening. Terlebih bagi penonton awam yang tidak mengenal tokoh-tokoh terkenal di dunia sastra dan seni seperti Hemingway atau Pablo. MIP bisa saja membikin puyeng penonton yang berharap mendapatkan drama komedi romantis ala Amerika seperti yang sudah-sudah. Tapi seperti poster filmnya yang menggabungkan ilustrasi kenyataan (Gil berjalan) dan langit animasi (perwakilan masa lalu), maka begitulah film ini berjalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun mata kita dijamin akan adem sendiri dengan sinematografi yang lembut terutama di scene restoran tua. Sebagian pengambilan gambar juga dilakukan dalam sekali take di 20 menit &amp;nbsp;film berlangsung, sehingga kita dengan leluasa melihat secara detil jalanan Paris.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MIP barangkali akan menggondol penghargaan Best Original Screenplay, itu pun harus bersaing ketat dengan The Artist. Yang jelas film ini tidak akan meraih Best Picture karena punya kemungkinan yang kecil. MIP hanya akan menjadi daftar saja dalam jajaran 9 film terbaik Oscar sepanjang tahun 2011.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Midnight in Paris &lt;/b&gt;(Tengah Malam di Paris) &lt;i&gt;Produksi: &lt;/i&gt;Gravier Productions/Mediapro/Televisió de Catalunya (TV3)/Versátil Cinema, 2011) &lt;b&gt;Sutradara&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Woody &lt;b&gt;Pemain:&lt;/b&gt; Owen Wilson, Rachel McAdams, Kathy Bates, Adrien Brody &lt;b&gt;Musik&lt;/b&gt; Stephane Wrembel&lt;b&gt; Tata Kamera&lt;/b&gt; Darius Khondji, Johanne Debas &lt;b&gt;Editing &lt;/b&gt;Alisa Lepselter P&lt;b&gt;Durasi &lt;/b&gt;&amp;nbsp;94 menit &lt;b&gt;Negara&lt;/b&gt; Amerika Serikat &lt;b&gt;Bahasa&lt;/b&gt; Inggris, Perancis &lt;b&gt;Rilis: &lt;/b&gt;20 Mei 2011&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8qe8yexa7Ik/TywjQVjBQuI/AAAAAAAAIk4/ODwOi81Idf4/s1600/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(080321)01-03-13%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-8qe8yexa7Ik/TywjQVjBQuI/AAAAAAAAIk4/ODwOi81Idf4/s320/Midnight+in+Paris+(2011)+DVDRip%5B(080321)01-03-13%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penyutradaraan:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Akting:&lt;/b&gt; 7,5 &lt;b&gt;Cerita:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Tata Kamera: &lt;/b&gt;8.5 &lt;b&gt;Artistik: &lt;/b&gt;8 &lt;b&gt;Editing: &lt;/b&gt;7 Musik: 7.5&lt;b&gt; Best Quote:&lt;/b&gt; Gertrude Stein mengomentari naskah Gil. She said: Tugas seorang seniman adalah untuk tidak menyerah dan putus asa, tetapi mencari solusi sebelum ketiadaan eksistensi.Dan tulisanmu mengandung suara patah semangat yang kuat. Jangan terlalu mengalah. &lt;b&gt;Best Scene:&lt;/b&gt; Pertemuan kocak Gil dengan Salvaldor Dali. Meski akting Adrien sebentar, namun dia mencuri perhatian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Score: 8/10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-2629706662248872523?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/2629706662248872523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/road-to-oscars-2012-midnight-in-paris.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/2629706662248872523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/2629706662248872523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/road-to-oscars-2012-midnight-in-paris.html' title='Road to the Oscars 2012: Midnight in Paris'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-iEriwsj43Js/TywkLnRbGiI/AAAAAAAAIlg/-rPAUHomtek/s72-c/ghfgjj.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-7032423277181523731</id><published>2012-02-02T19:00:00.001+07:00</published><updated>2012-02-03T19:26:29.654+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Urban Critics'/><title type='text'>Sebelas Kebiasaan Buruk Cewek yang Bikin Ill Feel Cowok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wXveRr79ba0/Typ6NPjNBDI/AAAAAAAAIj0/DUuhl_GGSCU/s1600/ghfgjj.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-wXveRr79ba0/Typ6NPjNBDI/AAAAAAAAIj0/DUuhl_GGSCU/s1600/ghfgjj.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;CEWEK-cewek emang punya waktu luang lebih banyak terutama dalam urusan menyampaikan kisah cinta dan kegalauan hati mereka. Tanpa sadar, mereka mosisiin lelaki di areal minor. Padahal mereka butuh juga yang namanya laki buat mengusir kehausannya akan cinta. Heu. Artikel ini &amp;nbsp;diperuntukkan untuk para cewek agar mendapat pandangan lain di sisi cowok. Mengenai, betapa cowok juga bisa ill feel sama cewek.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;1.&amp;nbsp;Jiji'an, Pobia'an, Manja'an&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-SLFKZ18yRiI/Typzm8ax0II/AAAAAAAAIjE/0acKghmeFw8/s1600/ASD.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-SLFKZ18yRiI/Typzm8ax0II/AAAAAAAAIjE/0acKghmeFw8/s200/ASD.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Sebenarnya kebiasaan ini malah bikin cowok pada mupeng. Misalnya kalau nemu cewek yang jijian sama sesuatu (taruhlah takut sama taik kotok), maka dengan manjanya dia akan ngeri-ngeri takut. Dengan sigap si cowok pun sok melindungi dengan melukin si cewek (kesempatan dalam kesempitan ;3). Enggak heran si cowok kemudian suka ngajak ceweknya ke perkampungan yang penuh dengan ayam-ayam yang suka modol sembarangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kalau hal ini dilakukan berlebihan, bisa bikin cowok kesel, lho. Misalnya dengan &amp;nbsp;parno yang berlebihan sama sinar matahari. Karena enggak mau kulitnya item, si cewek rela pake payung saat jalan ama cowoknya. Hal ini bikin cowok enggak nyaman, karena selain suka kesambet payung si cewek, si cowok juga enggak nyaman dilihatin orang-orang. Jadinya malah mirip kacung alias sopir ketimbang dilihat sebagai cowoknya si cewek berpayung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2. Suka Kegeeran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uXmjXscUA5c/TypzT85Gw9I/AAAAAAAAIiM/OkcQFG_cGuM/s1600/DFG.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-uXmjXscUA5c/TypzT85Gw9I/AAAAAAAAIiM/OkcQFG_cGuM/s200/DFG.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Wahai, para hawa yang jelita dan juga mulia. Kenapa kalian kerap GR dalam menanggapi pertemanan yang diluangkan teman cowok kamu. Kamu mengartikan pertemanan akrab itu sebagai pendekatan yang dilancarkan teman cowok kepadamu. Padahal si cowok cuma nganggep kamu temen biasa!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari saat saya SMA, saya biasa nelepon temen-temen baik ke temen cowok maupun temen cewek. Salah satunya kerap menelepon temen cewek yang konon paling cantik di sekolah. Lucunya, dia kemudian memberikan saya puisi berisi penolakan cinta. Saya pun garuk-garuk bulu kaki teman, maksudnya HALOOO... kapan saya nembak situ? Saya memperlakukan teman perempuan sebatas teman, tanpa tendensi pedekate atau sejenisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3. Pas Suka Dipuja, Pas Ditolak Dicaci&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Exditi-O90E/TypzeLGD3FI/AAAAAAAAIis/KIGayHjTCXg/s1600/XVSD.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-Exditi-O90E/TypzeLGD3FI/AAAAAAAAIis/KIGayHjTCXg/s200/XVSD.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Exditi-O90E/TypzeLGD3FI/AAAAAAAAIis/KIGayHjTCXg/s1600/XVSD.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cewek punya antusiasme yang besar kalau nemu cowok idamannya. &amp;nbsp;Mereka enggak segan-segan nunjukin kekagumannya dengan ngasih perhatian, SMS-SMS, respons status fesbuk atau mention-mention via twitter, bahkan mungkin ampe nyolong CD si cowok (CD = compact disc).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi apa jadinya kalau si cowok kemudian enggak respons aktipitas si cewek, bahkan cenderung dingin dan terkesan menolak. Alhasil, hal-hal negatif dari si cowok yang awalnya dimaklum mendadak jadi masalah besar. Aksi sindir menyindir pun dilayangkannya di social media. Antusiasme yang dulu menggebu pun luntur dan berubah menjadi antipati yang dilayangkan samar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;4. Doyan Lihat-Lihat Barang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MDaRPVW7qus/TypzazvJErI/AAAAAAAAIic/MyVrs1G9cIg/s1600/CXV.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-MDaRPVW7qus/TypzazvJErI/AAAAAAAAIic/MyVrs1G9cIg/s200/CXV.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Eits! Jangan ngeres dulu! (sapa juga yang ngeres). Tapi barang di sini adalah barang-barang pernak-pernik atau pakaian. Biasanya kalangan cewek ini betah banget kalau masuk ke distro atau toko pernak-pernik. Biasanya mereka cuma lihat-lihat doang. Kalaupun mau beli baju misalnya, pertimbangannya bisa sampai sejam. Coba baju ini itu, bolak-balik ke kamar ganti. Masih mending beli, ada pula yang malah enggak beli karena enggak cocok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika saya jalan ke supermarket bersama temen cewek saya. Di sana dia sedang membeli perkakas dapur yang murah-murah. Dan tebak, dia menghabiskan satu jam untuk memilih-milih toples, tempat piring, sampai baskom. O M G (oncom madu gehu). Pernah juga jalan sama ehem-ehem dan dia masuk toko sepatu. Udah nyoba sana-sini beberapa spokat en dilayani penjaganya. Ampe akhirnya, dia enggak beli satu pun. Si Mbak-mbak penjaga toko pun tersenyum ngenes. Kowawa!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;5. Ngumpulin Masa!&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-skMLoaD6XN8/TypziUGwhnI/AAAAAAAAIi8/ZQcSkIoaZGo/s1600/RW.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-skMLoaD6XN8/TypziUGwhnI/AAAAAAAAIi8/ZQcSkIoaZGo/s200/RW.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cewek emang jago banget narik simpati orang dengan wujud muka mereka yang innocent. Enggak temen, enggak gebetannya, dibuat percaya sama kata-katanya. Caranya cukup gampang, kok. Posisiin aja diri sendiri sebagai korban. Mulai dari digantungin si A lah, diselingkuhin si A lah. Sampai-sampai nama si A jadi jelek parah. Padahal kalau mandang secara luas, si A enggak salah-salah amat. Beginilah kalau cewek udah sakit hati. Mereka enggak main pisik, tapi pake politik kata-kata! E E EEEEA!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;6. Ngambeg Tiba-Tiba&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-eBdPYLLi8rM/TypzYZtLznI/AAAAAAAAIiU/b5y07IMtRoc/s1600/XCV.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-eBdPYLLi8rM/TypzYZtLznI/AAAAAAAAIiU/b5y07IMtRoc/s200/XCV.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Ini, nih, yang bikin kesabaran cowok diuji. Dan kalangan cowok puber biasanya enggak menyadari ini. Tapi cewek emang punya kompleksitas yang cukup rumit ketimbang cowok. Ini karena cewek punya PMS! MASYA ALLAH! Maksudnya Penyakit Menular Seksual? Bukan, dong (takol pake liontin kucing garong). PMS itu singkatan dari Sindrom Pramenstruasi. Gelagat cewek akan lebih sensitif bin mudah tersinggung karena sesuatu yang sepele. Ini bikin cowok bingung banget. Cowok mana tahu kalau ceweknya sedang berpembalut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepengennya, sih, si cewek bilang gini ke cowoknya. "Maaf, Yang. Aku lagi PMS ..."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi si cowok malah terkejut, "ya, ampun! Berarti kamu menularkannya ke aku!"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Maksudnya Sindrom Pramenstruasi, woy!"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Lega ...."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Jadi maaf, kalau aku akan sensitif selama jalan sama kamu hari ini."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"No problemo. Asal kamu tidak PMS yang itu, aku sih enggak masalah, Heuheu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;".... "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;7. Suka Gosip&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8rMRWA1gvSY/Typ05kc0uzI/AAAAAAAAIjU/RTbR1L-YMgk/s1600/erwt46.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-8rMRWA1gvSY/Typ05kc0uzI/AAAAAAAAIjU/RTbR1L-YMgk/s200/erwt46.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sadar atau enggak sadar, cewek itu punya banyak hal untuk diobrolkan. Interaksi mereka, kan, lebih kuat di dialog. Sehingga, meski niatnya enggak menggunjing, tapi mereka kerap kali membuka percakapan dengan membicarakan kejelekan orang lain. Enggak hanya dari kalangan artis, tapi lebih sering ngomongin temen sendiri. Hal ini bikin cowok lumayan risih. Namun mereka nganggep semua itu hal yang wajar karena rasa sayangnya ke si cewek.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;8. Ingin Dimengerti Tanpa Mau Mengerti Orang Lain&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RfR0WYYDhXY/TypzchBU0yI/AAAAAAAAIik/hHqL_YZmuio/s1600/WR.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-RfR0WYYDhXY/TypzchBU0yI/AAAAAAAAIik/hHqL_YZmuio/s200/WR.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin hal ini lebih identik ke faktor kepribadian, tapi karena cewek terutama di kalangan ababil sedang masa pubertas, maka mereka maunya semua orang mengerti posisi dia. Jadi apa-apa yang membuatnya tidak sreg, dianggap tidak mengerti keadaannya. Misalnya pacarnya enggak bisa ngajak jalan, si cewek pun ngerasa cowoknya enggak perhatian. Atau saat orang-orang di rumah nyalahin dia gara-gara sering naro CD (kali ini singkatan dari Celana Dalam) sembarangan. Dia pun yakin seratus persen orang-orang enggak mau ngertiin posisi dia.Oh ya, ampun. Haruskah orang-orang sedunia melakukan kebiasaan naro CD sembarangan agar dia merasa dimengerti?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;9. Responsif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qexflOOgdNY/TypzgNXH2xI/AAAAAAAAIi0/lAC6BkedGUE/s1600/WER.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-qexflOOgdNY/TypzgNXH2xI/AAAAAAAAIi0/lAC6BkedGUE/s200/WER.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Forum-forum kerap diisi dengan caci maki super nyeletit dari pengkomen yang entah siapa. Tapi facebook dan twitter lebih menunjukkan identitas dari pelaku yang kurang memperhatikan aspek emosionalnya itu. Dan twit war kerap kali dilakukan kalangan cewek. Mereka enggak segan-segan nunjukin ketidaksukaanya sama seseorang dengan main mention. Seperti yang terjadi sama saya, seekor nejius yang dikenal dengan Miss Cum Laude 2010 mengatai saya maho-maho dan sejenisnya via twitter. Saya hanya bisa ngelus dada kucing mal mengingat wujudnya serupa dengan tingkah lakunya. Sebab kata sepupu saya, jadi nilai lebih kalau si pemaki itu cewek yang manis bin cantik. Tapi plis, deh, udah mah muka pas-pasan. Perilakunya pas-pasan pula (hahah. Dalem ya. Bukan saya yang ngomong, lho).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;10. Suka Mendramatisir Diri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zk5-xuGG_JU/TyuokFxT3jI/AAAAAAAAIko/FsJyxrWqmZc/s1600/cb.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-zk5-xuGG_JU/TyuokFxT3jI/AAAAAAAAIko/FsJyxrWqmZc/s200/cb.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;Cewek paling suka mengatakan hal serba berkebalikan dengan apa yang sebenarnya ingin mereka sampaikan. Misalnya mereka upload foto mereka dengan caption 'si jelek'. Padahal mereka ingin ada respon yang mengatakan bahwa mereka enggak jelek, kok. Tapi cantik. Gitu juga dengan dumelan cewek seperti, gue gendut, gue jomblo enggak laku, atau lebih sering: "gue jelek banget, ya?". Padahal itu ditujukannya agar mencari simpati (baca: akal-akalan). Karena sebenaranya dia kepengen didukung dan disemangati. Lucunya, kalau kita respons: iya, kamu jelek, kamu gendut, kamu nggak laku. Biasanya mereka akan pundung alias bete sendiri. :v&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;11.Kalau ke Toilet Lama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--uPXWx8K8Ns/Typ3DsXLyVI/AAAAAAAAIjc/TMeiFXHCcSg/s1600/gjf.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/--uPXWx8K8Ns/Typ3DsXLyVI/AAAAAAAAIjc/TMeiFXHCcSg/s200/gjf.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para gundukan, kasihanilah para cowok yang harus menunggu Anda-Anda sekalian kalau udah masuk toilet mal. Terutama jika kami sedang jalan dengan Anda-Anda ke mal. &amp;nbsp;Kami tahu proses pipis kalian tidaklah sepraktis kaum batangan, Kalau kami pipis di gorong-gorong pun jadi, kalau kalian perlu jongkok lebih dulu, itu pun setelah memperhatikan keadaan WC sekira 5 menit demi memastikan semuanya aman dan bersih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu pipis pun berlangsung sekira 10 menit ditambah kembali memakai celana dalam dan memastikan semuanya bersih, total waktu 15 menit. Tak cukup sampai di situ, kalian harus memperbaiki make up kalian dengan mematung di depan cermin wastafel sampai 15 menit. Itu berarti kami harus menunggu sampai setengah jam lebih! Terutama kalau kalian sedang bersoptek ria. Ini setara dengan durasi tayangan infoTAInment!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami sebenarnya tidak masalah, toh kalian mempercantik diri agar kami semua bangga punya gandengan yang seger. . Fakta yang lebih mencengangkan adalah, bahwa kami bisa mampir dulu ke timezone untuk mengusir jenuh.&amp;nbsp;Tapi jangan salahkan kami kalau ketika Anda di kamar mandi, mata kami jelalatan kemana-mana bahkan sempat kenalan ama cewek lain dan tukeran hape.&amp;nbsp;Yeah, ketimbang nunggu kalian dan dikira penjaga toilet.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian, sekilas inpo. Enggak perlu masukin hati, namanya juga argumen gila dari sudut pandang batangan yang penuh selera humor. Dibalik itu semua, perempuan tentu saja punya tempat terhormat &amp;nbsp;dalam kehidupan. KOWAWA!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-tdwI0DPffcM/Typ02ugcCsI/AAAAAAAAIjM/dZpg0iJk8WE/s1600/retey.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-tdwI0DPffcM/Typ02ugcCsI/AAAAAAAAIjM/dZpg0iJk8WE/s320/retey.JPG" style="cursor: move;" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Foto: Google, facebook, pribadi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-7032423277181523731?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/7032423277181523731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/10-kebiasaan-buruk-cewek-yang-bikin-ill.html#comment-form' title='27 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7032423277181523731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7032423277181523731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/10-kebiasaan-buruk-cewek-yang-bikin-ill.html' title='Sebelas Kebiasaan Buruk Cewek yang Bikin Ill Feel Cowok'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wXveRr79ba0/Typ6NPjNBDI/AAAAAAAAIj0/DUuhl_GGSCU/s72-c/ghfgjj.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-6815112555591060882</id><published>2012-02-01T17:30:00.000+07:00</published><updated>2012-02-01T17:30:02.905+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to the Oscars 2012:  Hugo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5ZsbCIsV4tU/TykQpJH9ePI/AAAAAAAAIgg/dnrdComuuf0/s1600/tu.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-5ZsbCIsV4tU/TykQpJH9ePI/AAAAAAAAIgg/dnrdComuuf0/s1600/tu.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;KITA mungkin mengira kalau Hugo adalah sejenis film anak-anak seperti &lt;i&gt;The Golden Compas &lt;/i&gt;atau film franchise seperti &lt;i&gt;Harry Potter &lt;/i&gt;atau &lt;i&gt;Narnia.&lt;/i&gt; Namun, Hugo membawa elemen dewasa terutama saat menguak asal mula pembuatan film di Perancis. Selain itu, Hugo menjadi film dengan peraih nominasi Oscar terbanyak (11 nominasi termasuk film terbaik) dan tentu paling epic dengan segala tata teknis yang mumpuni.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan konsep 3D, film ini akan membuatmu jatuh cinta hanya karena opening scene yang memukau. Dalam hitungan detik, kita akan menyaksikan latar stasiun kereta api di Paris pada tahun 1930-an. Kemudian, seorang bocah lelaki bernama Hugo, terlihat mengintip dibalik jam dinding raksasa yang terletak di stasiun. Sepeninggal ayahnya, Hugo ikut sang paman dan tinggal dalam bangunan jam raksasa. Sayang, sang paman pergi sehingga membuatnya hidup sendirian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3LwL5D3-7kw/TykQnj14TlI/AAAAAAAAIgY/5pi7VArT3Ik/s1600/m,.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-3LwL5D3-7kw/TykQnj14TlI/AAAAAAAAIgY/5pi7VArT3Ik/s1600/m,.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hugo melakukan aktivitasnya dengan menjauhi penjaga stasiun berkaki pincang yang selalu membawa anjing. Penjaga itu kerap mengirimkan anak-anak pencuri ke panti asuhan dengan sepihak. Hugo juga harus mendapatkan makanan dengan mencuri. Namun yang lebih sering dilakukannya adalah mencuri perkakas di toko perbaikan mainan yang dikelola, George Melies, seorang lelaki paruh baya, yang kemudian memergoki Hugo mencuri. Buku berharga peninggalan almarhum ayah Hugo pun diambil. Ini membuat Hugo meminta kembali bukunya meski hasilnya nihil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hugo juga mengingat kembali masa lalunya dengan sang ayah, pengurus museum. Keduanya sering menghabiskan waktu berdua termasuk menonton film bisu. Hugo juga mendapati sebuah robot penggambar sketsa yang rusak, dan dia berjanji untuk memperbaikinya. Sayang, ayah Hugo tewas saat kebakaran terjadi di museum.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, Hugo berkenalan dengan Isabelle, cucu dari George. Hugo dan Isabelle pun berteman dan memecahkan misteri demi misteri yang mengiringi petualangan mereka. Sampai akhirnya keduanya tahu kalau George Melies adalah sutradara terkenal di masa lalu yang menghasilkan ratusan film. Sayang, George membakar film-filmnya akibat rasa frustasi yang dalam akibat konflik yang terjadi di Perancis pada waktu itu. Makanya, George membuat robot yang mampu membuat gambar sketsa film-filmnya. Dan hal inilah yang membuat kehidupan hambar antara Hugo dan George mendadak berwarna.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hugo dan Kans di Oscar 2012&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hugo disutradarai peraih Oscar, Martin Scorsese (meraih Sutradara Terbaik &amp;nbsp;dan Film Terbaik dalam The Departed di Oscar 2007). Dia juga diganjar predikat Best Director untuk Hugo di Golden Globedan menjadi Sutradara dan Film Terbaik di National Board of Review 12.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-me95Y6rhIwY/TykQ1t2RmCI/AAAAAAAAIgw/UTVJX14-JPE/s1600/rye.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-me95Y6rhIwY/TykQ1t2RmCI/AAAAAAAAIgw/UTVJX14-JPE/s1600/rye.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hogo mendapatkan 11 nominasi, untuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Tata Artistik Terbaik, Editing Terbaik, Tata Suara Terbaik, Tata Musik Terbaik, Naskah Adaptasi Terbaik, Mixing Suara Terbaik, &amp;nbsp;Visual Efek Terbaik, Kostum Terbaik, dan Sinematografi Terbaik. Besar kemungkinan, Hugo mendapatkan Oscar untuk kategori teknis seperti Sinematografi, Visual Efek atau Tata Artistik. Itu pun harus bersaing ketat dengan nominator lain yang juga kuat dari segi teknis. Namun dari segi visual efek, Hugo menonjol karena detil perkakas jam dan suasana Paris yang kental di era &amp;nbsp;30-an. Sementara visual efek untuk Transformer 3 yang menjadi pesaing kuat, cenderung tipikal sehingga menjadi tidak istimewa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hugo juga kuat menang di Sinematografi karena penonton bisa leluasa menyaksikan setting Kota Paris juga tokoh dengan leluasa. Penggambaran stasiun juga bangunan dibalik jam raksasa diperlihatkan secara detil. Ini didukung oleh tata artistik dan kostum yang epic.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara kans untuk meraih film terbaik rasanya terbilang minim. The Artist merupakan pesaing kuat meski keduanya memiliki banyak persamaan, yaitu berbicara di era 1920-1930-an, dan sama-sama mengenai film. Sehingga dari keterlihatan luar, Hugo setipikal dengan film anak-anak epic lainnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski demikian film hasil adaptasi dari novel karya &amp;nbsp;Brian Selznick berjudl &lt;i&gt;The Invention of Hugo Cabret&amp;nbsp;&lt;/i&gt;ini layak ditonton anak-anak maupun dewasa karena pesan moral yang tersampaikan secara mengalir. Bagaimana seorang anak yatim piatu berusaha memperbaiki sesuatu yang akhirnya membuat hidupnya berarti. Begitu pula George Meiles yang semangatnya kembali berada di tangan setelah mengetahui orang-orang yang mengapresiasi karyanya. Takdirlah yang mempertemukan kedua orang yang berada dalam stasiun kereta yang sama itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nice to Know:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;George Melies adalah tokoh nyata, lahir pada 8 Desember 1861 dan meninggal pada 21 Januari 1938. Awalnya ia adalah seorang pesulap, setelah terinspirasi dua orang pembuat film di kotanya Lumiere Brother, dia membuat film dengan tata teknis yang berbeda. Yaitu membuat teknis manusia menghilang atau sejenisnya dengan proses penyuntingan film. Kalian mungkin familiar dengan gambar bulan yang sebelah matanya ditusuk roket. Yah, itu adalah scene dalam film terkenalnya berjudul Perjalanan ke Bulan atau&amp;nbsp;&lt;i&gt;dans Le Voyage la lune &lt;/i&gt;pada 1920.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-bal8bRzG2r8/TykQxXgA4yI/AAAAAAAAIgo/cyZ2Icag-WA/s1600/dfgr.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-bal8bRzG2r8/TykQxXgA4yI/AAAAAAAAIgo/cyZ2Icag-WA/s1600/dfgr.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;1. George diperankan Chloe Moretz &amp;nbsp;2. Perjalanan ke Bulan &amp;nbsp; 3. Sosok George yang asli.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sutradara:&lt;/b&gt; Martin Scorsese &lt;b&gt;Penulis:&lt;/b&gt; John Logan Pemain: Ben Kingsley, Sacha Baron Cohen, Asa Butterfield, Chloe Moretz Rahmat&lt;b&gt; Produksi:&lt;/b&gt; GK Film, Infinitum Nihil, Paramount Pictures &lt;b&gt;Rilis:&lt;/b&gt; 23 November 2011 &lt;b&gt;Durasi:&lt;/b&gt; 128 menit &lt;b&gt;Negara:&lt;/b&gt; Amerika Serikat &lt;b&gt;Bahasa: &lt;/b&gt;Inggris&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penyutradaraan:&lt;/b&gt; 9 &lt;b&gt;Pemain:&lt;/b&gt; 7 &lt;b&gt;Sinematografi: &lt;/b&gt;9,5 &lt;b&gt;Musik: &lt;/b&gt;7 &lt;b&gt;Editing:&lt;/b&gt; 9 &lt;b&gt;Artistik: &lt;/b&gt;9.5 &lt;b&gt;Suara: &lt;/b&gt;9 &lt;b&gt;Visual Efek:&lt;/b&gt; 8&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Best Quote: &lt;/b&gt;Saat Hugo &amp;nbsp;berkata pada istri George yang hendak mengusirnya: "Aku dan ayahku telah memperbaiki robot itu. Hanya itu yang dia tinggalkan kepadaku. Aku perlu tahu apa makna dibalik ini semua." &lt;b&gt;Best Scene: &lt;/b&gt;Adegan mimpi di atas mimpi Hugo. Ketika kereta api yang hendak menabraknya, banting setir dan merusak stasiun, juga ketika Hugo ternyata seorang robot.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-large;"&gt;&lt;span style="line-height: 18px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Score: 9/10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-6815112555591060882?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/6815112555591060882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/road-to-oscars-2012-hugo.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/6815112555591060882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/6815112555591060882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/02/road-to-oscars-2012-hugo.html' title='Road to the Oscars 2012:  Hugo'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-5ZsbCIsV4tU/TykQpJH9ePI/AAAAAAAAIgg/dnrdComuuf0/s72-c/tu.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-4624727329932493039</id><published>2012-01-30T21:57:00.000+07:00</published><updated>2012-01-30T22:21:45.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to the Oscars 2012: A Separation</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-K3rbDIPTY_A/TyauPARCj_I/AAAAAAAAIfU/5hoL0d5a-aM/s1600/cvbcb.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-K3rbDIPTY_A/TyauPARCj_I/AAAAAAAAIfU/5hoL0d5a-aM/s1600/cvbcb.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;SECARA garis besar, film ini berbicara mengenai perceraian. Bagaimana konflik orangtua begitu memberatkan posisi anak. Namun di luar itu, film ini berbicara banyak ketimbang permasalahan rumah tangga. Yaitu isu agama, hukum, patriarki, terwakili dalam karakter-karakter kuat yang mengalir di sepanjang film dengan latar budaya lokal yang kental. A Separation adalah film Iran yang punya kesempatan besar memenangkan Film Asing Terbaik Oscar tahun ini.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film dibuka dengan pengemukaan pendapat sepasang suami istri, Nader dan Simin di muka hakim. Simin (Leila Hatami), seorang istri yang menginginkan pindah ke luar negeri karena tempat yang ditempatinya dirasa &amp;nbsp;tidak cocok untuk perkembangan Tarmeh (Sarina Fahardi), anaknya yang berumur 11 tahun. Namun Nader (Peyman Moaadi) tidak setuju karena harus merawat ayahnya yang sudah tua dan mengidap penyakit alzheimer. Karena Nader tidak menyetujui usul pindah ke luar negeri, Simin pun meminta cerai. Namun Nader tak memberikan talak. Sehingga perceraian yang diinginkan Simin tidak dikabulkan hakim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--9CVRDrJsbo/TyauN80zTBI/AAAAAAAAIfM/DhT7n4cOHmg/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(003304)21-37-45%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://4.bp.blogspot.com/--9CVRDrJsbo/TyauN80zTBI/AAAAAAAAIfM/DhT7n4cOHmg/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(003304)21-37-45%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YeER9yEldi4/TyatPb5PL-I/AAAAAAAAIdk/NPtNfglhiBA/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(075260)21-38-31%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://1.bp.blogspot.com/-YeER9yEldi4/TyatPb5PL-I/AAAAAAAAIdk/NPtNfglhiBA/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(075260)21-38-31%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, Simin memutuskan untuk meninggalkan apartemen yang suami dan anaknya tempati. Dia memilih tinggal di rumah orangtuanya. Atas sarannya, Nader menyewa jasa Razieh, seorang perempuan taat yang sedang hamil dan memiliki seorang putri berusia 5 tahun. Razieh bekerja pada pagi sampai sore untuk mengurus ayah Nader. Namun, dia memiliki halangan karena jarak dari rumah menuju apartemen terbilang jauh. Terlebih saat dia mengetahui kalau pekerjaannya cenderung berat lantaran harus bersentuhan dengan lelaki. Ini terjadi saat ayah Nader buang air kecil di celana, dan setelah konsultasi ke ahli agama lewat telepon, Razieh akhirnya mengganti pakaian orang tua itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari Razieh meninggalkan apartemen untuk sementara bersama anaknya. Nader dan Tarmeh pulang lebih awal dan mendapati rumah kosong. Keduanya terkejut saat mengetahui ayah Nader jatuh dari tempat tidur. Hal ini membuat Nader murka. Terlebih saat mengetahui uang di lacinya hilang. Razieh dan anaknya pun kembali. Nader yang marah mengusir Razieh. Razie yang tidak terima dianggap pencuri berusaha meyakinkan majikannya. Namun Nader mendorong Razieh sampai ke luar apartemen sampai Razier &amp;nbsp;jatuh dari tangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sinilah permasalahan hukum bermula. Kandungan Razier keguguran, hal ini membuat suaminya, Houjat, seorang pengangguran banyak hutang, naik pitam. Di sinilah kita di hadapkan pada ketegangan yang luar biasa. Ketika kita menemukan tokoh yang mungkin menjadi tersangka, namun tidak melupakan tokoh lain yang menyembunyikan sesuatu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cSCiAFp3g3g/TyatR0bjEyI/AAAAAAAAIds/aLJRplewNu4/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(115583)21-38-55%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://3.bp.blogspot.com/-cSCiAFp3g3g/TyatR0bjEyI/AAAAAAAAIds/aLJRplewNu4/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(115583)21-38-55%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-N6YcglmxaAk/Tyata8O5zwI/AAAAAAAAIeM/mxuF4fvfYVk/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(172853)21-40-09%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://1.bp.blogspot.com/-N6YcglmxaAk/Tyata8O5zwI/AAAAAAAAIeM/mxuF4fvfYVk/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(172853)21-40-09%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas, semua perseteruan ini hanya akan membuat Tarmeh, sebagai anak, berada dalam posisi yang sulit. Untuk kemudian dihadapkan pada pilihan: antara ikut ayah atau ibunya selepas kedua orangtuanya bercerai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;A Separation: Film Sederhana yang Sarat Makna&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jujur saja, ketika melihat sisi sinematografi film ini, ekspektasi saya tidak saya taruh lebih tinggi. Dengan konsep pergerakan kamera yang dinamis, film tetap berjalan baik karena faktor cerita dan kemampuan akting lebih menonjol. Pun mengenai scoring, kita tidak akan mendengarkan musik latar di sepanjang film, kecuali di ending film. Ketika musik menyayat hati mengiringi ending menggantung kisah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A Separation dengan judul asli&amp;nbsp;Jodái-e Náder az Simin&lt;span style="font-family: arial; font-size: x-small;"&gt;,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mencuri perhatian karena konten cerdas yang berani mengatakan banyak hal dengan ide cerita sederhana tanpa tersimak tendensius. Karakter dalam film ini mewakili stereotype tertentu di Iran. Seperti Simin, seorang perempuan muslim modern, yang berani &amp;nbsp;berinisiatif dalam rumah tangganya. Semisal dengan menggagaskan kepindahan ke luar negeri atau inisiatifnya pisah ranjang dengan sang suami. Simin adalah representasi dari perempuan feminis yang mandiri, kuat, namun tetap digambarkan rapuh. Ketika dalam sebuah scene, sesungguhnya dia ingin sang suami melarang kepergian dan memintanya untuk tidak bercerai.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-uEWKUA82L4o/TyatdFReWPI/AAAAAAAAIeU/qziDYPZUhQw/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(071828)21-40-17%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://4.bp.blogspot.com/-uEWKUA82L4o/TyatdFReWPI/AAAAAAAAIeU/qziDYPZUhQw/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(071828)21-40-17%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun kita memang berhadapan dengan tokoh lelaki introvert, cerdas, dan memegang teguh harga diri seperti Nader. Seorang ayah yang lembut dalam mendidik anak perempuan dan merawat ayahnya. Karena sedikit tertutup, dia juga merupakan bom waktu, yang diperlihatkan saat mengusir Razieh karena dituduh lalai dan mencuri uang. Penonton juga akan antipati terhadap tokoh ini karena usahanya infantilnya keluar dari jeratan hukum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara satu keluarga muda lainnya: Razieh dan Houjat, adalah contoh keluarga miskin yang memegang teguh agama. Meski demikian, bukan berarti tanpa cela. Houjat punya temperamen keras lantaran lebih sering mengalami penindasan sosial dari lingkungannya. Sementara Razieh adalah tipikal perempuan yang ingin membantu perekonomian keluarga namun menyembunyikan aktivitas pekerjaan dari pengetahuan suami. Razieh adalah tokoh yang mendapatkan simpati di awal sampai pertengahan film, sampai akhirnya dia mengakui sesuatu yang membuat kita tercengang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-YdoVfSnYqzE/TyatW9zhECI/AAAAAAAAId8/bBAu6g2f2oY/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(166894)21-39-28%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://2.bp.blogspot.com/-YdoVfSnYqzE/TyatW9zhECI/AAAAAAAAId8/bBAu6g2f2oY/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(166894)21-39-28%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-A1bguJL9344/TyathgaTeQI/AAAAAAAAIek/-Ykts1Uh5eo/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(039292)21-37-59%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://4.bp.blogspot.com/-A1bguJL9344/TyathgaTeQI/AAAAAAAAIek/-Ykts1Uh5eo/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(039292)21-37-59%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Tarmeh, adalah anak 11 tahun, duduk di kelas 6 SD yang tidak 'buta'. Dia sengaja tinggal dengan ayahnya agar perceraian orangtuanya tidak terjadi. Karena rasa sayangnya yang begitu kuat terhadap sang ayah, dia pun rela berbohong di hadapan penyidik saat BAP. Sampai akhirnya kita tahu siapalah yang paling menderita dalam &amp;nbsp;film ini. Adalah korban perselisihan orangtua: Tarmeh, yang harus berada di posisi sulit, antara memilih tinggal dengan sang ayah, atau tinggal bersama sang ibu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-7OLyHivBEZg/TyatY80Rd_I/AAAAAAAAIeE/XMzO24ZmifI/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(170582)21-39-45%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://4.bp.blogspot.com/-7OLyHivBEZg/TyatY80Rd_I/AAAAAAAAIeE/XMzO24ZmifI/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(170582)21-39-45%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Somayeh adalah tokoh jenaka di sepanjang film. Penonton akan bersimpati pada sosok anak kecil dengan tampang polos itu. Apalagi saat dia memainkan tabung oksigen ayah Nader. Somayeh menjadi representasi anak-anak yang melihat dengan telanjang, bahwa betapa keras dunia yang dihadapinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-EVt12pxNjzE/TyatjoeCMEI/AAAAAAAAIes/in20DMg509w/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(064285)21-38-13%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://1.bp.blogspot.com/-EVt12pxNjzE/TyatjoeCMEI/AAAAAAAAIes/in20DMg509w/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(064285)21-38-13%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun lebih dari itu, para tokoh ini digambarkan seimbang dan manusiawi. Para tokoh melakukan kekeliruan karena keadaan yang beralasan, tanpa niat jahat, demi kepentingan tertentu, dan di sanalah penonton dengan sendirinya akan menilai dengan bijak, dan tidak memihak. Selain itu penggambaran kompleksitas para tokoh ini digambarkan sedemikian runtun dan rapi sehingga kita menyesal jika melewatkan satu dialog saja. Maklum, setiap dialog dalam film ini begitu berarti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas, film ini saya rekomendasikan untuk teman-teman penyuka drama. Dan yang lebih menarik film ini dibuat secara Islami. Yaitu contohnya, dengan tidak menunjukkan persentuhan kulit antara pemain film berlawanan jenis dalam satu scene (kecuali adegan Razier bertengkat dengan suaminya di dapur).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kans di Oscar 2012&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini mendapatkan banyak penghargaan internasional untuk kategori Film Asing Terbaik. Saya sampai terbelalak hebat melihat sebegitu diapresiasinya film ini di kacamata penganugerahan film dunia. Dan asal tahu saja, film ini menjadi film pertama yang memenangkan Film Asing Terbaik di Golden Globe dan masuk menjadi film Iran pertama yang masuk nominasi di British Academy of Film and Television Arts Awards/BAFTA Awards).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini tidak mengherankan karena A Separation berhasil menggambarkan kehidupan keluarga muslim di tengah carut marut keadaan politik. Di satu sisi bisa dinikmati penonton awam, di sisi lain punya daya 'magis' yang kuat karena sebenarnya sedang mengkritisi problematika sosial di Iran dengan sederhana namun sarat makna. A Separation sepertinya akan mendapatkan Oscar karena Academy Awards biasanya memilih film kategori Film Asing Terbaik yang memiliki unsur etnis/kultural yang pekat. Dugaan saya semakin kuat karena A Separation juga memperoleh nominasi Naskah Asli Terbaik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut penghargaan Film Terbaik yang diraih A Separation&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;2011&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Berlin International Film Festival&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Durban International Film Festival&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Fajr Film Festival&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Festival Film Sydney&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Yerevan Festival Film Internasional&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;World Cinema Festival Amsterdam&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Melbourne International Film Festival&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Petersburg International Film Cinema&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Iran Film Festival&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;San Sebastian International Film Festival&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Fukuoka International Film Festiva&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Riga International Film Festival&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Penghargaan Film Independen Inggris&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;sia Pacific Screen Awards&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;New York Film Critics Lingkaran&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dewan Nasional Tinjaua&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Festival Film Internasional India&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Boston Society of Film Critics&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dallas-Fort Film Critics Association Awards Senilai&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Chicago Film Critics Association Awards&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Broadcast Film Critics Association Awards&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Film Critics Association TenggaraLondon Film Critics 'Circle&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Utah Film Critics AssociationOnline Film Critics Masyarakat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Dublin Film Critics LingkaranVancouver Film Critics Lingkaran&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Denver Film Critics Masyarakat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Texas Utara Film Critics Association [&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kansas City Film Critics Lingkaran&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Aliansi Jurnalis Perempuan Film&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Golden Globe Award&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;2012&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Penghargaan Guldbagge&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-i4TrmZ4sUDk/TyatpluM4qI/AAAAAAAAIfE/Y_2-FNee6Zw/s1600/2824-a-separation.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-i4TrmZ4sUDk/TyatpluM4qI/AAAAAAAAIfE/Y_2-FNee6Zw/s1600/2824-a-separation.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;A Separation&lt;/b&gt; (Perpisahan) &lt;b&gt;Sutradara/penulis: &lt;/b&gt;Asghar Farhadi &lt;b&gt;Pemain: &lt;/b&gt;Leila Hatami, Peyman Moaadi, Shahab Hosseini, Sareh Bayat, Sarina Farhadi, Meila Zarei, Kimia Hosseini &lt;b&gt;Produksi/distribusi: &lt;/b&gt;FilmIran, Sony Pictures Classics, Memento Film &lt;b&gt;Rilis:&lt;/b&gt; 1 Februari 2011 &lt;b&gt;Durasi:&lt;/b&gt; 123 menit &lt;b&gt;Negara:&lt;/b&gt; Iran Bahasa: Persia&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-yCgxX79RGKc/TyatUcNmxgI/AAAAAAAAId0/y9py-M70j9s/s1600/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(120109)21-39-02%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="174" src="http://3.bp.blogspot.com/-yCgxX79RGKc/TyatUcNmxgI/AAAAAAAAId0/y9py-M70j9s/s320/A.Separation.2011.LiMiTED.720p.BluRay.x264-LPD%5B(120109)21-39-02%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penyutradaraan:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Sinematografi: &lt;/b&gt;7&lt;b&gt; Musik:&lt;/b&gt; 6 &lt;b&gt;Akting: &lt;/b&gt;9 &lt;b&gt;Cerita: &lt;/b&gt;9 &lt;b&gt;Editing&lt;/b&gt;: 8&amp;nbsp;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;Best Quote:&lt;/b&gt; Houjat yang diancam dimasukkan penjara 3 hari lantaran dianggap tidak sopan, berkata pada penyidik: &lt;i&gt;Saya sudah kehilangan segalanya. Anda kira saya takut dipenjara. Takutlah kepada Allah!&lt;/i&gt; &lt;b&gt;Best Scene: &lt;/b&gt;Saat Nader berbicara dengan Tarmeh di ruang tengah. Ibuku tidak mencuri, kata Tarmeh. Iya, aku tahu, kata Nader.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Score: 9/10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: sans-serif; font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="line-height: 19px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-4624727329932493039?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/4624727329932493039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-separation.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/4624727329932493039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/4624727329932493039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-separation.html' title='Road to the Oscars 2012: A Separation'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-K3rbDIPTY_A/TyauPARCj_I/AAAAAAAAIfU/5hoL0d5a-aM/s72-c/cvbcb.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-2238930296275853053</id><published>2012-01-30T15:55:00.000+07:00</published><updated>2012-01-30T22:23:33.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Bersambung'/><title type='text'>KOTORAN (UPDATE 3)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-THM2N8PlbmY/TvHk0-xL69I/AAAAAAAAHPE/_wb-wTpFM5k/s1600/rt.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-THM2N8PlbmY/TvHk0-xL69I/AAAAAAAAHPE/_wb-wTpFM5k/s1600/rt.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;AKU membawa lebam sepulang dari sekolah. Biru-biru di areal wajah, dan darah di sudut bibir. Aku terpaku kemudian di depan cermin, dan mengelus bara dendam di dalam dada. Apa yang harus aku lakukan agar membuat mereka jera? Aku tak punya kekuatan apa-apa. Mereka jauh lebih besar, lebih banyak, lebih berkuasa, dan lebih kaya. Sementara aku? Hanya hidup berdua dengan seorang ibu yang punya cap minor di mata tetangga.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;u&gt;Pertama di-publish: 21 Desember 2011&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;CERBUNG SAMANDAYU - 18 +&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tentu merasa tak nyaman mendengar suaranya. Tapi bisik-bisik tetangga menyebut kalau ibuku adalah pelacur. Awalnya aku hanya memercayai ibuku. Beliau bilang, beliau hanyalah pekerja pabrik biasa yang berangkat malampulang pagi. Aku pun sempat melawan teman-teman sebaya yang mengatai ibuku. Namun karena mereka jauh lebih banyak, aku dikeroyok, dan sudah barang tentu bonyok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tak tahu, tapi suatu malam aku membuntuti ibu. Dia menaiki ojek seperti biasanya seusai magrib. Aku pun mengikuti dengan ojek yang berbeda. Dan betapa terkejut aku saat ibu masuk ke salah satu toilet dan keluar dalam penampilan seronok. Dan di pinggir jalan, dia menunggu. Entah menunggu siapa. Dan kemudian kutahu, dia menunggu lelaki, baik yang bersepeda motor atau yang bermobil. Kemudian ibu ikut siapapun lelaki yang mengajaknya. Lalu, aku tak bisa mengikutinya lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya hatiku yang hancur, tapi kepalaku. Berhari-hari aku menjadi anak yang lebih pendiam. Berhari-hari pula aku tak mengadakan kontak bicara dengan ibu. Sampai akhirnya ibu mengaku kepadaku, kalau dia tidak punya pilihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku mendengarnya dia dalam tangis di meja makan, pada malam, sebelum dia berangkat menjajakan diri. Dan aku hanya diam, tak juga kumelihat wajahnya. Bukan karena aku jijik, melainkan karena aku merasa tak mampu melarangnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan, akhirnya, aku menerima semua yang menimpaku. Sebab kemudian aku sadar, orang miskin tidak boleh bermimpi terlalu banyak. Aku bukan orang kaya yang punya duit banyak dan kuasa hingga mampu mendapatkan apa yang diinginkan sekali tebas. Aku … pemuda yang akan hancur dalam beberapa tahun ke depan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;AKU menempati sebuah rumah di kawasan padat penduduk. Rumahku berdempetan dengan para tetangga, yang sebagian besar gemar bergunjing. Rumahku tentu tak seberapa besar, hanya terdiri dari dua kamar, dengan peralatan rumah tangga yang sudah usang. Sofa butut, lamari butut, sumur, kamar mandi dengan WC jongkok yang kotor, dan kamar yang sumpek.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hanya TV 14 inc yang menjadi hiburan di rumah ini. Itu pun jarang kunyalakan. Isinya penuh dengan omong kosong. Aku lebih suka membaca sampai tengkurap atau duduk di tepi dan di tubuh ranjang. Entah itu Koran, komik, buku, dan semua yang ada di gudang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu siang di hari Minggu, aku pernah berada seharian di dalam gudang. Di sana ada sebuah kotak. Aku menemukan foto album di situ. Aku sebenarnya tidak ingin melihatnya, sebab itu hanya akan membawaku pada luka lama. Di sana ada foto keluargaku selagi masih lengkap. Ada ibu, ada aku, ada ayah, dan ada kakak lelakiku yang pertama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingin kurobek foto itu, dan mungkin menggunting di bagian kepala ayah. Keduanya masih hidup. &amp;nbsp;Atau entalah, mungkin sudah mati, atau berbahagia di kota besar. Yang jelas ayah meninggalkan rumah sejak usiaku tiga tahun. Dan membawa anak pertamanya yang saat itu berusia enam tahun. Sejak saat itu aku &amp;nbsp;tak lagi mendengar kabar tentangnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BAGUS. Hari ini ada razia. Razia dilakukan mendadak usai jam istirahat berlangsung. Aku kembali ke tempat dudukku di belakang, seorang diri. Teman-teman pun sudah masuk dan duduk di tempat masing-masing dengan tertib. Seorang guru dan dua orang anak dari OSIS masuk. Mereka menggeledah tas satu persatu. Mereka akan menyita barang-barang berupa benda tajam, handphone, blackberry atau rokok dan bluefilm, jika ada dalam tas murid.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang OSIS perempuan kemudian menggeledah tasku. Tak sampai satu menit, dia terkejut melihat isi tas. Dia memanggil guru dan kemudian kulihat keduanya melotot ke arahku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya aku sudah ada di meja guru. Aku duduk dengan guru-guru yang mengililingi. Aku tak tahu kenapa. Tapi salah satu di antara mereka berkata dan memerkan sebuah DVD kepadaku. DVD bergambar laki-laki dan perempuan yang bersetubuh. Oh, tidak lagi. Aku akan disangka membawa blue film lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Ini sudah ketiga kalinya? Enggak pernah kapok kamu, ya,” ujar seorang guru berkumis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Mirip banget sama kelakuan emaknya,” bisik seorang guru berbuah dada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menunduk, dan berharap mereka memberikanku kesempatan bicara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Besok orangtuamu harus menghadap kami.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku menatap salah satunya dan menggeleng. “Itu … bukan milik saya … “&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Alasan saja, kamu. Buah nggak jatuh dari pohonnya,” kata si guru perempuan itu lagi. “Bisa kecemar nama baik sekolah ini kalau ada anak pelacur sekolah di sini,” lanjutnya berbisik pada teman-temannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seseorang memasukkan DVD itu ke dalam tas saya lagi, Bu, kataku dalam hati. Dan saya tahu siapa orangnya, &amp;nbsp;lanjutku. Tapi aku tak bisa berkata-kata. Aku sudah putus harapan dengan hidupku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SEPULANG sekolah pada sore, aku kembali dikerjai. Padahal &amp;nbsp;aku sudah menunggu sampai sekolah sepi dan semua anak sudah pulang, aku &amp;nbsp;juga sudah lewat jalan belakang sekolah agar tidak bertemu dengan geng itu lagi. Yah, geng yang digawangi Janus, seorang pemuda tinggi besar dan berkulit legam. Salah satu alasan kuat dia menindasku adalah, karena ayahnya konon sempat bersetubuh dengan ibuku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Gara-gara bokap gue ngelonte sama nyokap lo, rumah gue kayak neraka. Mereka berantem mulu tiap malem!” kata Janus saat itu di hadapanku, di sebuah gang buntu, dengan tubuh kecilku yang dikunci dua temannya, Jaka dan Deden.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, dia menyuruh temannya, Bedi, untuk memakska mulutku membuka. Dengan tangannya dia merekahkan mulutku lebar-lebar. Aku kelojotan dan berusaha bebas, namun kedua di belakang terlalu mengunciku erat dan sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kulihat Janus berjongkok dan mengambil kotoran anjing lewat sebuah plastik yang dia keluarkan dari sakunya. Mataku melotot dan tak mampu membayangkan apa yang akan ia lakukan kepadaku. Setelah kotoran itu diambilnya, dia menghampiriku dengan tatapannya yang tajam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tai ini bagian dari diri lu. &amp;nbsp;Suka, kan, lu makan tai,” kata Janus disusul tawa ketiga temannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku ingin berteriak minta tolong, namun tenggorokanku saja terasa tercekat. Kemudian Janus menghamipiriku lebih dekat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Makan ini,” katanya sambil memasukkan kotoran anjing itu ke mulutku. Bau busuk pun menusuk hidung tepat ketika benda itu terasa di lidah. Aku langsung ingin muntah hebat. Tapi Bedi menutup mulutku dengan paksa dan kuat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Makan! Makaaan!!” Teriak Janus disusul tertawaan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan pukulan di kepalaku menyadarkan semua lamunan. &amp;nbsp;Sial! Ternyata mereka menangkapku kembali ketika aku berjalan di koridor yang sepi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Lu pikir bisa bebas gitu aja?” kata Janus ditawai yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian aku dibawa keempatnya ke WC &amp;nbsp;murid lalu mengunci pintu kamar usai kami semua ada di dalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak lama, Janus menarik kuping sebelah kanan sampai tubuhku terhempas ke badannya yang jauh lebih tinggi. Dia meremas-remas wajahku sebelum aku diludahinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Masih ada nggak tai lu. Cek, coba!” katanya pada Bedi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bedi tampak melihat salah satu kamar dan kembali lagi dengan wajah sumringah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Masih ada, belum ada yang nyiram,” katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku mulai berontak karena mencurigai siksaan yang akan mereka tujukan kepadaku saat ini. Tapi susah bagiku untuk berontak. Tubuhku lagi-lagi dikunci Jaka dan Deden, yang keduanya menyeringai kepadaku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kemarin lu udah makan tai anjing. Sekarang tai orang. Ayo, ikut gue,” kata Janus santai.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Digiringnya aku menuju kamar mandi yang berisi toilet jongkok yang kotor. Kulihat gundukan&amp;nbsp;tahi di lubang WC yang membuat mataku mengalirkan air mata dan membuat penciumanku terganggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu, kedua lenganku ditarik ke belakang dan badanku dibungkukkan secara paksa. Aku pun terpaksa melutut dan melihat kotoran manusia berwarna kuning cerah dengan sedikit air yang melingkupinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Aaaaaargggh!!!” Aku berteriak hebat namun seseorang menepuk kepalaku dengan sangat keras. “Euugh! Ampun, Ampuun, Janus…!”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi permohonanku tidak ditanggapi. Janus bahkan menginjak kepalaku dengan kaki kanannya agar wajahku lebih mendekati lubang WC. Tak hanya itu, agar aku tidak berteriak, dia mencekik tenggorkanku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasa sakit dan mual karena jijik bercampur jadi satu. Tapi kemudian aku bisa merasakan mulutku yang melipat ini menyentuh kotoran Bedi. Sementara injakan kaki yang semakin keras di kepalaku membuat setengah batang &amp;nbsp;hidungku tertanam dalam kotoran itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, kudengar seseorang menyiuk air. Tak lama kepalaku disiramnya dengan air.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Makan! Makan &amp;nbsp;tu tai gue!” seru Bedi sambil ketawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang lain tertawa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Anjrit! Tai lu banyak en bau gitu. Makan apa lu?” tanya Deden.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Lu gimana sih?” kata Jaka. “Bedi tu gembrot, makanan apa aja diembat. Hasilnya ya pasti tainya bakal banyak.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hahahaha!”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tampaknya aku sudah menghisap sebagian tahi itu lewat pernapasanku. Sisanya sudah masuk ke dalam mulutku yang membuat isi perutku keluar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Wueeeeeghhhhhggt!”Aku muntah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hahaha! Makan juga muntahan lu tuh, Anjing!” seru Janus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Muntahan en tai. Perpaduan yang sempurna,” susul &amp;nbsp;Jaka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesakitan, rasa jijik, dan amarah bercampur jadi satu dalam diriku. Semakin kuat aku melawan, semakin kuat mereka mengunciku. &amp;nbsp;Sampai akhirnya, tanganku yang satunya berhasil lepas dan kugunakan untuk menutupi mulutku dari kotoran yang semakin encer ini. &amp;nbsp;Karena mereka lengah, kuambil feses lalu kulemparkan ke samping.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Anjrit!”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata tai itu terlempar ke muka Janus. Tak kulihat mimiknya, tapi kuyakin kesakitan akan lebih aku terima. Dengan kakinya, dia pun menendang kepalaku sampai rasa sakit terasa lebih hebat dan semuanya gelap.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;u style="background-color: red;"&gt;&lt;span style="color: #fce5cd;"&gt;Lanjutan 1 - 26 Desember 2011&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SESAK, dingin, dan tentulah sakit, kurasakan begitu pekat saat aku mulai menggerakkan mataku. Gelap, basah, namun tak lagi bau. Barangkali penciumanku sudah beradaptasi dengan bau busuk ini. Tak kuingat semua kejadian setelah aku tak sadarkan diri. Tapi aku yakin posisiku menelungkup tepat dengan wajah yang menghadap lubang WC. Namun sekarang -entah apa yang mereka lakukan. Tapi aku sudah terlentang dalam keadaan wajah -dan kurasa-dalam keadaan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan tapi pasti, aku mencoba bangkit. Kuraba-raba dinding, kucoba temukan tombol lampu di tembok. Sementara tak ada cahaya satu pun dari luar. Termasuk yang kutemukan di jendela. Semuanya seperti di alam kubur. Seperti yang tergambar dalam kitab suci. Semuanya hanya kegelapan dan barangkali siksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin aku mengutuk Tuhan. Dia tidak pernah ada saat aku membutuhkan pertolongan. Kemana Dia saat aku disiksa sedemikian kotor. Katanya Dia tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa dikuasai hamba-Nya. Nyatanya, aku seperti halnya menunggu ajal atau akhir. Atau mungkin, perkataaan Tuhan itu ada benarnya. Sebab siapa tahu aku bisa melawan anak-anak keparat itu. Ah, mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama meraba, akhirnya aku nyalakan lampur. Mataku menyipit laksana mendapatkan sinar untuk pertama kalinya. Kemudian aku bisa melihat ke sekeliling ruangan. Ruangan dipenuhi darah sebagian berwarna hitam pekat, seperti ada gumpalan daging di situ. Sebagiannya berada dalam ceruk ubin yang rusak. Sisanya kuselidiki. Kotoran manusia terlihat berada di sudut-sudut ruangan. Kuning, pekat, dan tak mau aku mual-mual. Tahi laksana sudah melekat dalam tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana tubuhku. Seragam sekolahku bersih dari semua kotoran. Basah memang, seperti seseorang atau entah siapa yang membersihkanku dengan air. Tapi sudah cukup memperhatikannya. Aku ingin segera keluar dari sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun bergegas menuju pintu kamar. Kuputar daun pintu, namun sepatuku menginjak sesuatu. Kulihat ke bawah. Lumayan gelap. Kujongkok dan kuamati itu. Aku pun terhenyak. Yang kuinjak adalah tiga potong jari manis manusia. Aku ingin cepat pergi, namun ternyata ranselku terletak di sudut yang tak terlihat dekat pintu. Aku pun segera mengambill ranselku dan&amp;nbsp;membuka pintu untuk &amp;nbsp;segera kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun berjalan dengan terhuyung melewati belakang sekolah yang sepi dan gelap. Lalu keluar lewat gerbang belakang. Di sanalah aku berjalan sampai rumah, dengan berjalan kaki. Dengan ransel di punggungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;SESAMPAINYA di rumah, kulirik jam dinding. Ternyata sudah jam 1 pagi. Tak kutemukan ibu di sana. Kunci pintu yang masih tersimpan di bawah karpet menandakan kalau ibu belum pulang. Aku pun segera merebahkan diri di ranjang dengan segala pedih dan pegal-pegal yang menyisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepalaku pusing, perutku lapar sekali. Aku pun kembali beranjak ke ruang dapur yang remang-remang. Tak ada apa-apa di sana, kupikir. Tapi ketika aku sampai, makanan dan buah-buahan segar sudah tersedia di meja makan. Aku terkejut. Tumben-tumbenan ibuku membeli makanan semahal dan sebanyak ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, mungkin dia dapet banyak pelanggan malam ini. Dia membeli, pulang dulu ke rumah, lalu bekerja lagi. Aku pun duduk dan langsung memakan apa yang aku sentuh. Sebuah cokelat batangan, lalu roti, lalu apel, tidak lupa minum. Aku memakan makanan itu sampai kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit aku terdiam. Segera ku berdiri untuk mengambil obat sakit kepala di laci yang berada di lemari ruang tengah. Namun, aku tertarik dengan lampu yang menyala di kamar ibuku. Sebab semua ruangan gelap, kecuali dapur, kamarku dan kamar ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintu kamar ibu sedikit terbuka. Aku pun memanggilnya. "Bu?" Tak ada jawaban. Dengan masih terhuyung, aku masuk ke sana. Dan mataku kembali &amp;nbsp;terbelalak saat menemukan kantung plastik berlogo supermarket. Aku pun melangkah dan duduk di tepi ranjang. Kubuka salah satunya. Kutemukan pakaian-pakaian lelaki yang bagus. Kubuka plastik lainnya, isinya sepatu, kubuka lainnya lagi, ada jaket, topi, jam tangan, handphone, laptop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, apa-apaan?! Semua barang itu dalam keadaan baru. Aku pun melihat ke sekeliling berharap ada sesuatu hal lagi untuk memperjelas apa yang terjadi padaku hari ini. Kutemukan sebuah surat di meja. Kubaca dan di sana ibuku menulis pesan dengan tulisan tangannya yang khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Untuk anakku, Fajid. Ini ibu belikan semua untuk kamu. Ibu pamit ke luar kota untuk sementara waktu. Baik-baiklah di rumah. Beraktivitaslah seperti biasa. Ada uang di laci lemari ibu. Itu untuk keperluanmu sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh. Namun aku langsung membuka laci lemari ibuku satu persatu. Kemudian aku kembali terkejut saat membuka laci paling bawah. Di sana ada gepokan uang seratus ribuan dalam jumlah banyak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kembali terheran. Entah merasa senang atau aneh. Namun aku tertawa begitu saja saat melihat uang-uang itu. Kuambil satu gepokan, kutarik satu uang pecahan yang berwarna merah itu. Uang ini asli. Tapi, darimana ibuku mendapatkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp; *&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;AKU tak bisa tidur. Semalaman aku gunakan untuk mencoba pakaian, sepatu, dan menggunakan laptop juga blackberry. Ini benar-benar menghiburku. Rasanya ini semua seperti mimpi. Untuk inikah kenapa orang kaya selalu bahagia? Ketika mereka dengan mudah mendapatkan apa yang mereka inginkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, handphone yang tergeletak di meja berdering. Handphone yang kudapat dalam keadaan tak berplastik itu aku angkat. Dan aku baru menyadari kalau sudah ada kartu di dalam alat iti. Kuselidiki isinya, ternyata sebuah SMS. Aku pun membukanya dengan kaku. Maklum, aku tak pernah punya hape sebelumnya. Kubaca isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Jangan lupa sekolah. Jangan bolos. Ini nomor ibu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kubalas SMS itu, melainkan aku telepon. Namun sial, nomornya tidak aktif. Justru suara dari operator yang menjawab kalau nomor panggilan tidak bisa dihubungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun, tapi aku mematuhi perkataan ibuku. Apalagi dengan sepatu dan jam tangan baru ini. Seragam sekolahku pun sudah disediakan ibu. Lalu, kulirik jam. Wah, sudah jam 6! Saking menikmatinya bermain laptop dengan headset yang kudengarkan untuk mendengarkan musik, aku pun sampai tak menyadari waktu berjalan secepat itu. Hingga kemudian, ibuku meng-SMS, bahwa aku harus membawa handphoneku kemana-mana. Baiklah, bukan permintaan yang sukar aku lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK ada yang berubah dari tetanggaku. Mereka tetap pura-pura tak melihat selama aku berjalan. Meski mereka tentunya sudah terkejut melihat apa-apa yang seba baru aku pakai. Tas, sepatu, jam tangan. Semua ini membuat aku percaya diri. Aku terus berjalan di jalan setapak yang setiap pinggirnya diisi rumah penduduk. Rata-rata memalingkan muka, rata-rata lagi menatap nyinyir. Aku pun tak lagi menunduk. Aku merasa sudah jauh di atas mereka. Aku kini sudah punya segalanya dan mereka tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kemudian, ada seorang &amp;nbsp;tetangga yang kuberi sebutan si muka dua. Dia bernama Bu Ratmi, seorang pedagang yang doyan bergosip. Bakat supelnya digunakan untuk mengulik informasi demi sebuah gosip yang dia dan teman-temannya biasa lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, sepatu baru, tas baru, semuanya serba baru," jilatnya di warungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih," jawabku datar sambil terus berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayang dari duit haram," bisiknya kepada para pembeli di warungnya. Aku masih mendengar, namun tak kutolehkan badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menghentikan langkah. Bukan karena kata-katanya, namun nada dering SMS hapeku berbunyi. Aku pun membukanya. Kubaca SMS dari ibuku:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Orangtua bertugas memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Bagaimanapun caranya. Bersabarlah dahulu untuk tuntutan pembalasan di akhir.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mengerti kalimat paling akhir. Tapi tak kuindahkan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di sekolah, aku benar-benar menjadi pusat perhatian. Semua melongo, sebagian berbisik, dan aktivitas di lapangan pun sempat tegang saat aku melewati. Ah, sampai segitunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum masuk kelas, aku ke kantin. Kantin yang dimiliki Pak Uje itu selalu ramai baik pada pagi, siang atau terlebih di jam istirahat. Sialnya dia selalu nyinyir kepadaku saat aku datang. Mungkin kebiasaanya ini terus dilakukan karena mendapat dukungan dari anak-anak sekolah. Maklum, orang-orang selalu menikmati saat aku ditindas di depan umum. Mereka tertawa, dan tak ada satupun yang menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengantri seperti halnya murid lain di kasir yang dia jaga. Sesampainya di sana dia memandangku rendah. Dia juga terkejut saat aku membeli banyak makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buset! Banyak bener!" katanya sambil tertawa keras. Berharap semua anak tertawa. Dan anak-anak memang tertawa. "Sudahlah, masukin kembali ke tempatnya! &amp;nbsp;Memangnya punya duit, kamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun mengeluarkan selembaran uang ratusan. Dia menerimanya dengan terheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nada dering SMS terdengar lagi. Aku menerimanya. Lagi-lagi ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kesabaran manusia itu ada batasnya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, apa pula maksud ibu. Ingin aku membalas, tapi tidak diwaktu sekarang. Aku pun melihat Pak Uje yang berbalik&amp;nbsp;&amp;nbsp;hendak memberiku kembalian. Namun dia menyeletuk dan berbalik ke hadapan anak-anak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan-jangan uang ini palsu," katanya sambil mengangkat uang itu ke langit-langit. Anak-anak pun tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kesal. Lalu beranjak meninggalkan kantin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di kelas, teman-teman memandangku aneh. Tapi tak kutemukan Janus dan tiga konconya. Mungkin belum datang. Aku tiba di tempat dudukku. Beberapa mulai mendatangiku dan berkata bahwa sepatuku kelihatan mahal. Aku tersenyum. Sebagian lain memuji jam tanganku. Dan akhirnya mereka mengelilingiku untuk mengakrabiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf, Jid. Tapi, aku mau tanya," kata seseorang. Namanya Pinto. Anak paling lucu dan polos di kelas. "Apa benar ibu kamu itu .... suka kerja malam. Mirip sama yang dibilang .... Junas?" Dia mengatakan hal itu secara tidak enak. Namun aku tersenyum dan tenang menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu enggak benar. Ibuku kerja di pabrik ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu, kamu bisa dapet barang-barang bermerek gini darimana?" tanya Siska.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terdiam. SMS dari ibu masuk. Teman-temanku bersorak rendah saat melihat hapeku yang keluaran baru itu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;Katakan kalau kamu baru saja mendapatkan warisan dari almarhum kakekmu yang konglomerat di Batam.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terkejut. Bagaimana mungkin ibu tahu sedang dalam keadaan apa aku sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fajid?" tanya seseorang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yang gugup pun mengatakan hal yang disuruh ibu. "Kakekku sudah almarhum. Dan aku mendapatkan warisan dari dia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bergemuruh. Anak-anak lain mulai berdatangan dan mengelilingi bangkuku. Sampai akhirnya banyak anak yang berebutan untuk menjadi teman sebangkuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fajid, aku pindah ke tempat dudukmu, ya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku saja, Fajid."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan. Pilih aku saja!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Woi! Aku yang lebih pantes!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keributan itu terhenti saat bel tanda masuk berdering dan Bu Hanah masuk kelas. Ah, tidak biasanya dia masuk bertepatan dengan bel berdering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak-anak ..." Bu Hanah tampak memasang wajah kuyu. Anak-anak yang sudah rapi duduk di bangku masing-masing mendadak tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghela napas panjang, Bu Hanah meneruskan, "ada kabar yang memprihatinkan hari ini. Empat teman kalian belum pulang ke rumah sampai hari ini. Ada yang tahu keberadaan Junas, Bedi, Jaka, dan Deden?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terhenyak. Padahal keempatnya sempat menyiksaku menjelang Magrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid terdiam. Keringat dingin mulai menetes di keningku. Aku jadi ingat sesuatu. Ya, kamar mandi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara refleks aku berdiri dan meminta izin ke belakang. "Maaf, Bu. Saya perlu ke belakang ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Hanah yang menjadi guru satu-satunya yang bersikap baik kepadaku mengangguk. "Silakan, Fajid."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku keluar kelas dan segera masuk kamar mandi. Perjalanan menuju koridor disusupi oleh degup jantungku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku tiba di sana. Kubuka pintu dan ajaib! Kamar mandi bersih, tak ada darah, tak ada kotoran. Aku masuk ke dalamnya. Tak ada tiga jari manis seperti yang sempat aku injak kemarin. Aku pun terdiam beberapa saat lalu berniat menanyakan hal ini kepada penjaga sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, namanya Pak Kimin. Dia tinggal seorang diri tak jauh dari areal sekolah. Keluarganya tewas lima tahun lalu karena kecelakaan angkutan kendaraan di jalan raya. Biasanya Pak Kimin membersihkan taman belakang sekolah pada pagi. Kucoba ke belakang sekolah, kutemui dia yang sedang ngaso sambil minum kopi di beranda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihatku, aku tersenyum. Dia pun tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Kimin barangkali berumur 50 tahun, keriput di wajahnya jelas terlihat dan giginya ompong. Pakaiannya selalu lusuh dan terkadang hanya memakai kaus dan sarung. Dan hari ini, aku menyapanya untuk pertama kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak ...Apa kamar mandi itu baru dibersihin?" tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Kimin menggeleng. "Kayaknya orang sekolah yang bersihin. Bukan Bapak. Bapak juga heran itu WC langsung bersih gitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tertegun. Benar-benar tak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa gitu, Dek?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan Pak Kimin menyadarkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, enggak apa-apa. Tumben aja, Pak. Jadi bersih gitu .... Ya, udah. Makasih, ya, Pak .."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku izin pamit, lalu berbalik menuju kelas. Saat berjalan melalui koridor yang sepi, SMS ibu datang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;Akan ada begitu banyak hadiah untukmu, Nak.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mengerti. Tapi ini terlalu misterius. Aku pun mencoba menghubunginya. Namun tetap, tak bisa kuhubungi. Aku pun membalas SMS-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bu, Fajid enggak ngerti. Apa yang sebenarnya terjadi?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutunggu dan kutunggu. Tak ada satu pun balasan darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tiba di kelas, dan menjalani pelajaran pertama dengan penuh rasa was-was&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;&lt;i style="text-align: center;"&gt;&lt;u style="background-color: red;"&gt;&lt;span style="color: #fce5cd;"&gt;Lanjutan 2 - 30 Januari 2011&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="text-align: center;"&gt;&lt;u style="background-color: red;"&gt;&lt;span style="color: #fce5cd;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;HUJAN turun, aku pun teringat hari-hari ketika mereka masihada. Ketika aku harus menunggu sampai semua anak sepi dan tak ada satu punorang di areal sekolah. Namun kali ini aku menunggu hanya untuk merenung. Jugatetap bertanya mengenai apa yang sudah terjadi. Beberapa menit kemudian ketikalangit sudah kelabu dan gerimis menyisa, aku melangkah keluar sekolah. Masukmelewati gang sempit sambil memegang handphone sekedar untuk mengetahui jam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Namun, aku dihadang oleh seorang lelaki berambut gondrongdengan mata mengancam. Dia membawaku ke gang buntu, tempat ketika aku pernahdikerjai &amp;nbsp;Janus CS. Dia berkata, “serahinhape lo atau lu mampus.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perampok! Dan dia menghunuskan pisau ke arah perutku. Akumenyerahkan sedikit takut. Dia mengambil paksa dan tiada berhenti sampai disitu. “Serahin dompet lu, “katanya. Namun, aku tidak membawa dompet. Aku takpernah punya dompet. Sedetik kemudian dia menarik ranselku seolah menginginkantas ini beralih. Aku pun merelakan, dan dia mulai mengacak-ngacaknya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku melihat ke sekeliling, tak ada orang yang melewati gangini. Sementara tetitik hujan turun lebih intens. Kulihat dia menemukanselembaran uang ratusan ribu dalam tas, sembari berkata, “kaya juga lu.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku menelan ludah. Tampaknya dia akan pergi. Setelahmelemparkan ransel ke atas tanah, dia beranjak namun tetap menghunuskanpisaunya. Padahal aku tidak berteriak meminta tolong. Sekalipun aku berteriak,memangnya ada yang mau menolongku? Ketika aku ditindas Janus dan sempatberteriak pun, beberapa warga yang lewat malah membiarkan. Betapa tidakberpihaknya mereka kepadaku hanya karena ibuku seorang pelacur. Atau karena kotaini memang milik Argo Siswanto, ayah dari Janus, seorang kaya pemilik banyakpabrik yang menampung banyak tenaga kerja.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan lelaki gondrong itu telah selesai. Dia beranjak agakcepat keluar gang. Aku memperhatikannya sampai&amp;nbsp;tiba-tiba, seseorang datang dan menghadang si gondrong. Aku menelanludah, kriminal mana lagi yang akan membuat hidupku hancur. Namun, sosokmisterius itu ternyata menyerang si gondrong sampai si gondrong lumpuh.Sepertinya sosok itu menusukkan pisau ke perut lawan. Aku melangkah mundurkarena takut. Tak ada jalan keluar kecuali tempat dengan sampah yang membusuk.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sosok misterius itu mendekat. Aku tak bisa mengenal jelaswajahnya karena gelap. Yang jelas, dia lelaki dengan perawakan tinggi. Akumelangkah mundur dan memejamkan mata. Aku pasrah terhadap apa yang terjadipadaku. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sedetik … dua detik … tak ada yang menimpaku. Apa mungkin iaakan menyerang setelah aku membuka mata? Kubuka mataku, kulihat dia sudah adadi depanku. Aku tak mau mendongakkan kepala, tapi aku penasaran juga. Namunsebelum aku melakukannya, dia meletakkan sesuatu di mulutku. Sepertinya obatbius, yang kemudian membuatku tak sadarkan diri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;MATAKU membuka, kurasakan badanku begitu lelah. Kusadarikalau aku tengah terlentang di tengah kasur yang empuk. Lengkap dengan kamaryang&amp;nbsp; bersih meski tidak seberapabesar.&amp;nbsp; Namun jendela tertutup. Tak adasuara. Aku tak tahu waktu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku bangun untuk mencari tahu apa yang terjadi. &amp;nbsp;Kulihat sebuah gorden bermotif bunga yangterletak di samping pintu. Namun aku tak tertarik, aku buka daun pintu namuntiada terbuka. Berkali-kali aku melakukannya namun kemudian kusadari kalaukamar memang terkunci dari luar. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku terdiam beberapa detik, sampai aku membuka gorden yanglebar itu dengan kedua tangan. Betapa terkejutnya aku ketika mendapati sesuatudi dalam sana. Di sana tampak&amp;nbsp; dua orangduduk di kursi dalam keadaan terpisah dan terkunci.&amp;nbsp; Keduanya dalam keadaan tidur –atau sekarat.Sementara kulihat ruangan penuh dengan sesuatu yang hitam dan sebagian lendirkuning. Sebuah pipa tergantung dari sudut ruangan. Dan aku tak bisa menyaksikanlebih, aku melangkah mundur dan tak kuasa menutup lagi gorden.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku pun mulai berteriak dan memukul-mukul pintu dengantangan. “Keluari saya dari sini!” Begitu seruku. Tak lama, ruangan dibalikgorden itu terang benderang. Yah, laksana akuarium, saya kemudian melihat keduaorang itu tersadar. Dan yang lebih mengejutkan, ternyata di sekeliling merekadipenuhi kotoran manusia!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Yang satu lelaki berjas, sementara yang satunya perempuandengan rambut tergerai. Keduanya melotot dan berteriak hebat. Namun aku takbisa mendengarkan mereka secara jelas. Yang kutahu, mereka meminta tolong. Akumelangkah mundur dan semakin ketakutan. Kubayangkan kalau diriku akan menjadikorban! Seseorang akan menempatkan aku di akuarium yang sama dengan tai didalamnya!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya, Tuhan!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;- bersambung. Tanda cerbung yang direvisi: KOTORAN (update 1), dst.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-2238930296275853053?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/2238930296275853053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2011/12/kotoran.html#comment-form' title='27 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/2238930296275853053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/2238930296275853053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2011/12/kotoran.html' title='KOTORAN (UPDATE 3)'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-THM2N8PlbmY/TvHk0-xL69I/AAAAAAAAHPE/_wb-wTpFM5k/s72-c/rt.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-5551297421696607882</id><published>2012-01-30T07:43:00.002+07:00</published><updated>2012-01-30T08:00:21.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='National Issue'/><title type='text'>Sampai Kapan Apriyani Dikeparati Massa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZO3vCMDrbXM/TyXnTEw4glI/AAAAAAAAIck/lig0PPVoMFY/s1600/cvbcb.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZO3vCMDrbXM/TyXnTEw4glI/AAAAAAAAIck/lig0PPVoMFY/s1600/cvbcb.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;DI negeri ini, semuanya serba ade-ade aje. Mulai dari tingkah polah pejabat korup yang pake alibi sakit buat ngulur-ngulur waktu persidangan sampai anggaran gedung wakil rakyat yang kek mau bikin penthause persi Indonesia. Masyarakatnya juga sakit. Yah, kalau enggak mau tersinggung, kata sakit-nya boleh pake tanda kutip. Tapi pasca tabrakan yang dilakukan sopir maut kemarin, hujatan demi hujatan ternyata tidak berhenti sampai di situ. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlebih ketika&lt;strike&gt; infoTAInment &amp;nbsp; &lt;/strike&gt;mengangkat berita itu lengkap dengan konsep subyektifitas yang pekat. Gambar-gambar, narasi, wawancara artis, menempatkan tersangka sebagai antagonis. Bukan menempatkan tersangka sebagai manusia yang melakukan kesalahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja saya enggak pernah melegalkan tindakan Apriyani. Dalam tulisan ini, saya jelas-jelas kagak belain dia. Tapi lucu saja ketika banyak orang -di internet- yang terus mencaci maki dengan kata-kata kasar, menyerang fisik, mengutuk, dan sejenisnya. Padahal Apriyani ini sudah meminta maaf dari video yang diputar di news program, ketika yang bersangkutan berada di ruangan penyidik lengkap dengan kerudung yang memperlihatkan poninya. Enggak hanya itu, keluarga korban pun menunjukkan diri dalam beberapa hari ke belakang. Seorang kakak tertua Apriyani dan ibu Apriyani, yang pertama kali saya lihat di acaranya TV One.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-QWrEjOouv-U/TyXifk0wApI/AAAAAAAAIcE/wlvnHpzj8ww/s1600/2012_01_25_19_30_39.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-QWrEjOouv-U/TyXifk0wApI/AAAAAAAAIcE/wlvnHpzj8ww/s1600/2012_01_25_19_30_39.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kemudian, kedua sosok ini malah lebih sering 'tampil' di tayangan infotainment. Padahal mereka bukan selebritis. Namun, entah kenapa tayangan ghibah ini mengambil berita nasional yang di luar ranah selebritas. Semakin memprihatinkan memang. Sebab tahu sendiri kadar etika jurnalistik infotainment seperti apa. Bukannya bermaksud menyebelahmatakan kinerja para krunya yang banting tulang demi memenuhi keinginan produser, &amp;nbsp;tapi hal ini memang berkenaan erat dengan keinginan tayangan sejenis untuk berlomba-lomba mencapai rating tertinggi. Entah dengan tujuan mulia yang mereka sampaikan lewat narasi yang mereka pikir bijak, namun kita tahu masayarakat akan seperti apa setelah berita yang sama diserap berulang kali. Yah, masyarakat akan lebih reaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-UWtWUchCtW0/TyXmimdIUfI/AAAAAAAAIcc/mLyYnqd3bcw/s1600/werwerwrwr.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="308" src="http://4.bp.blogspot.com/-UWtWUchCtW0/TyXmimdIUfI/AAAAAAAAIcc/mLyYnqd3bcw/s320/werwerwrwr.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VL7daFNPktk/TyXl14mPqvI/AAAAAAAAIcU/Ekb4YdmgNL0/s1600/werwerwrwr.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-VL7daFNPktk/TyXl14mPqvI/AAAAAAAAIcU/Ekb4YdmgNL0/s1600/werwerwrwr.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Twitter.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terutama ibu-ibu kita di rumah, atau kakak-kakak perempuan kita, atau mungkin kalangan ababil, akan begitu saja melakukan dosa dengan menggunjing, menghujat, baik yang sifatnya sarkastik atau implisit. Sementara kalangan terdidik biasanya akan responsif di awal, kemudian memilih untuk paham. Paling tidak kita semua cukup waras untuk melihat tragedi Tugu Tani itu sebagai pelajaran berharga, dan berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun secara sosial, begitulah masyarakat berkehendak. Mereka kuat karena melakukan stereotipe yang sama. Menghujat karna yang lainnya menghujat, menyerang karena yang lainnya menyerang. Untuk itulah kenapa ada yang bilang kalau main hakim sendiri yang dilakukan masyarakat itu adalah cara yang paling binatang alias barbar bin primitif. Sebab salah satu sifat dasar manusia adalah ingin dianggap benar. Sehingga ketika mereka mendapati ketimpangan yang dilakukan seseorang, dengan sendirinya rasa ingin dianggap benar dengan menyalahkan dan menghakimi, keluar dari dalam diri begitu saja. Padahal kalau mereka mau, mereka bisa berpikir matang, jernih, dan dewasa. Tapi karena manusia punya nafsu, terjadilah aksi main hakim sendiri yang dilegalkan secara masal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-RmGNCwVApeY/TyXiyGv4XQI/AAAAAAAAIcM/Trb8MUuxMHg/s1600/2012_01_25_06_36_10.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-RmGNCwVApeY/TyXiyGv4XQI/AAAAAAAAIcM/Trb8MUuxMHg/s320/2012_01_25_06_36_10.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Dalam kasus Apriyani, saya malah simpati terhadap keluarga korban. Terutama ibu dari tersangka yang bertitel hajah itu. Tentu ini cobaan paling berat yang dia terima. Apalagi dengan publikasi berlebih yang dilakukan infotainment ini. Begitu pun dengan keluarga korban. Meski hukuman berat sekalipun tidak akan pernah menghidupkan mereka-mereka yang sudah meninggal, namun ada rasa puas ketika tersangka misalnya, dijatuhi hukuman seumur hidup atau hukuman mati.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tapi jangan harap Apriyani mendapatkan hukuman yang 'setimpal'. Sebab di Indonesia tercinta ini, orang seperti Apriyani sekira akan mendapatkan hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-h9Y9mIF7Sxc/TyXhbC1QRFI/AAAAAAAAIbE/dkzZE8z0ODo/s1600/2012_01_25_19_50_32.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-h9Y9mIF7Sxc/TyXhbC1QRFI/AAAAAAAAIbE/dkzZE8z0ODo/s1600/2012_01_25_19_50_32.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Enggak heran pelanggaran lalu lintas di Indonesia kerap kita temui. Barangkali karena faktor hukuman yang tergolong 'ringan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-QAhITqeQD00/TyXiOhhj09I/AAAAAAAAIb0/in69phS9HzY/s1600/2012_01_25_19_51_39.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-QAhITqeQD00/TyXiOhhj09I/AAAAAAAAIb0/in69phS9HzY/s320/2012_01_25_19_51_39.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sementara terutama kasus yang menewaskan banyak orang karena faktor kelalaian, sempat dijerat dengan menggunakan pasal KUHP pada 1994.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-UclCPj01QYU/TyXiF9dsvXI/AAAAAAAAIbs/W98wCg5e4FE/s1600/2012_01_25_19_51_32.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/-UclCPj01QYU/TyXiF9dsvXI/AAAAAAAAIbs/W98wCg5e4FE/s320/2012_01_25_19_51_32.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bandingkan dengan hukuman dari pelaku sejenis di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-dro2FDKq7ck/TyXhj4As6LI/AAAAAAAAIbM/ixhpk_JF2LM/s1600/2012_01_25_19_51_04.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-dro2FDKq7ck/TyXhj4As6LI/AAAAAAAAIbM/ixhpk_JF2LM/s320/2012_01_25_19_51_04.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-USXQfc45XAc/TyXhsZrDUHI/AAAAAAAAIbU/G6fx4otx51Y/s1600/2012_01_25_19_51_10.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://1.bp.blogspot.com/-USXQfc45XAc/TyXhsZrDUHI/AAAAAAAAIbU/G6fx4otx51Y/s1600/2012_01_25_19_51_10.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Pwjf1zqt7pY/TyXh09j2L8I/AAAAAAAAIbc/Ne4doRMgBiw/s1600/2012_01_25_19_51_18.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/-Pwjf1zqt7pY/TyXh09j2L8I/AAAAAAAAIbc/Ne4doRMgBiw/s320/2012_01_25_19_51_18.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-M6ixptV5tWc/TyXh9bY2ZDI/AAAAAAAAIbk/pRDJ524DAc4/s1600/2012_01_25_19_51_24.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/-M6ixptV5tWc/TyXh9bY2ZDI/AAAAAAAAIbk/pRDJ524DAc4/s1600/2012_01_25_19_51_24.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-RrnAikOe2FU/TyXiXI2V2fI/AAAAAAAAIb8/UFWIK5PVZXg/s1600/2012_01_25_19_51_46.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://2.bp.blogspot.com/-RrnAikOe2FU/TyXiXI2V2fI/AAAAAAAAIb8/UFWIK5PVZXg/s320/2012_01_25_19_51_46.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, paling enggak kita yang terdidik dan punya kematangan emosi, tahu bagaimana harus bersikap. Kesel, sih, boleh aja. Tapi berusaha untuk memandang segala sesuatunya dari berbagai sudut dan meredam emosi supaya kagak ngebacot parah, kayaknya boleh juga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan selain kembali mendoakan agar keluarga korban dan keluarga tersangka diberikan kelapangan. Mari sama-sama berharap bahwa tayangan Apriyani tidak ditayangkan secara berlebih oleh pihak Infotainment. Menginformasikan itu penting, tapi kalau ada kepentingan perolehan rating tanpa memperhatikan unsur edukasi, bukankah itu malah memperbodoh masyarakat?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Gambar: capture dari program TV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bonus:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-OHQCD9xmRoc/TyXrVXP9WTI/AAAAAAAAIcs/EIs4ofapT9k/s1600/dfgdfg.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-OHQCD9xmRoc/TyXrVXP9WTI/AAAAAAAAIcs/EIs4ofapT9k/s1600/dfgdfg.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-5551297421696607882?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/5551297421696607882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/sampai-kapan-apriyani-dikeparati-massa.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5551297421696607882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5551297421696607882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/sampai-kapan-apriyani-dikeparati-massa.html' title='Sampai Kapan Apriyani Dikeparati Massa'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-ZO3vCMDrbXM/TyXnTEw4glI/AAAAAAAAIck/lig0PPVoMFY/s72-c/cvbcb.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-754740915247865929</id><published>2012-01-29T11:51:00.001+07:00</published><updated>2012-01-29T11:51:10.733+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Urban Critics'/><title type='text'>Bagaimana Agar Tidak Menjadi Korban Iklan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cJh8wy14ZKc/TyTLFOEpZII/AAAAAAAAIa8/X44tE1unHwo/s1600/dgr.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-cJh8wy14ZKc/TyTLFOEpZII/AAAAAAAAIa8/X44tE1unHwo/s1600/dgr.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;KITA tentu pernah menggunakan produk dari berbagai item namun tidak kunjung mendapatkan perbaikan yang signifikan usai menggunakannya. Taruhlah jika kulitmu sawo matang dan berharap menjadi seputih Agnes Monica. Kamu pun menggunakan krim pemutih yang harganya amat terjangkau itu. Dan jangan protes kalau kulitmu tetap akan menjadi sawo matang karena kamu melupakan satu fakta bahwa kamu orang pribumi dan brand ambassador yang bersangkutan adalah Tionghoa. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan warga keturunan Cina sudah barang pasti memiliki kulit yang jauh lebih terang dari ras lainnya.Kalau kamu lebih jeli, kamu akan mencurigai efek dari produk yang kamu pakai dan bertanya 'ini krim buat mutihin atau ngitemin kulit, sih? Kok Nyai Momon-nya jadi item begitu?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Faktanya, iklan TV maupun cetak memang penuh dengan dramaturgi/didramatisir untuk kepentingan pemasaran. Ini hal yang wajar agar produk bersangkutan dapat diingat oleh konsumen. Meski tidak ada niat tipu menipu, tapi acap kali kita merasa apa yang disampaikan iklan TV itu kebohongan besar. Sementara saya lebih berpikir kalau sebenarnya, konsumenlah yang terkecoh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dahulu kala, selulus SD, saya bukanlah seorang anak lelaki satu-satunya yang bertubuh pendek di sekolah. Tapi saya ingin sekali menjadi tinggi sampai beli paket ortopedi segala. Ketika saya menggunakan alat yang konon bisa meregangkan otot dan membuat saya lebih tinggi. Faktanya, tanpa memakai alat itu pun saya dan anak-anak lain di luar sana akan tumbuh tinggi dengan sendirinya. Sebelum memasuki tahap remaja, tubuh anak lelaki akan jauh lebih pendek dari tubuh anak perempuan. Menginjak pubertas, anak lelaki pun tumbuh dengan pesat, mereka pun menjadi tinggi.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi jangan harap bisa setinggi Christian Sugiono kalau orangtuamu punya tinggi badan yang standar. Padahal kamu sudah minum susu buat remaja yang terkenal itu.&amp;nbsp;Setidaknya tinggi badan kita bisa jadi akan lebih tinggi dari orangtua kita. Jadi beruntunglah untuk orang-orang yang punya badan tinggi proporsional apalagi kalau ditambah bonus ketampanan bidadara dari Tuhan YME.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, persoalan fisik memang menjadi perhatian seluruh umat manusia. Mereka berlomba-lomba membuat diri mereka terlihat cantik bagi yang perempuan dan tampan bagi yang lelaki. Namun, mereka juga sadar dengan kondisi mereka. Sebab seseorang tidak akan menjadi cantik hanya dengan memakai krim pemutih muka. Tidak ada yang bisa mengubah struktur wajah seseorang kecuali dengan operasi plastik. Dan tentu saja ini berhubungan dengan mitos kecantikan. Apakah itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Standar kecantikan sudah dibangun sedemikian rupa sehingga orang-orang melegalkannya. Perempuan cantik adalah perempuan yang berkulit terang. Mereka menjargonkan hal ini diam-diam dengan memakai model iklan yang cantik dan putih dalam produk mereka. Saking ingin menyihir calon konsumen, Nikita Willy terlihat pucat dan setransparan roh kudus dalam iklan TV produk pemutih yang dibintanginya. Namun bagi sebagian orang, produk itu memang berkhasiat dan layak dicoba. Padahal warna kulit bukan patokan seorang perempuan itu cantik atau tidak cantik.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan tentu saja makin ke sini, produk kosmetik juga menggerayangi pasar lelaki. Berbagai produk kosmetik terutama pemutih wajah gencar dikeluarkan dan diiklankan dengan konsep maskulin. Ambil saja contoh produk dengan iklan yang dibintangi Nicholas Saputra. Tentu saja produsen tidak akan mengambil aktor Lukman Sardi yang sudah keriput dan 'legam' karena faktor usia. Tapi mereka mengambil bintang iklan yang sudah tampan dan sudah putih jauh sebelum dia memakai produk pemutih yang bersangkutan. Dan seperti yang sudah-sudah, &amp;nbsp;iklan TV itu akan mengatakan secara implisit pada kita kalau Nicholas berkulit cerah setelah menggunakan produk yang bersangkutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-vx8Zzp6kx3E/TyTLClDDsMI/AAAAAAAAIa0/LSTk8jgVu4c/s1600/3vcd3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="279" src="http://2.bp.blogspot.com/-vx8Zzp6kx3E/TyTLClDDsMI/AAAAAAAAIa0/LSTk8jgVu4c/s320/3vcd3.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gambar: Funtug.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama halnya dengan keinginan sebagian besar pemuda untuk memiliki perut sixpack setelah produk susu suplemen gencar ditayangkan melalui iklan TV, cetak dan acara perlombaan dalam tujuh tahun ke belakang. Iklan-iklan menggiurkan itu secara tidak sadar menyihir konsumen anak muda lelaki untuk mengonsumsi susu &amp;nbsp;krim tersebut dan berharap menjadi berotot. Namun sebagian dari yang mereka dapatkan adalah kepahitan lantaran perut tetap saja rata dan badan tetap kerempeng. Karena faktanya, tanpa latihan dan olahraga, seorang lelaki tidak akan mendapatkan bentuk badan sempurna (sempurna dalam artian punya perut sixpack dan proporsional).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyakitkan memang, tapi sepertinya iklan-iklan 'keparat' itu dipersediakan untuk mereka-mereka yang sudah sempurna sejak lahir. Krim pemutih untuk perempuan yang sudah putih atau susu suplemen untuk para lelaki yang memang sudah punya bakat tubuh proporsional sejak lahir. Namun sebagai manusia, adalah hal yang wajar jika mudah tergoda dan terbujuk rayu. Pun menyoal bintang iklan. Sebenarnya iklan TV gemar memasang publik figur idola masyarakat agar masyarakat mengikuti/memakai apa yang dipakai sang idola.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;Berikut saya berikan informasi yang mungkin sudah diketahui pembaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fakta Mengenai Pertumbuhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan kalsium bisa menyebabkan gangguan pada tulang sehingga anak tidak tumbuh dengan baik dan bertinggi badan pendek. Maka dari itu produk susu terutama khusus untuk anak-anak gemar diiklankan karena bagi anak-anak, adalah penting mengonsumsi susu. Namun, ada faktor yang lebih kuat yang memengaruhi bentuk badan seseorang, seperti genetik, hormon, gizi, dan lingkungan. Lagipula kekurangan kalsium tidak akan terjadi jika tidak ada gangguan, misalnya menurunnya fungsi ginjal yang membuat proses penyerapan terganggu.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fakta Mengenai Warna Kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi faktor genetik memegang peranan penting dalam hal warna kulit yang kita miliki. Jadi produk kosmetik pemutih wajah, memang hanya ditujukan ras-ras tertentu, dan bukan dari kalangan kulit hitam (dalam artian ras). Sebenarnya kulit kita bisa jadi akan lebih putih setelah menggunakan kosmetik tertentu, itu pun sementara. Taruhlah kita terkena terik matahari untuk waktu yang lama, kalau tidak merah, ya, kecokelatan. Dan warna kulit pun akan kembali ke sedia kala dalam beberapa waktu kemudian. Sama halnya saat seorang artis pribumi tampak putih dengan cara suntik -entah bagaimana caranya. Atau artis lain yang berusaha menjadi lebih kebarat-baratan, melakukan tanning agar warna kulitnya jauh lebih gelap dari warna kulit asli. Namun jika perawatan dihentikan, warna kulit pun akan kembali ke warna semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini karena kulit adalah alat ekskresi atau pembuangan sisa metabolisme dalam tubuh yaitu dengan adanya kelenjar keringat yang terletak dalam lapisan dermis. Dermis adalah bagian dari kulit manusia, selain dermis, ada epidermis yang terusun karena lapisan tanduk dan lapisan malpighi. Lapisan Malpighi ini terdiri atas lapisan spinosum yang berfungsi menahan gesekan dari luar, dan lapisan germinavitum yang mengandung sel-sel aktif yang dapat membelah diri. Lapisan Malpighi juga mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit. Dan warna kulit tergantung dari genetik orang yang bersangkutan. Sehingga produk kosmetik yang dipakai, memang akan terlihat berhasil bagi pigmen kulit tertentu: kulit putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uuum,&lt;i&gt; tidak adil memang. &lt;/i&gt;Ketika mereka bersenang-senang dengan bentuk fisik dan kekayaan mereka, yang tak sempurna secara fisik dan yang tak kaya hanya menjadi korban iklan. Apalagi untuk konsumen yang kurang memiliki kepekaan dan kurang memiliki wawasan (baca: kalangan awam). Namun beruntung bagi kita yang menyenangi diri kita apa adanya. Karena tanpa produk-produk itu pun, kita akan tetap indah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-754740915247865929?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/754740915247865929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/bagaimana-agar-tidak-menjadi-korban.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/754740915247865929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/754740915247865929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/bagaimana-agar-tidak-menjadi-korban.html' title='Bagaimana Agar Tidak Menjadi Korban Iklan'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-cJh8wy14ZKc/TyTLFOEpZII/AAAAAAAAIa8/X44tE1unHwo/s72-c/dgr.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-1556854820685405573</id><published>2012-01-28T19:59:00.002+07:00</published><updated>2012-01-28T19:59:33.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to the Oscars 2012: Puss in Boots</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-UveFkIHyOOo/TyPuR-1wfuI/AAAAAAAAIac/nHA01f2Q-Xk/s1600/cvbcb.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-UveFkIHyOOo/TyPuR-1wfuI/AAAAAAAAIac/nHA01f2Q-Xk/s1600/cvbcb.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;SEJAK kemunculannya dalam Sherk 2 (2004) tokoh kucing bersepatu bot ini mencuri perhatian. Tidak hanya karena kemampuan bermain pedangnya yang ampuh, dia juga mampu membuat siapapun bertekuk lutut hanya dengan tatapannya. Puss in Boots akhirnya menjadi salah satu nominator Film Animasi Terbaik Oscar 2012. Tidak heran kalau film ini punya konsep 3D yang lebih canggih dan detil dibanding film animasi sejenis di tahun yang sama.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Scene dibuka dengan wajah Puss secara close up yang terlihat sangat innocent sampai ia memasang wajah keras dan memperkenalkan dirinya sebagai Puss in Boots. Puss adalah kucing yang diincar di tempatnya berasal. Dia dianggap sebagai perampok dan perusuh di kota sehingga menjadi buronan. Puss masuk ke dalam sebuah kafetaria dan menemukan orang-orang yang mengoloknya. Di sana dia juga mengetahui kalau kisah mengenai angsa bertelur emas adalah sebuah fakta. Dia pun mulai melakukan pencarian dengan mencuri benih yang selalu dibawa dua penjahat, Jack dan Jill&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_vRfST3Cmi8/TyPuB6-cAfI/AAAAAAAAIZ8/GXCOJdYqTbk/s1600/Puss+in+Boots%5B(000226)18-51-29%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://4.bp.blogspot.com/-_vRfST3Cmi8/TyPuB6-cAfI/AAAAAAAAIZ8/GXCOJdYqTbk/s320/Puss+in+Boots%5B(000226)18-51-29%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-bpRhwYvpQtA/TyPt_nDNaZI/AAAAAAAAIZ0/6jc1TiXnT_E/s1600/Puss+in+Boots%5B(089783)19-40-34%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://3.bp.blogspot.com/-bpRhwYvpQtA/TyPt_nDNaZI/AAAAAAAAIZ0/6jc1TiXnT_E/s320/Puss+in+Boots%5B(089783)19-40-34%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sayang, dalam usahanya itu, ternyata ada kucing garong lain yang berniat mencuri. Dia adalah kucing dengan topeng dan berbulu hitam. Akibat perseteruan ini, keduanya tidak mendapatkan apa yang mereka cari. Puss dan si kucing asing malah terlibat perseteruan gestur sampai akhirnya Puss mengejar musuhnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dia pun sampai di sebuah tempat yang penuh dengan kucing. Tak lama kucing yang diincarnya muncul. Bukannya bertarung, keduanya malah adu dansa. Sampai akhirnya Puss yang jantan ini, tahu kalau kucing asing itu adalah betina. Kucing cantik itu bernama Kitty Softpaws. Dinamakan begitu karena tangannya memang tidak memiliki cakar sehingga dia dengan mudah mencopet benda orang lain dengan cepat dan tak disadari korban.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3LUgh2IaKaM/TyPtvPcYfjI/AAAAAAAAIZE/Gd-moFLjWl0/s1600/Puss+in+Boots%5B(039221)19-39-30%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://1.bp.blogspot.com/-3LUgh2IaKaM/TyPtvPcYfjI/AAAAAAAAIZE/Gd-moFLjWl0/s320/Puss+in+Boots%5B(039221)19-39-30%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FobE524MLcI/TyPtwSn3KCI/AAAAAAAAIZM/5ryuKgQ1eNs/s1600/Puss+in+Boots%5B(039583)19-39-35%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://4.bp.blogspot.com/-FobE524MLcI/TyPtwSn3KCI/AAAAAAAAIZM/5ryuKgQ1eNs/s320/Puss+in+Boots%5B(039583)19-39-35%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TNq1gpsP7DY/TyPtz9w0hgI/AAAAAAAAIZU/nCEdhg00qOk/s1600/Puss+in+Boots%5B(044083)19-39-45%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://2.bp.blogspot.com/-TNq1gpsP7DY/TyPtz9w0hgI/AAAAAAAAIZU/nCEdhg00qOk/s320/Puss+in+Boots%5B(044083)19-39-45%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sialnya, Puss juga bertemu dengan sahabat kecilnya, si kepala telur, Humpty&amp;nbsp;Dumpty. Puss membenci lantaran merasa nama baiknya hancur atas kelakuan Humpty. Namun, Puss pun kembali memercayai Humpty dan siap berpetualang mencuri benih pohon dari Jack and Jill.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Pussdan Kitty berhasil, benih itu ditanamkan di sebuah medan padang pasir. Tidak lama pohon raksasa muncul dari tanah dan menjulang sampai ke angkasa.Puss,Kitty dan Humpty pun berpetualang di angkasa dan berhasil membawa anak angsa yang setiap kali bertelur, akan mengeluarkan telur emas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka pun kembali ke bumi, namun sayang,Humpty ternyata mengkhianati Puss untuk kedua kali. Puss pun difitnah. Sementara kota yang dipijaknya terancam bahaya lantaran emaknya si angsa akan datang menghancurkan kota.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Puss in Boots: Film Kucing yang Sangat Kucing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puss in Boots adalah film komputer-animasi yang diproduksi Dreamworks Animation.&amp;nbsp;Film ini disutradarai Chris Miller yang pernah mengarahkan Shrek the Third pada 2007.&amp;nbsp;Sebelumnya Puss nongol di Shrek 2 sampai keempat sebagai tokoh pembantu. Film ini dirilis secara 3D pada Oktober 2011 dan menjadi box office. Film yang memasang nama Antonio Banderas dan Salma Hayek ini mengalahkan penghasilan film Paranormal Activity 3, In Time, The Rum Diary, atau Johnny English Reborn.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari segi teknis gambar, karya semacam Sherk memang berbeda dengan animas ala Pixar atau kebanyakan film animasi komputer yang terlihat sangat kartun. Baik Sherk namun Puss in Boots (PIB) punya karakteristik yang sama yang susah saya gambarkan karena saya adalah apresiator awam. Namun cerita PIB menjadi lumayan hambar, klise, dan hanya mengulang konsep Sherk pertama ketika semua tokoh dongeng diadaptasi dan ditempatkan dalam satu layar. Itulah yang terjadi dalam PIB. Serba klise dan mengambang, kejutan yang disisipkan di akhir pun tidak membuat terkejut karena penonton memang sudah tidak memasang ekspektasi lebih di aspek cerita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Cdipbsq08-Q/TyPufzd6XRI/AAAAAAAAIak/kGbRywoEnp0/s1600/Puss+in+Boots%5B(007275)19-46-05%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://3.bp.blogspot.com/-Cdipbsq08-Q/TyPufzd6XRI/AAAAAAAAIak/kGbRywoEnp0/s320/Puss+in+Boots%5B(007275)19-46-05%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ESJyWpNd0VI/TyPuKk_LsoI/AAAAAAAAIaM/8GoGsYN6PJU/s1600/Puss+in+Boots%5B(095764)18-53-10%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://2.bp.blogspot.com/-ESJyWpNd0VI/TyPuKk_LsoI/AAAAAAAAIaM/8GoGsYN6PJU/s320/Puss+in+Boots%5B(095764)18-53-10%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski demikian, kita akan dimanjakan dengan aksi kucing mengucing ini. Yeah, bagaimana tidak tergelitik sendiri saat Puss berdansa dengan Kitty. Adegan aksinya pun dibuat lumayan menegangkan. Yang lebih asyik, kita akan menemukan sifat-sifat khas kucing seperti meminum susu dengan cara menjulurkan lidah, bermain-main dengan pantulan sinar matahari, dan tentu saja saat Puss membuat penjaga simpati dan terhipnotis dengan tatapan matanya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selebihnya, tidak ada yang istimewa. Meski saya pecinta meong, tapi &amp;nbsp;film ini sebenarnya mudah untuk dilakukan dan riskan untuk saya tonton berulang kali. Yeah, kecuali di bagian Puss berperilaku kucing.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kans di Oscars 2012&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukan Academy Awards namanya kalau tidak membuat kontroversi. Banyak nama-nama aktor yang dirasa patut masuk, pada faktanya tidak masuk ke sebagai nominator. Contohnya Leonardo Dicaprio (J. Edgar), Charlize Theron (Young Adult) , atau Tilda Swinton (We Need to Talk About Kevin). Selain itu nominasi Best Picture hanya 9 untuk tahun ini (biasanya 10). Tak hanya itu, nominasi untuk Lagu Tema Terbaik hanya dua nominator.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang mengejutkan The Adventures of Tintin tidak masuk ke dalam kategori Best Animated &amp;nbsp;Feature. Padahal film tersebut masuk sebagai film animasi terbaik di Golden Globe. Film animasi yang tidak dijagokan seperti Cats in Paris atau Kung Fu Panda 2 malah masuk. Entah apa penilaian mereka, namun saya, sih, setuju-setuju saja. Yang pasti, yang sepertinya akan mendapatkan kategori ini adalah &amp;nbsp;film Rango. Ini karena film tersebut meraih Animasi terbaik di berbagai ajang penghargaan film seperti di&amp;nbsp;Alliance of Women Film Journalists, &lt;span style="color: black;"&gt;BAFTA, Boston Society of Film Critics Awards, Broadcast Film Critics Association Awards Chicago Film Critics Association Awards, Hollywood Film Festival, Los Angeles Film Critics Association Awards, 83rd National Board of Review Awards, Online Film Critics Society Awards, &amp;nbsp;2011 Teen Choice Awards, &amp;nbsp;2012 People's Choice Awards, dan&amp;nbsp;San Francisco Film Critics Circle Awards.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, kayaknya kita sudah tahu siapa pemenangnya dengan banyak pengakuan itu. Heu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3ASDP3MBNto/TyPukFtmz1I/AAAAAAAAIas/fwXSjQxLqkg/s1600/Puss+in+Boots%5B(117866)19-47-08%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://3.bp.blogspot.com/-3ASDP3MBNto/TyPukFtmz1I/AAAAAAAAIas/fwXSjQxLqkg/s320/Puss+in+Boots%5B(117866)19-47-08%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sutradara &lt;/b&gt;Chris Miller &lt;b&gt;Produser &amp;nbsp;&lt;/b&gt;Latifa Ouaou, Joe M. Aguilar &lt;b&gt;Penulis &lt;/b&gt;Tom Wheeler, David H. Steinberg, Brian Lynch &lt;b&gt;Pengisi Suara &lt;/b&gt;Antonio Banderas, Salma Hayek, Zach Galifianakis, Billy Bob Thornton, Amy Sedaris, Zeus Mendoza, Constance Marie, Guillermo del Toro, Bob Joles Music by Henry Jackman Editing by Eric Dapkewicz Studio DreamWorks Animation &lt;b&gt;Durasi &lt;/b&gt;90 minutes Negara Amerika Serikat &lt;b&gt;Bahasa&lt;/b&gt; English&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penyutradaraan:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Naskah: &lt;/b&gt;7 &lt;b&gt;Musik: &lt;/b&gt;7 &lt;b&gt;Best Impressive Scene: &lt;/b&gt;Saat Puss menghipnotis sipir penjara dengan tatapan matanya yang innocent &lt;b&gt;Best Quote: &lt;/b&gt;Humpty said: AKu bukan manusia, bukan burung, dan bahkan bukan makanan. Aku tidak tahu apa aku ini, tapi kau akan selalu menjadi saudaraku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Score: 7.5/10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-1556854820685405573?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/1556854820685405573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-puss-in-boots.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/1556854820685405573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/1556854820685405573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-puss-in-boots.html' title='Road to the Oscars 2012: Puss in Boots'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UveFkIHyOOo/TyPuR-1wfuI/AAAAAAAAIac/nHA01f2Q-Xk/s72-c/cvbcb.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-626554467242059965</id><published>2012-01-28T02:04:00.001+07:00</published><updated>2012-01-28T03:17:24.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to the Oscars 2012: The Help</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-fMbCjfyhImQ/TyLyjQrnpOI/AAAAAAAAIYE/JVEf1AoMKZc/s1600/bvmvbm.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-fMbCjfyhImQ/TyLyjQrnpOI/AAAAAAAAIYE/JVEf1AoMKZc/s1600/bvmvbm.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;FILM yang mengangkat tema rasis memang cukup banyak. Tidak heran beberapa film yang mengangkat tema kemanusiaan semacam ini diakui secara kualitas dan mendapatkan banyak penghargaan. Salah satu film favorit saya &amp;nbsp;yang mengangkat isu yang sama adalah Crash, yang dikemas dinamis, &amp;nbsp;multietnik, dan dramaturgi. Namun dalam The Help, kita tidak akan menemukan dramatisasi berlebih. Menyaksikan The Help sama seperti kita melihat keseharian pada umumnya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berlatar di Amerika Serikat khususnya di daerah Jackson, Mississippi pada tahun 60-an, opening scene dibuka saat Aibileen Clark (Viola Davis) menjawab pertanyaan dari seseorang pewawancara. Selanjutnya kita akan diajak menyaksikan aktivitas Clark sebagai pembantu rumah tangga berkulit hitam yang mengerjakan pekerjaannya di rumah Elizabeth. Selain memasak, bebersih dan job desc yang dilakukan seorang PRT, dia juga mengurus anak perempuan Elizabeth yang masih kecil.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Eugenia 'Skeeter' Phelan (Emma Stone)digambarkan sebagai 'satu-satunya' gadis yang belum menikah dan memiliki anak. Maklum, di kota itu para gadis kulit putihnya kebanyakan sudah berkeluarga. Skeeter yang baru lulus sarjana ini pun melamar pekerjaan di sebuah surat kabar sampai akhirnya diterima untuk mengisi kolom khusus mengenai aktivitas rumah tangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-53BQeRx74AA/TyLxbf-c8wI/AAAAAAAAIWc/QrboVEFasHw/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(013130)01-40-52%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-53BQeRx74AA/TyLxbf-c8wI/AAAAAAAAIWc/QrboVEFasHw/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(013130)01-40-52%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-OpnNfjKonDU/TyLxf85iUtI/AAAAAAAAIWs/RAIs3r6yuuY/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(141517)01-41-20%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-OpnNfjKonDU/TyLxf85iUtI/AAAAAAAAIWs/RAIs3r6yuuY/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(141517)01-41-20%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Skeeter punya tiga sahabat sejak SMA yang baik. Dua di antaranya adalah Elizabeth (Ahna O' Reilly) dan Hilly Holbrook (Bryce Dallas Horward). Jika Elizabeth adalah tipe pengekor yang gampang diperalat, maka Hilly adalah orang yang berpengaruh di kalangan ibu-ibu setempat. Hilly bahkan mencanangkan ide untuk membuat toilet khusus untuk pembantu kulit hitam. Dalam pandangannya, negro (sebutan kasar untuk orang berkulit hitam), membawa penyakit sehingga tidak boleh menggunakan kamar mandi yang sama dengan yang berkulit putih.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VPF1phnIAiU/TyLxdv7B9TI/AAAAAAAAIWk/LkdN92z_0NY/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(014092)01-40-57%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-VPF1phnIAiU/TyLxdv7B9TI/AAAAAAAAIWk/LkdN92z_0NY/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(014092)01-40-57%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-3OJjEW-xQNc/TyLxtYQuK8I/AAAAAAAAIXM/Bdaxh_ID3Cc/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(133689)01-42-36%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-3OJjEW-xQNc/TyLxtYQuK8I/AAAAAAAAIXM/Bdaxh_ID3Cc/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(133689)01-42-36%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VoqFi_YH658/TyLx4vxS2jI/AAAAAAAAIX0/VVr558HY2PE/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(022800)01-49-29%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://1.bp.blogspot.com/-VoqFi_YH658/TyLx4vxS2jI/AAAAAAAAIX0/VVr558HY2PE/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(022800)01-49-29%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari pembantu Hilly yang bernama Minny Jackson (Octavia Spencer) terpaksa menggunakan toilet majikannya. Tentu saja dia tidak bisa melewati badai saat itu untuk menuju toiletnya di luar rumah. Karena hal ini, Hilly murka dan memecatnya. Tidak hanya itu, Hilly juga menyebar gosip kalau Minny telah mencuri barang rumah tangga di rumah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minny yang merupakan sahabat Aibileen itu pun susah mendapat pekerjaan sampai akhirnya bekerja untuk seorang perempuan bernama Celia Foote (Jessica Chaistain). Celia adalah perempuan yang sudah bersuami dan memiliki rumah yang megah. Namun entah kenapa dia dijauhi oleh teman-teman se-kompleks (baca: Hilly dan teman-temannya). Meski awalnya Minny merasa aneh, namun dia kemudian cocok bekerja di rumah Celia. Celia ternyata memiliki masalah serius yaitu memiliki kandungan yang lemah sehingga rentan keguguran. Hal itu disembunyikan dari sang suami dan hanya kepada Minny-lah, Celia mengaku.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Skeeter mulai menulis naskah buku tentang pembantu rumah tangga berkulit hitamdi Mississippi. Selain dilatari tuntutan profesional, dia juga melakukannya berdasar pengalaman pribadi yang menyakitkan. Ketika pengurusnya, Constantine Bates, seorang pembantu rumah tangga berkulit hitam di rumahnya, mendadak pergi ketika dia SMA.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, Skeeter berhasil mewawancarai Aibeleen dan Minny. Keduanya tidak ragu menceritakan kisah hidup mereka tentu dengan nama anonim ketika diadaptasi menjadi naskah. Saat konflik rasis mengemuka,tidak hanya mereka yang bersedia diwawancara, namun pembantu rumah tangga lainnya berinisiatif sendiri untuk diwawancara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah Skeeter meramu naskahnya sampai sesekali membalas kelakuan arogan dan rasis dari temannya, Hilly. Dan tentu saja 'scene' fenomenal dalam film ini, ketika Minny berhasil memberi pelajaran paling menjijikkan pada mantan majikannya, Hilly.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;The Help: Film Manis tentang Rasisme&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja kita tahu, bahwa rasisme terjadi lebih banyak dan terlihat di masa lalu. Dan sebenarnya, masih terpelihara dalam keadaan yang samar di masa kini. Ketika perbedaan warna kulit menjadi hal yang dipermasalahkan dalam kehidupan sosial. Saya tentu sudah menonton &amp;nbsp;film Saw terutama yang terakhir. Di sana ada sekelompok anak muda yang 'dihukum' karena bertingkah rasis. Dan Jigsaw bilang 'dibalik lapisan kulit, kita semuanya sama' yaitu bahwa tak peduli kau berkulit kuning, hitam atau putih, tapi kita semua punya darah yang berwarna sama: merah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam The Help, cuplikan dialog yang mengena itu terdapat dalam narasi yang diucapkan Aibileen. Yaitu &amp;nbsp;ketika ia mendapati kabar bahwa tornado telah menyerang kota: '10 orang kulit putih dan 8 orang kulit hitam tewas. Tapi Tuhan tak peduli dengan warna kulit dengan tornadonya'.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini juga tidak menggambarkan tokoh secara hitam dan putih. Kebencian warga kulit putih terhadap kulit hitam diwakili tokoh perempuan hedonisme bernama Hilly. Karakter jahatnya ini lebih bersifat gangguan psikologis sehingga tidak hanya berlaku rasis terhadap kulit hitam, namun synical terhadap yang sewarna kulit dengannya. Rasismenya muncul karena mengukuhkan 'tradisi' dan konstruksi sosial saat itu yang 'mengharuskan' kulit hitam berada di bawah titik marginal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-53BQeRx74AA/TyLxbf-c8wI/AAAAAAAAIWc/QrboVEFasHw/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(013130)01-40-52%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-53BQeRx74AA/TyLxbf-c8wI/AAAAAAAAIWc/QrboVEFasHw/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(013130)01-40-52%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;'Fakta' ini membuat The Help sebenarnya tidak berbicara mengenai rasisme, namun tentang humanisme. Bagaimana tokoh kulit putih lewat sosok Skeeter dan Celia, tidak membuat jurang pemisah pada warga berkulit hitam. Keduanya memosisikan yang berkulit hitam sebagai manusia, dan bukan sebagai budak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-8GRsbtPtBco/TyLxqW-DH4I/AAAAAAAAIXE/IeeMPrifgxE/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(125924)01-42-34%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-8GRsbtPtBco/TyLxqW-DH4I/AAAAAAAAIXE/IeeMPrifgxE/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(125924)01-42-34%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Vtps1rYuiyA/TyLxyLFaDhI/AAAAAAAAIXc/DQc8LywdIWo/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(155734)01-42-43%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-Vtps1rYuiyA/TyLxyLFaDhI/AAAAAAAAIXc/DQc8LywdIWo/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(155734)01-42-43%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara, tokoh kulit hitam yang digambarkan tipikal sebagai 'budak' (tokoh Minny) oleh kulit putih yang diwakilkan tokoh Hilly, akhirnya melakukan aksi balas dendam secara 'budak' (baca: keras, tak pantas). Tentu penonton tidak akan lupa bagaimana saat Minny berpakaian rapi menuju rumah Hilly dengan membawa semangkuk besar pie cokelat buatannya. Maklum, Minny memang dikenal jago masak. Scene itu terpotong dan penonto mengira Minny melemparkan pie tersebut ke muka mantan majikannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4ruAa86i-u0/TyLxiqjEG7I/AAAAAAAAIW0/TIRjbHFT_8g/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(142205)01-41-38%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-4ruAa86i-u0/TyLxiqjEG7I/AAAAAAAAIW0/TIRjbHFT_8g/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(142205)01-41-38%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tidak, Minny melakukan acara balas dendam yang kemudian dilegalkan. Meskipun sangat mengejutkan juga hal itu dilakukannya. Ketika ternyata, Hilly menganggap kedatangan Minny ke rumahnya sebagai upaya permintaan maaf. Hilly pun memakan pie itu di meja makan dengan lahap. Namun dia sangat terkejut saat mendengar pengakuan Minny, kalah salah satu bahan dalam pie itu adalah feses. :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, mari saya seret kalian semua di jajaran teknis. Satu hal yang menonjol dalam cerita ini selain naskah adaptasi yang gemilang, juga ensemble cast yang tampil luar biasa. Para aktor mengimbangi satu sama lain dan menjaga kekonsistenan karakter. Sementara teknis lain semisal art direction, editing, dan semacamnya, tidak ada yang istimewa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas The Help adalah drama terbaik tahun lalu dan saya rekomendasikan agar kalian menontonnya. Dengan durasi dua jam lebih itu, saya yakin kalian enggak akan pernah merasa bosan menyimak setiap scene demi scene yang berarti.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kans di Academy Awards 2012&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini memperoleh empat nominasi yaitu Film Terbaik, dan sisanya kategori akting yaitu Aktris Terbaik untuk Viola Davis, dan Aktris Pendukung terbaik untuk Octavia Spencer dan Jessica Chaistain. Di penghargaan film lain, ketiga aktris itu masuk nominasi yang sama dan memenangkan penghargaan, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Best Actrees: Viola Davis&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- African American Film Critiscs Association&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Black Film Critics Circle&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Broadcast Film Critics Association&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Indiana Film Critics Association Awards&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Satellite Awards&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Women Film Critics Circle&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Palm Springs International Film Festival&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Best Supporting Actrees: Olivia Spencer&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Golden Globe&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- African American Film Critiscs Association&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Black Film Critics Circle -&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Broadcast Film Critics Association&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;-Washington D.C Area Film Critics Association&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penghargaan yang diterima Jessica Chaistain:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Best Breakthough Performance di Detroit Film Critics, Hollywood Film Festival, dan Los Angeles Film Critics Association&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Best Supporting Actrees di New York Film Critics Circle&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang lebih mungkin The Help akan memenangkan Best Supporting Actrees untuk Olivia Spencer. Sementara untuk meraih Best Actrees, Viola harus bersaing ketat dengan Meryl Streep dalam The Iron Lady. Sebab biasanya, pemenang Oscar akan multietnik atau 'sengaja' memasukkan pemenang kulit hitam agar tidak dianggap rasis. &amp;nbsp;Meski penilaian memang sangat obyektif, tapi isu Oscar yang menghindari rasisme adalah selentingan yang kerap kali terjadi. Saya belum menonton The Iron Lady, jadi belum bisa membandingkan akting Streep dengan Davis. Tapi menurut prediksi standar Oscar, pemenang Best Actrees akan jatuh pada Streep, dan Supporting Actrees baru diraih Spencer.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;The Help (Pembantu Rumah Tangga).&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Sutradara/penulis: &lt;/b&gt;Tate Taylor &lt;b&gt;Produser: &lt;/b&gt;Chris Columbus, Michael Barnathan, Brunson Green &lt;b&gt;Pemain:&lt;/b&gt; Emma Stone, Viola Davis, Bryce Dallas Howard, Jessica Chastain &lt;b&gt;Musik:&lt;/b&gt; Thomas Newman &lt;b&gt;Sinematografer:&lt;/b&gt; Stephen Goldblatt &lt;b&gt;Editor&lt;/b&gt;: Hughes Winborn Studio: Dreamworks Pictures, &amp;nbsp;Reliance Entertainment &lt;b&gt;Rilis: &lt;/b&gt;10 Agustus 2010 &lt;b&gt;Negara:&lt;/b&gt;AS &lt;b&gt;Bahasa: &lt;/b&gt;Inggris&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penyutradaraan:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Cerita:&lt;/b&gt; 9 &lt;b&gt;Akting: &lt;/b&gt;&amp;nbsp;9,5 &lt;b&gt;Tata Kamera:&lt;/b&gt; 8,5 &amp;nbsp;&lt;b&gt;Editing: &lt;/b&gt;8 &lt;b&gt;Musik: &lt;/b&gt;7 &lt;b&gt;Tata Suara: &lt;/b&gt;7 &lt;b&gt;Best Quote: &lt;/b&gt;&amp;nbsp;Aibeleen said: 'Tak ada orang yang menanyakan bagaimana rasanya menjadi diriku. Saat kebenaran kuungkapkan, aku merasa bebas".&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-AuVZy18tWkY/TyLx6rnpQYI/AAAAAAAAIX8/5eUyPram5t8/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(022942)01-49-35%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-AuVZy18tWkY/TyLx6rnpQYI/AAAAAAAAIX8/5eUyPram5t8/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(022942)01-49-35%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3ZKTfT0eJZA/TyLzQXZTAJI/AAAAAAAAIYM/3tiBInBtKog/s1600/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(186272)01-42-51%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://2.bp.blogspot.com/-3ZKTfT0eJZA/TyLzQXZTAJI/AAAAAAAAIYM/3tiBInBtKog/s320/The+Help+2011+BRRip.XviD.AbSurdity-miguel+%5BEkipa+TnT%5D%5B(186272)01-42-51%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Best Impresive Scene: &lt;/b&gt;Saat Aibileen mendengarkan ide dari teman-teman majikannya kalau pembantu kulit hitam tidak diperbolehkan satu kamar mandi yang sama lantaran dianggap membawa penyakit'&amp;nbsp;&lt;b&gt;dan&lt;/b&gt; 'Saat Aibileen masuk ke gereja dan menyaksikan semua teman-temannya bertepuk tangan kepadanya. Aibileen pun bertepuk tangan juga dan bertanya pada Minny 'Kita bertepuk tangan untuk siapa?'&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;Score: 9/10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-626554467242059965?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/626554467242059965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-help.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/626554467242059965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/626554467242059965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-help.html' title='Road to the Oscars 2012: The Help'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-fMbCjfyhImQ/TyLyjQrnpOI/AAAAAAAAIYE/JVEf1AoMKZc/s72-c/bvmvbm.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-4002317456248172661</id><published>2012-01-27T10:39:00.000+07:00</published><updated>2012-01-27T17:06:02.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to the Oscars 2012: The Descendants</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-fdtTsfT6BTw/TyIaj_7PnvI/AAAAAAAAIWU/SIvhCRkvLfo/s1600/nb,bn,.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-fdtTsfT6BTw/TyIaj_7PnvI/AAAAAAAAIWU/SIvhCRkvLfo/s1600/nb,bn,.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;APA jadinya kalau seorang suami baru mengetahui perselingkuhan istrinya ketika sang istri sedang koma? Apalagi fakta perselingkuhan itu dikabarkan oleh puterinya sendiri yang berumur 17 tahun. The Descendants adalah drama konvensional satir yang diselipi bumbu komedi yang tidak dipaksakan. Sebab begitulah hidup berjalan, ada satir, ada komedi. Kecuali musik tradisional Hawaii yang menjadi scoring tetap di sepanjang film, semua elemen film ini saya suka.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film dibuka dengan sosok perempuan yang sedang berselancar menggunakan kapal. Belakangan diketahui kalau dia adalah Ellizabeth, istri dari Matt King (George Clooney), seorang pengacara dan ahli waris sebagian tanah di Hawaii. Matt setia menemani dan mengurus istrinya yang terbaring koma di rumah sakit selama berbulan-bulan akibat kececalakaan saat berselancar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Matt sendiri memiliki puteri berumur 17 tahun bernama Alex (Shailene Woodley),dan anak perempuan bungsunga brnama Scottie (Amara Miller). Pasca Elizabeth koma, Alex disekolahkan di asrama tempat menampung anak-anak bermasalah aka broken home. Sementara Scottie ikut Matt dan kerap tersandung masalah karena kenakalannya di sekolah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-rv0iKJIaFV8/TyIZtMW5CeI/AAAAAAAAIUs/JDa48PRL030/s1600/The+Descendants%5B(070432)10-22-14%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/-rv0iKJIaFV8/TyIZtMW5CeI/AAAAAAAAIUs/JDa48PRL030/s320/The+Descendants%5B(070432)10-22-14%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari, Matt mendengar kabar dari dokter kalau istrinya mengalami koma berkepanjangan. Artinya tidak ada lagi harapan untuk kembali siuman alias hidup. Matt pun berencana mengatakan kabar duka itu pada teman-temannya. Namun sebelum hal itu dilakukan, dia menjemput Alex dari asrama.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alex yang tidak tahu kabar duka tersebut, kembali menunjukkan protes terhadap Matt dengan bersikap kasar secara verbal. &amp;nbsp;Setelah Matt menerangkan bahwa Elizabeth akan meninggal, amarah Alex pun meredam. Setelah melakukan pendekatan, Matt pun mengetahui alasan perubahan sikap puterinya. Alex ternyata sempat bertengkar dengan ibunya sebelum kecelakaan berlangsung.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GRPqVeT67ic/TyIZuYmRP1I/AAAAAAAAIU0/0_X-w4UPS18/s1600/The+Descendants%5B(100488)10-22-46%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-GRPqVeT67ic/TyIZuYmRP1I/AAAAAAAAIU0/0_X-w4UPS18/s320/The+Descendants%5B(100488)10-22-46%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di saat yang sama, Alex memaparkan perselingkuhan ibunya dengan lelaki lain. Mendengar kabar ini, tentu saja membuat Matt terkejut, marah dan sedih. Matt pun langsung mendatangi rumah sahabat Elizabeth: Kai dan Mark, yang keduanya adalah suami istri. Dari sana Matt mengetahui kalau keduanya mengetahui perselingkuhan sang istri. Dia juga mengetahui kalau lelaki yang dicintai istrinya bernama Brian Speer (Matthew Lillard).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-sG4HvY4qo4M/TyIZwVonKNI/AAAAAAAAIU8/uU5LyoGqIIE/s1600/The+Descendants%5B(118232)10-22-56%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://3.bp.blogspot.com/-sG4HvY4qo4M/TyIZwVonKNI/AAAAAAAAIU8/uU5LyoGqIIE/s320/The+Descendants%5B(118232)10-22-56%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nzd0r5_snrg/TyIZ1bd1lVI/AAAAAAAAIVM/NM0uR0jv2YM/s1600/The+Descendants%5B(116010)10-23-37%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-nzd0r5_snrg/TyIZ1bd1lVI/AAAAAAAAIVM/NM0uR0jv2YM/s320/The+Descendants%5B(116010)10-23-37%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, dia pun mulai mencari tahu Brian. Meski awalnya tidak mau melibatkan anak-anaknya, namun Alex berinisiatif ikut campur dan Matt pun mengizinkan. Mereka pun melakukan perjalanan untuk menemukan Brian yang belakangan diketahui seorang agen real estate. Akhirnya, Matt bertemu muka dengan Brian yang ternyata sudah berkeluarga.Di sinilah scene paling menarik dalam &amp;nbsp;film ini. Ketika Matt yang datang bersama Alex, mampir di tempat tinggal &amp;nbsp;Brian yang ketika itu disambut Julie Speer (Judy Greer).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah terjadi perkelahian? Apakah hanya terjadi cekcok mulut? Yang pasti, kita memang akan menemukan ending yang seklise kehidupan. Karena begitulah cara terbaik orang dewasa menyelesaikan konflik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;The Descendants: Gambaran Pahit Keluarga Amerika&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alexander Payne yang lebih dulu menyutradarai Sideways (2004), membuat film berdasar novel berjudul The Descendants karya Kaui Hart Hemmings. Berlatar di wiliayah Hawaii, Amerika Serikat, film ini hanyalah salah satu dari sekian banyak film drama yang sering kita jumpai. Bagaimana sebuah drama komedi tentang keluarga dan rumah tangga ditampilkan sebegitu mengalir tanpa ada khotban di sana-sini.Tidak ada yang benar-benar istimewa sebenarnya. Konsep naskah yang dibuat naratif kronologis berdasar sudut pandang tokoh Matt pun kerap dipakai di konsep film lain. Namun film ini konsisten terhadap penceritaan satu sudut pandang ini sehingga kita akan melulu melihat George Clooney di setiap scene, di sepanjang film. Sampai akhirnya kita akan leluasa melihat totalitas aktingnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/--zgORcjEr3U/TyIaBPkYlfI/AAAAAAAAIWE/KgKm1t4pV20/s1600/The+Descendants%5B(089624)10-24-45%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/--zgORcjEr3U/TyIaBPkYlfI/AAAAAAAAIWE/KgKm1t4pV20/s320/The+Descendants%5B(089624)10-24-45%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang mencuri perhatian di departemen akting dalam film ini adalah tokoh anak gadis yang pemberontak namun memiliki empati tinggi yang diperankan Woodley. Selain memiliki kecantikan ragawi yang di atas standar, dia juga berhasil membawakan tipikal anak remaja Amerika dengan akting yang natural. Judy Geer yang memerankan istri Brian Speer pun menguras emosi penonton menjelang ending. Meskipun keberadaannya di film ini cuma hitungan menit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CuzF1hJ1oF0/TyIZ4voBgHI/AAAAAAAAIVc/DH2DoQqMba8/s1600/The+Descendants%5B(147182)10-24-20%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/-CuzF1hJ1oF0/TyIZ4voBgHI/AAAAAAAAIVc/DH2DoQqMba8/s320/The+Descendants%5B(147182)10-24-20%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8249vJT_PO8/TyIZ99O9wMI/AAAAAAAAIV0/SXSLMnKD8Yg/s1600/The+Descendants%5B(039883)10-24-36%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-8249vJT_PO8/TyIZ99O9wMI/AAAAAAAAIV0/SXSLMnKD8Yg/s320/The+Descendants%5B(039883)10-24-36%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Unsur komedi menjadi hal yang juga mendapat perhatian ekstra di film ini. Bagaimana ibu dari Matt yang sudah tua dan pikun bahkan tidak tahu siapa itu Elizabeth. Ketika hendak diajak menjenguk, dia malah menyangka akan menemui Ratu Elizabeth, bukan Elizabeth sebagai menantunya. Selain itu keberadaan tokoh Sid, teman lelaki Alex yang suka berkata-kata kasar dan sok asik, sejenak mengesalkan penonton namun di sisi lain penonton pun melegalkannya. Belum lagi tokoh figuran lain, Raina, anak perempuan sebelas tahunan yang berteman dengan Scottie. Diceritakan Scottie, ternyata Raina pernah menonton film porno di rumah yang sepi dan mengundang anak-anak lelaki lain. Saat mendengar itu, Alex menyebut Raina cabul dan melarang Scottie untuk menjauhi Raina.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-w32flUqFcmY/TyIZ0AzGkGI/AAAAAAAAIVE/3e9i_N8-vcw/s1600/The+Descendants%5B(157515)10-23-13%5D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/-w32flUqFcmY/TyIZ0AzGkGI/AAAAAAAAIVE/3e9i_N8-vcw/s320/The+Descendants%5B(157515)10-23-13%5D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah kehidupan keluarga di Amerika yang terang-terangan dan tak ada sopan santun selayaknya yang diberlakukan orang-orang Timur. Ketika seorang muda seperti Sid, memperlakukan siapapun yang berada di hadapannya tanpa rasa empati, meskipun sebenarnya dia tetap menaruh respek pada orang yang lebih tua.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam skala perbincangan orang dewasa, kita pun akan menemukan bagaimana kekerasan tidak akan kita temukan di sini. Jika dalam standar SHIT-netron di Indonesia, seorang ayah bahkan mudah menampar anaknya hanya karena melakukan hal sepele, maka di film ini, kita enggak akan menemukan itu. Matt tidak meninju Sid atau mengeluarkannya dari mobil, Matt juga tidak membogem seseorang yang seharusnya dibogem: Brian Speer. Dia 'cukup' mengatakan hal yang disusupi kosakata kasar pada Brian tanpa ada Julie di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita juga akan menemukan bahwa, seberapa pahit perselingkuhan itu, namun cara terbaik mengatasinya adalah mengikhlaskan. Dan ending film ini sebenarnya tidak istimewa di mata orang lain. Ketika Matt dan kedua puterinya rebahan di sofa sambil nonton Discovery Channel soal Pinguin. Namun, menurut saya, itulah scene romantis bagaiamana sebuah keluarga yang ditinggal mati orang tercinta, harus tetap melanjutkan kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas, menurut saya film ini manusiawi dan mengingatkan kita kalau orang kaya pun sebenarnya punya masalah yang jauh lebih kompleks dan &amp;nbsp;pahit, yang mungkin 'konsekuensi' dari kekayaan itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kans di Academy Awards 2012&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya saya tidak terlalu menaruh minat untuk menonton film ini. Namun kemenangannya sebagai Film Terbaik kategori drama dan Aktor Terbaik kategori drama di Golden Globe, membuat saya ingin menyimak. Terlebih dan sudah barang pasti, masuk ke dalam salah satu nominasi Best Picture-nya Oscar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini meraih nominasi untuk Film Terbaik, Cerita Adaptasi Terbaik, Aktor Terbaik, Editing Terbaik, dan Sutradara Terbaik.&amp;nbsp;Selain itu, juga meraih kategori Film Terbaik seperti di American Film Institue dan Los Angeles Film Critics Association. Sisanya hanya masuk sebagai nominator.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk skala Oscar, saya masih menjagokan film The Artist sebagai Best Picture. Begitu pula di jajaran aktor untuk meraih Best Actor in Leading Role. Tapi bukan enggak mungkin si Batman dalam Batman and Robin ini akan kembali memperoleh Oscar. Sebab dia pernah mendapatkannya di penghargaan Best Supporting Actor pada 2005 dalam film Syiriana. Selebihnya, sudah beberapa kali masuk nominasi Best Actor untuk film Up in the Air (2009) dan &amp;nbsp;Michael Clayton (2007).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas, yang lebih mungkin dan 'masuk akal' setidaknya The Descendants layak mendapatkan Oscar untuk Best Adapted Screenplay (naskah adaptasi terbaik).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-f3t5Tmm_d64/TyIaDPTE_lI/AAAAAAAAIWM/q7z6_pX62GE/s1600/descendants-poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-f3t5Tmm_d64/TyIaDPTE_lI/AAAAAAAAIWM/q7z6_pX62GE/s1600/descendants-poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;The Descendants (Para Pewaris) Sutradara: &lt;/b&gt;Aleander Payne &lt;b&gt;Pemain: &lt;/b&gt;George Clooney, Shailene Woodley, Judy Greer, Beau Bridgers, Matthew Lillard. &lt;b&gt;Penulis Skenario:&lt;/b&gt; Nat Faxon, Jim Rash, Payne &lt;b&gt;Sinematografer&lt;/b&gt;: Phedon Papamichael &lt;b&gt;Penyunting Gambar:&lt;/b&gt; Kevin Kent &lt;b&gt;Produksi:&lt;/b&gt;: Ad Hominem Enterprises &lt;b&gt;Durasi: &lt;/b&gt;115 Menit &lt;b&gt;Negara/bahasa: &lt;/b&gt;Amerika Serikat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Penyutradaraan: 8 Cerita: 7, 5 Akting: 8 Sinematografi: &lt;/b&gt;8 &lt;b&gt;Editing: &lt;/b&gt;8 &lt;b&gt;Musik:&lt;/b&gt; 5 &lt;b&gt;Tata Suara: &lt;/b&gt;7 &lt;b&gt;Artistik&lt;/b&gt;: 7&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Score: 7,5/10&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-4002317456248172661?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/4002317456248172661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-descendants.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/4002317456248172661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/4002317456248172661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscars-2012-descendants.html' title='Road to the Oscars 2012: The Descendants'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-fdtTsfT6BTw/TyIaj_7PnvI/AAAAAAAAIWU/SIvhCRkvLfo/s72-c/nb,bn,.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-3787890412649662685</id><published>2012-01-26T08:37:00.001+07:00</published><updated>2012-02-02T02:10:00.622+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Road to The Oscars 2012'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Road to The Oscars 2012: The Artist</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-32OTBCi4xFE/TyCsyQuIAHI/AAAAAAAAITk/SLgWYgZmhr8/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-32OTBCi4xFE/TyCsyQuIAHI/AAAAAAAAITk/SLgWYgZmhr8/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;ACADEMY Awards atau yang lebih dikenal dengan Oscar adalah penghargaan perfilman prestisius yang ditunggu-tunggu pelaku industri perfilman sekaligus pecinta film. Pengumuman nominasinya sendiri diberlangsungkan kemarin (25/1) dan akan diumumkan pada 26 Februari mendatang. Kali ini Samandayu akan memulai review khusus tanpa spoiler mengenai beberapa film yang masuk nominasi.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenapa beberapa? Karena tidak semua film masuk ke bioskop Tanah Air. Dan bukan rahasia umum kalau saya dan pecinta film lain lebih update dengan menemukan film yang dimau via internet. You know lah hay. Heu. Dan apa yang dimaksud spoiler adalah bocoran ending, sesuatu yang sering saya lakukan dalam me-review film-film lama atau film yang saya kaji dalam rubrik Kritik Film Mancanegara atau Kritik Film Lokal. Namun untuk memancing rasa keingintahuan penonton, kajian kritik film untuk "Road to Oscar 2012" tidak akan disertai itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan film pertama yang saya bahas adalah The Artist. Film ini menjadi salah satu film yang paling banyak mendapatkan nominasi Oscar selain Hugo. The Artist adalah satu-satunya film yang berbeda dari segi konsep di antara 9 nominasi Best Picture Oscar yang lain. Berikut pembahasan saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini mengisahkan kehidupan seorang aktor/pemain film pada tahun 1927 di Hollywood. Adalah George Valentine (jean Dujardin) seorang aktor film bisu yang sangat populer di eranya. Saking populernya, jiwa narsisme-nya tertanam kuat dalam diri sehingga kurang memperhatikan etika menghargai lawan main saat premiere berlangsung. Dibalik kesuksesannya sebagai aktor, kehidupan rumah tangganya malah berjalan kaku. George lebih memperhatikan karir dan mencintai anjing peliharaannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4rNTPuartvA/TyCpXVAhibI/AAAAAAAAITE/RADSezHmEiU/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528015916%252908-08-41%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://1.bp.blogspot.com/-4rNTPuartvA/TyCpXVAhibI/AAAAAAAAITE/RADSezHmEiU/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528015916%252908-08-41%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Eapo33W0HBA/TyCpRn7GngI/AAAAAAAAISs/o2vYCvX5WGI/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528157288%252908-12-47%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://3.bp.blogspot.com/-Eapo33W0HBA/TyCpRn7GngI/AAAAAAAAISs/o2vYCvX5WGI/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528157288%252908-12-47%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah premiere, dia keluar dan berada di karpet merah lengkap dengan juru foto yang mengabadikan gambarnya. Sementara, seorang fans bernama Peppy Miller, tak sengaja menjatuhkan catatan kecil yang dia &amp;nbsp;akan dia gunakan untuk media tanda tangan George. Namun, secara tak sengaja aksi Peppy mengambil catatannya merusak gerak George. Awalnya Peppy dan yang lain tegang lantaran ekspresi George yang dingin. Namun semuanya berjalan normal dan malah, foto keduanya menjadi headlines di surat kabar dengan judul 'Who's That Girl'&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-N54D7wKaWso/TyCpdZ_x8aI/AAAAAAAAITc/xyQtQLIsPEM/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528055595%252908-10-30%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://2.bp.blogspot.com/-N54D7wKaWso/TyCpdZ_x8aI/AAAAAAAAITc/xyQtQLIsPEM/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528055595%252908-10-30%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VPXTULLXxbY/TyCpOzj6smI/AAAAAAAAISc/lKdRuNwVnAo/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528113549%252908-12-21%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://1.bp.blogspot.com/-VPXTULLXxbY/TyCpOzj6smI/AAAAAAAAISc/lKdRuNwVnAo/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528113549%252908-12-21%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peppy pun mulai merambah karir keartisannya dengan mendatangi audisi. Dia pun diterima dan kemudian takdir mempertemukannya kembali dengan George. Rasa cinta pun tumbuh di antara keduanya meski George sangat tahu batasan. Dan perlahan tapi pasti, karir Peppy pun melesat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1929, industri perfilman di Hollywood mulai membuat film dengan suara. George yang memperhatikan proses dubbing seorang aktris malah tertawa terbahak-bahak. Baginya, membuat film non-bisu adalah lelucon besar. Dia pun keluar dari rumah produksi yang membesarkan namanya dan memilih membuat film bisu buatan sendiri. Sementara Peppy didapuk jadi pemeran utama dalam film bersuara. Sialnya, tanggal rilis dua film itu berada di hari yang sama. Mengenai siapa yang berhasil mencuri perhatian, tentulah kita tahu film apa itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-6EBhPAm-qvM/TyCpTdpJa8I/AAAAAAAAIS0/hLBQnQujbzA/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528163148%252908-12-53%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://1.bp.blogspot.com/-6EBhPAm-qvM/TyCpTdpJa8I/AAAAAAAAIS0/hLBQnQujbzA/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528163148%252908-12-53%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-W5NqEUJe1-I/TyCpVRWWDeI/AAAAAAAAIS8/jJnisgVezRo/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528167182%252908-12-56%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://1.bp.blogspot.com/-W5NqEUJe1-I/TyCpVRWWDeI/AAAAAAAAIS8/jJnisgVezRo/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528167182%252908-12-56%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, saya pikir sampai di situ saja jalan cerita yang bisa saya beberkan. Heu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;The Artist: Menyenangkan dan Brilian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketahuilah kalau The Artist adalah film bisu lengkap dengan screen hitam putih dan teks sebagai pengganti dialog. Hal yang lucu, ketika film ini diputar di Inggris, beberapa penonton yang tidak mengetahui kalau film yang mereka tonton adalah film bisu, malah menuntut bioskop untuk mengembalikan uang mereka kembali. Namun bukan berarti konsep ini membosankan. Kita malah akan tertawa juga bersedih di scene-scene tertentu dengan hanya menyaksikan permainan mimik wajah para aktor, teks sebagai pengganti dialog, &amp;nbsp;dan tentu saja tata musik orkestra yang mumpuni.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sensasi klasik ini memberikan pengalaman baru bagi penonton di era ini, terutama bagi saya yang memang belum pernah menyaksikan film bisu kecuali Charlie Chaplin yang sempat ditayangkan di TV pada era 90-an. Dan tentu saja karena dibuat di era ini, tata teknis pun dibuat secara epic. Tata artistik, sinematografi dan editing pun mendukung sehingga membuat film ini utuh secara kualitas. Enggak heran masuk banyak nominasi teknis di Oscar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pokoknya, tidak perlu mengerutkan kening saat menyaksikan film ini. Gestur dan mimik yang 'comical' yang manusiawi membuat para penonton tak terlalu rumit menikmati plot. Dan jangan khawatir, teks dalam screen pun dibuat seperlunya bahkan boleh dibilang minim. Dan menyoal cerita, tidaklah terlalu istimewa lantaran menceritakan hal yang sebenarnya klise. Namun siapa sangka ide cerita yang sederhana ini menjadi menarik sampai penonton dibuat rileks dan tak perlu menebak-nebak akhir cerita atau scene selanjutnya. Sebab penonton benar-benar bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9cuV09-q-OI/TyCpLKZZw_I/AAAAAAAAISM/jFN5a9QpZ8w/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528070242%252908-10-59%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://3.bp.blogspot.com/-9cuV09-q-OI/TyCpLKZZw_I/AAAAAAAAISM/jFN5a9QpZ8w/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528070242%252908-10-59%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Penyuntingan gambar dinamis dan sangat klasik.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lLf-S4nHxRI/TyCpJEAM1dI/AAAAAAAAISE/4b7NU9tNtrs/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528067218%252908-10-50%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://4.bp.blogspot.com/-lLf-S4nHxRI/TyCpJEAM1dI/AAAAAAAAISE/4b7NU9tNtrs/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528067218%252908-10-50%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Departemen artistik yang berhasil membawa atmosfer&lt;br /&gt;tahun 1920-an.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--8GxZ8gWniQ/TyCpMoYZO2I/AAAAAAAAISU/cXttoyQUNt4/s1600/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528077962%252908-12-15%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="186" src="http://3.bp.blogspot.com/--8GxZ8gWniQ/TyCpMoYZO2I/AAAAAAAAISU/cXttoyQUNt4/s320/The_Artist_2011_DVDSCR_XviD_-_ZOMBiES%255B%2528077962%252908-12-15%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sinematografi berkelas.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi bukan berarti ending film ini tidak memberikan kesan impresi. Penonton akan diberikan kejutan sebelum film ditutup. Apakah itu? Simak saja ketika The Artist tayang di Indonesia. Yang jelas seperti pengakuan sang sutradara, Michel Hazanavicius, "ini adalah film kecil yang sederhana. Tidak ada sinisme atau sarkasme. Ini semua tentang harapan dan bagaimana seseorang harus beradaptasi terhadap lingkungan yang sudah berubah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, boleh dibilang film ini menjadi sindiran bagi film-film berdialog yang tendensif dan terlalu memaparkan keadaan realita secara gamblang dan pekat. The Artist tampil sederhana dengan konsep bisu, musikal, dan menghibur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini memenangkan Best Picture di ajang Golden Globe untuk kategori Musical/Comedy dan Aktor Terbaik kategori Musical/Comedy. Meraih Best Actor di Cannes Film Festival, meraih 12 nominasid i BAFTA Awards, Audience Awards di Chicago International Film Festival.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara di Academy Awards, &amp;nbsp;film ini memperoleh nominasi: Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Tata Artistik Terbaik, Sinematografi Terbaik, Editing Terbaik, Kostum Terbaik, Tata Musik Terbaik, dan Cerita Asli Terbaik. Kalau mengingat tipikal pemenang Oscar yang kadang di luar dugaan, bisa jadi The Artist akan mendapat predikat film terbaik. Maklum, Oscar memang gemar memilih film yang berbeda, tidak tipikal atau inovatif selama setahun terakhir. Dan prediksi saya, The Artist menjadi nominator paling mungkin untuk mendapatkan Oscar di kategori Tata Musik Terbaik, Editing Terbaik, Kostum Terbaik. Sisanya harus bersaing ketat terutama untuk memenangkan Best Picture dan Best Actor. Kita tunggu saja. ^_^&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-17Ho7Pr0jmc/TyCs020tG1I/AAAAAAAAITs/Ga3Ixld3Ce4/s1600/mpatheartistposterb.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-17Ho7Pr0jmc/TyCs020tG1I/AAAAAAAAITs/Ga3Ixld3Ce4/s320/mpatheartistposterb.jpg" width="216" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;The Artist (Seniman)&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Sutradara:&lt;/b&gt;Michel Hazanavicius &lt;b&gt;Pemain: &lt;/b&gt;Jean Dujardin, Berenice Bejo &lt;b&gt;Produksi:&lt;/b&gt; The Weinstein Company &lt;b&gt;Durasi: &lt;/b&gt;100 Menit &lt;b&gt;Rilis: &lt;/b&gt;Januari 2012&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Naskah:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Penyutradaraan: &lt;/b&gt;9 &lt;b&gt;Akting:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Artistik:&lt;/b&gt; 9 &lt;b&gt;Tata Kamera:&lt;/b&gt; 8 &lt;b&gt;Editing: &lt;/b&gt;9 &lt;b&gt;Musik: &lt;/b&gt;9,5 &lt;b&gt;Tata Suara:&lt;/b&gt; 7 &lt;b&gt;Best Scene:&lt;/b&gt; Saat George Valentine bermimpi tidak bisa bersuara sementara bebunyian di sekitarnya terdengar pekat. &lt;b&gt;Best Quote: &lt;/b&gt;&lt;i&gt;Jika kau ingin menjadi seorang aktris, kau harus punya sesuatu yang tidak dipunyai orang lain.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Score: 9/10&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Bloopers!&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Iseng-iseng nonton film ini lagi. Ternyata ada yang missing di scene awal The Artist. Yaitu ketika Peppy menjatuhkan bukunya, kemudian menyenggol George. Dalam hitungan detik editing, Peppy mengambil bukunya, namun di scene selanjutnya, dia tidak memegang buku. Dalam hitungan detik di gambar selanjutnya, dia kembali memegang buku. Waw, enggak fatal, sih. Tapi, mengurangi ketelitian film. Hal ini ngaruh enggak, ya, ke penilaian Oscar? Heu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-rg-GkMPmcT0/TymNJLhPndI/AAAAAAAAIhI/PwNan0pJnpA/s1600/dyery.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="640" src="http://1.bp.blogspot.com/-rg-GkMPmcT0/TymNJLhPndI/AAAAAAAAIhI/PwNan0pJnpA/s640/dyery.JPG" width="373" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-3787890412649662685?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/3787890412649662685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscar-2012-artist.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3787890412649662685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3787890412649662685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/road-to-oscar-2012-artist.html' title='Road to The Oscars 2012: The Artist'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-32OTBCi4xFE/TyCsyQuIAHI/AAAAAAAAITk/SLgWYgZmhr8/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-3403127391894857210</id><published>2012-01-26T07:24:00.002+07:00</published><updated>2012-01-27T16:58:35.538+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Atmosfer Mistis dalam Salò, 120 Days of Sodom</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-MjymTg11htU/TyBjytglEsI/AAAAAAAAIRo/ZRaPvQDi8YU/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-MjymTg11htU/TyBjytglEsI/AAAAAAAAIRo/ZRaPvQDi8YU/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BOLEH dibilang Salo adalah film terkutuk setidaknya bagi pecinta moral (baca: masyarakat yang menilai bahwa &amp;nbsp;film tertentu dapat membawa pengaruh buruk bagi generasi muda). Tapi Salo hanyalah salah satu dari sekian banyak film yang mengkritik kehidupan sosial yang sialnya penuh dengan adegan sadistik dan over vulgar. Ternyata film-film 'sinting' kek gini udah ada, ya, sejak jaman dulu.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah, enggak heran lah. Wong kekerasan adalah salah satu hal yang sering terjadi di dunia manapun. Cuma akan jadi riskan kalau diangkat ke media film. Bisa banyak yang kebakaran jenggot nantinya karena banyak pihak-pihak yang tersindir atau dianggap membawa pengaruh buruk bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film buatan tahun 1975 ini berlatar setelah jatuhnya Benito Mussolini di Italia pada tahun 1944, dengan setting di sebuah kota bernama Salo. Empat orang lelaki berpaham fasisme, menculik delapan anak muda lelaki dan &amp;nbsp;delapan anak gadis belasan tahun. &amp;nbsp;Keempatnya mengawali &amp;nbsp;ritual aneh mereka dengan menikahi putri masing-masing. Kemudian mereka tiba di sebuah istana megah dan didampingi empat perempuan paruh baya sebagai istri mereka, empat orang gigolo sebagai pacar mereka, &amp;nbsp;juga pengawal yang kesemuanya lelaki.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat lelaki itu menyeleksi korban mana saja yang pantas dikarantina. Setelah itu, korban diperkenalkan pada tuan rumah (empat lelaki tersebut) dan empat pelacur. Scene berganti ketika mereka sudah berdandan rapi dan tiba di ruangan. Para korban duduk rapi dan mendengarkan kisah salah seorang pelacur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makan malam pun tiba, semuanya berada di meja makan masing-masing. Tiga pelayan perempuan yang tak berbusana pun datang. Salah seorang gigolo memperkosa salah satu pelayan tanpa rasa risih dan malu. Tidak hanya itu seorang fasis malah mendukung aksi ini dan lalu menunjukkan pantatnya sendiri di depan umum. Kemudian dia pun menungging dan mempersilakan gigolonya untuk menyodominya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, salah seorang istri memerintahkan korban seorang gadis untuk belajar oral seks pada boneka lelaki yang duduk. Karena risih dan merasa tidak bisa, dia pun disiksa sampai pingsan. Mereka pun kembali ke ruangan yang sama dan disuguhi kisah-kisah porno dari istri yang berbeda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4IRVfiBQIYs/TyBba-jh3hI/AAAAAAAAIPY/muy1Iczz1yE/s1600/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528060734%252902-04-33%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-4IRVfiBQIYs/TyBba-jh3hI/AAAAAAAAIPY/muy1Iczz1yE/s320/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528060734%252902-04-33%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Scene berganti ketika salah satu anak muda dan salah satu gadis dinikahkan. Kesemua korban berjalan telanjang dengan sebagian besar korban sebagai pengiring yang membawa buket bunga. Sementara pasangan resmi menikah dan diresmikan uskup yang merupakan salah satu di antara empat &amp;nbsp;fasis. Seusainya, ruangan pun kosong kecuali keempat &amp;nbsp;fasis dan pemuda dan gadis yang sudah menikah. Keduanya dipaksa bercumbu, namun tidak sampai koitus. Keempatnya malah menyuruh pengawal mengunci badan pengantin, dan aktivitas liwath pun kembali dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6UdE0BnyRzo/TyBbgAhK9tI/AAAAAAAAIPo/V_SJMWRSSQM/s1600/asdsaf.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-6UdE0BnyRzo/TyBbgAhK9tI/AAAAAAAAIPo/V_SJMWRSSQM/s320/asdsaf.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kekejaman mereka tidak ada habisnya ketika para korban disamakan dengan hewan peliharaan. Apalagi saat salah satu korban memakan kue yang berisi paku. Puncaknya adalah ketika sesi bercerita, seorang korban perempuan yang juga pernah dinikahkan, menangis karena mengingat sang ibu yang tewas. Sebagai hukuman, seorang fasis berjalan santai ke tengah ruangan, dia jongkok tepat di atas piring kecil, lalu berak di atasnya. Enggak hanya itu, dia memaksa si gadis memakan kotoran tersebut. Aw.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-O5QGtRDDWW0/TyBbh12M1RI/AAAAAAAAIPw/i4Gk-_Xj3A8/s1600/asdweqwe.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-O5QGtRDDWW0/TyBbh12M1RI/AAAAAAAAIPw/i4Gk-_Xj3A8/s320/asdweqwe.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi harinya, salah seorang fasis yang berlaku sebagai ketua, mengecek kamar korban. Korban ternyata disuruh menyerahkan mangkuk yang berisi kotoran sendiri. Dan tahukah untuk apa? Yap, untuk dijadikan santapan. Tak lama mereka berkumpul di ruang makan, dan para fasis makan dengan lahap tahi berwarna hitam yang habis direbus itu. Para korban pun mau tak mau harus memakan kotoran di atas piring mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-QG3-X2pCO5w/TyBbj0LHtrI/AAAAAAAAIP4/B3ulKyhVh6Y/s1600/sdww.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-QG3-X2pCO5w/TyBbj0LHtrI/AAAAAAAAIP4/B3ulKyhVh6Y/s320/sdww.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketidaklaziman terus dipertontonkan ketika salah seorang fasis meminta seorang gadis kencing di atas kepalanya. Mereka juga memilih lubang pantat terindah dari setiap korban yang terpilih. Korban-korban itu menungging dalam gelap, dan para fasis memperhatikan sambil berdiskusi. Seolah memilih bibit unggul.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tibalah kita di scene paling menggelikan yang pernah ada. Bagaimana ketiga fasis itu berpakaian perempuan dan siap menikah dengan gigolo mereka masing-masing. Sementara yang satunya bertindak sebagai pendeta yang mengawinkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ORCCA-I2ASg/TyBf2w_PalI/AAAAAAAAIRA/eBPGwInUcqA/s1600/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528153921%252902-57-25%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://3.bp.blogspot.com/-ORCCA-I2ASg/TyBf2w_PalI/AAAAAAAAIRA/eBPGwInUcqA/s320/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528153921%252902-57-25%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-MeOAlASBA5c/TyBboNGXaII/AAAAAAAAIQI/8qnVVKLYOvI/s1600/assafasf.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://1.bp.blogspot.com/-MeOAlASBA5c/TyBboNGXaII/AAAAAAAAIQI/8qnVVKLYOvI/s320/assafasf.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9-2fQhrEWH4/TyBf5Be4qUI/AAAAAAAAIRE/DPQNtxohUdo/s1600/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528153975%252902-57-28%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://4.bp.blogspot.com/-9-2fQhrEWH4/TyBf5Be4qUI/AAAAAAAAIRE/DPQNtxohUdo/s320/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528153975%252902-57-28%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu, pada malam, si pendeta digambarkan bercinta dengan gigolonya dengan brutal. Usai itu dia mengecek kamar korban anak lelaki dan menemukan aib korban lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-S-L6V1UkH1I/TyBbpzoKjII/AAAAAAAAIQQ/NFKIOzgfFXA/s1600/ASDWEWQ.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://2.bp.blogspot.com/-S-L6V1UkH1I/TyBbpzoKjII/AAAAAAAAIQQ/NFKIOzgfFXA/s320/ASDWEWQ.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya seorang korban mengaku anak gadis di kamar sebelah menyimpan foto tahanan lain. Kemudian, gadis bersangkutan mengaku dua tahanan lain adalah lesbian yang gemar bercinta setiap malam. Kemudian dua lesbian yang didatangi membuka aib orang lain agar mereka selamat dari hukuman. Maka, diketahuilah seorang pengawal yang gemar mendatangi seorang juru masak di gedung sebelah. Karena kepergok, keduanya pun tewas dipistol. Dor!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-riQFUlwekv8/TyBf7WNvtGI/AAAAAAAAIRQ/sPH4fBCPC7c/s1600/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528196845%252902-57-45%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="http://1.bp.blogspot.com/-riQFUlwekv8/TyBf7WNvtGI/AAAAAAAAIRQ/sPH4fBCPC7c/s320/salo%252C+or+the+120+Days+of+Sodom%255B%2528196845%252902-57-45%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Puncaknya, para korban ini ditempatkan di dapur yang berisi olahan tahi yang direbus. Korban pun dieksekusi di halaman depan dengan cara yang amat sadis. Sementara beberapa fasis memperhatikan dari balkon dalam keadaan bahagia. Para korban itu mengalami pemerkosaan sadis, mata yang dicongkel, kelamin yang dibakar, puting yang ditempel tembaha pans, atau kepala yang dipisau.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Scene ditutup dengan sepasang pengawal yang berdansa diiringi musik waltz dari piringan hitam.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salò, atau 120 Days of Sodom (Italia: Salò o le 120 Giornate di Sodoma), sering disebut sebagai Salò, adalah film kontroversial tahun 1975 yang ditulis dan disutradararai oleh Pier Paolo Pasolini. Film ini diadaptasi dari buku The 120 Days of Sodom karya Marquis de Sade. &amp;nbsp;Pasolini sendiri terbunuh tidak lama setelah Salo dirilis. Dia dibunuh oleh seorang pemuda mengaku terinspirasi dengan film tersebut&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengingat konten yang sangat vulgar itu, tentulah film ini dilarang di beberapa negara. Bahkan sampai di era 2000-an, film ini masih menjadi perdebatan untuk dirilis via DVD di beberapa negara. Salo ditolak di British Board of Film Cencor pada Januari 1976. Setahu kemudian, Salo diputar di salah satu bioskop di London yang berupa film hasil editing/penyensoran tanpa sertifikasi dari BBFC.pada 2000, film itu akhirnya diputar di bioskop Inggris dan rilisan DVD,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski demikian film ini dipuji sejarawan dan kritikus film. Ini karena film ini ternyata mengambil latar sejarah berdasar bulu Sade. Yaitu kisah pada abad ke-18 di hari-hari terakhir rezim Mussolini di Republik Salo. Salo adalah nama untuk menyebut Republik Sosial Italia (RSI) yang merupakan negara boneka Nazi. Selama periode RSI, gerakan fasis Italia membangun negara yang totaliter. Di sinilah dramatisasi kekejaman anggota fasis itu dikemukakan. Benar-benar brutal, tidak berperikemanusiaan, lantaran manusia murni dipandang sebagai obyek pemuas keinginan dasar manusia yang tak terkendali: nafsu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film ini dianggap masterpiece oleh beberapa seniman. Bahkan Salo masuk ke dalam film terbesar di abad 20 di posisi 89 &amp;nbsp;oleh The Village Voice. &amp;nbsp;Pada 2006, Chicago Film Critics Association menempatkan Salo di urutan 65 sebagai film yang paling menakutkan sepanjang masa. Sementara pada 2010, Toronto International Film Festival meletakkan Sali di posisi 47 dari 100 film yang beresensi (The Esensial Film).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salo tentulah film yang sangat mengganggu. Hanya orang yang punya keberanian dan mental yang kuat yang mampu menontonnya. Dari kacamata seni, film itu adalah karya seni prestisius yang akan dikenang sepanjang masa. Namun soal kepantasan, saya pikir Salo hanyalah semacam film sampah yang tak layak tonton.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi saya menyukai film ini karena bergaya teatrikal. Sutradara mampu mengarahkan para aktornya untuk bermain cemerlang. Di situlah kelebihan film ini, totalitas akting. Di luar itu kita akan merasakan atmosfir mistis &amp;nbsp;yang pekat karena selain menyaksikan film lama, kita juga menyadari bahwa telah menyaksikan film yang dibintangi pemain yang sudah almarhum. Film orang mati. :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sutradara:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Pier Paolo Pasolini.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Pemain:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Paolo Bonacelli, Giorgio Cataldi, Umberto Paolo, Quintavalle&amp;nbsp;&lt;b&gt;Distributor:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;United Artist Metro-Goldwy Mayer&amp;nbsp;&lt;b&gt;Rilis:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;22 November 1975&amp;nbsp;&lt;b&gt;Durasi:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;116 Menit.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Negara/bahasa:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Italia&amp;nbsp;&lt;b&gt;Cerita:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;8&amp;nbsp;&lt;b&gt;Akting:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;9&amp;nbsp;&lt;b&gt;Teknis:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;8 Score: 9/10&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: -webkit-auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br class="Apple-interchange-newline" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-3403127391894857210?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/3403127391894857210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/atmosfer-mistis-dalam-salo-120-days-of.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3403127391894857210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/3403127391894857210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/atmosfer-mistis-dalam-salo-120-days-of.html' title='Atmosfer Mistis dalam Salò, 120 Days of Sodom'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-MjymTg11htU/TyBjytglEsI/AAAAAAAAIRo/ZRaPvQDi8YU/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-5268694811030827336</id><published>2012-01-25T17:22:00.000+07:00</published><updated>2012-01-25T19:33:43.825+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='National Issue'/><title type='text'>Nenek Gayung: Momok Baru di Dunia Gaib</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-PrhtreTe7-M/Tx_W7DLd8KI/AAAAAAAAIPA/soPtLTF94h4/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-PrhtreTe7-M/Tx_W7DLd8KI/AAAAAAAAIPA/soPtLTF94h4/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;ENTAH orang tolol macam apa yang mencipta dan menyebarkan setan tipikal baru yang dinamai Nenek Gayung.&amp;nbsp;Saking populernya dibicarakan di ranah maya, sebutan Nenek Gayung ini digunakan sebagai nama twitter secara dadakan di Indonesia.&amp;nbsp;Isu ini juga menambah daftar lengkap isu baru yang mengikis pemberitaan anggaran perbaikan DPR yang edan-edanan itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang memercayai keberadaan dunia gaib yang identik dengan dunia perhantuan. Sebut saja pocong, kuntilanak, genderuwo, tuyul, dan semacamnya. Di ranah budaya, mitos-mitos itu masuk ke dalam produk folklor yang bisa menjadi objek penelitian di dunia antropologi dan sosiologi. Di ranah industri, sudah barang tentu kita akan menemukan horor dengan setan lokal bahkan belakangan digunakan sebagai judul buku genre sastra populer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Siapakah Nenek Gayung?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nenek Gayung digambarkan sebagai perempuan tua berpakaian serba hitam serta hobi membawa gayung dan seguling tikar (menurut versi lainnya, dia membawa kain kafan. Tapi menurut versi Samandayu, mungkin dia membawa dildo berbaterai). Si nenek ini demen mangkal di areal Jakarta Timur. Bagaimana cara dia memangsa korbannya? Ah, tentu saja tidak seperti tokoh Dawn dalam film Teeth ketika vaginanya ternyata bergigi sehingga membuat lelaki kehilangan penis. Lagian lelaki gila mana yang birahi dengan perempuan bau tanah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Well, si nenek ini &amp;nbsp;mengajak ngobrol seseorang yang diinginkannya. Entahlah, mungkin topik yang dibicarakannya menyinggung masalah Afriyani atau prediksi Oscar 2012. Yang jelas&amp;nbsp;jika seseorang itu meresposns, maka kematian berarti sudah berada di depan mata. Yah, orang yang bersangkutan akan mati setelah pada malam harinya, dia didatangi si nenek dengan gayung. Dan gayung itu digunakan untuk memandikan jenazah orang tersebut. Meong gila. =-=&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sebuah cerita yang lebih mengarah ke arah fiktif, &amp;nbsp;ada yang mengatakan si nenek itu adalah korban pembuatan busway di Jaktim. Ada pula kisah lain, diceritakan ada dua pengendera sepeda motor yang melihat nenek berpakaian hitam dan membawa tikar. Setelah menepi dan bertanya pada si nenek, si nenek pun menjawab "nenek mau mati, nenek minta dimandiin, Nak." Mungkin dikira orang gila, dua pemuda berhati mulia entah siapa itu, mengantar si nenek pulang. Seusai itu, mereka melanjutkan perjalanan namun nahas, satu orang tewas dan satu orang lagi selamat.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entahlah, tapi orang gila bisa ada di mana saja. Termasuk di trotoar. Keberadaan gelandangan tua yang berjenis kelamin perempuan pun sudah enggak aneh kita temui di jalanan. Terus apa reaksi yang lebih sering kita hunuskan? Diam. Paling kagak itu cerita di atas ada pesan moralnya. Supaya kita peka terhadap orang yang punya keadaan yang jauh lebih tidak beruntung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun cerita semacam itu bukan berarti tidak punya 'risiko'. Secara mendadak sosok-sosok tipikal nenek yang berhamburan di jalan menjadi momok anak kecil dan anak muda. Terlebih jika si nenek memakai pakaian hitam atau sedang membawa jinjingan. Bayangkan kalau dia hendak menyeberang dan tak ada satu pun yang menolongnya karena dia dikira setan. Atau bisa jadi ini pelajaran berharga buat para pengemis yang sebenarnya sudah punya banyak uang. Asal tahu saja bahwa banyak pengemis terutama yang sudah uzur, menjadikan aksi mengemis sebagai pekerjaan tetap. Ini saya alami sewaktu menemukan pengemis yang saya temui sejak SD. Dan dengan gaya dan tipikal pakaian yang sama, dia masih melakukan pekerjaan itu seusai saya lulus kuliah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tentulah cerita aneh ini cuma populer di dunia internet. Semoga program infoTAInment itu tidak latah memublikasikannya sampai masyarakat televisi mengetahuinya. Sebab bisa jadi akan menambah ketakutan bagi anak-anak di bawah umur yang menyaksikan. Bagaimana mereka ketakutan akan sesuatu yang abstrak, dan bukan ketakutan akan kemungkinan penculikan atau pelecehan seksual yang lebih mungkin 'terjadi'.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nenek Gayung: Momok Baru di Dunia Gaib&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nenek Gayung sesungguhnya frasa yang unik. Nenek adalah kata ganti dan gayung adalah kata benda. Setipikal dengan paduan kata Saman Batako. Saman adalah kata ganti saya, dan batako adalah kata benda. Jika Nenek Gayung kemudian lebih terdengar mistis, namun Saman Batako bisa jadi nama perusahaan jual beli batako. Kecuali kalau paduan katanya diubah menjadi lebih realistis: Nenek Bergayung yang berarti nenek yang sedang menggunakan gayung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun tentulah kita familiar dengan kata gayung ini. Yeah, menjelang akhir tahun 2011, kita mendapati iklan provider dengan konsep goyang gayung. Ketika seorang lelaki berambut kriting tiba-tiba mendapatkan popularitas mendadak setelah aksi mandi sambil nari-nari pake gayung itu di-shoot tetangga dan di-upload di jejaring sosial. Barangkali terinspirasi dengan iklan tersebut, oknum-oknum usil pun melancarkan cerita Nenek Gayung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hal ini merupakan produk budaya pop yang biasa-biasa saja. Namun motif dibalik penciptaan kisah itu, saya enggak tahu. Bisa mungkin merupakan produk film, bisa saja sebuah brand image oleh seorang blogger seperti yang sudah dilakukan Poconggg, bisa pula sebagai pengalihan isu bobroknya pemerintahan, atau murni sebagai lelucon di dunia maya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jelas keberadaan si Nenek Gayung ini tidak perlu dirisaukan. Paling tidak kalangan muda tidak lagi mengutuk aksi Afriyani dengan kata-kata kasar, namun berbalik membicarakan seberapa menakutkannya Nenek Gayung. Dan ... ehem, sejenak lupa dengan anggaran mahadahsyat untuk mempercantik gedung dewan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-thkJwof8djw/Tx_W_6BhjwI/AAAAAAAAIPI/49KehKe_9ws/s1600/ererye.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-thkJwof8djw/Tx_W_6BhjwI/AAAAAAAAIPI/49KehKe_9ws/s1600/ererye.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Untuk kepentingan komedi.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-5268694811030827336?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/5268694811030827336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/nenek-gayung-kenapa-harus-nenek-kenapa.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5268694811030827336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5268694811030827336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/nenek-gayung-kenapa-harus-nenek-kenapa.html' title='Nenek Gayung: Momok Baru di Dunia Gaib'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PrhtreTe7-M/Tx_W7DLd8KI/AAAAAAAAIPA/soPtLTF94h4/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-7533158348980274396</id><published>2012-01-25T14:27:00.000+07:00</published><updated>2012-01-26T18:23:06.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Samandayu Horror Film Festival'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Kidnapped: Aksi Brutal Perampokan Kelas Kakap</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-JiJ_JbMPRiE/Tx-obDF7gyI/AAAAAAAAIOw/onvef0TW8l0/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-JiJ_JbMPRiE/Tx-obDF7gyI/AAAAAAAAIOw/onvef0TW8l0/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ORANG miskin bisa mati karena kelaparan, namun orang kaya bisa jadi tewas karena kekayaannya sendiri. Inilah barangkali 'pesan moral' ketika saya usai menonton film Spanyol: Kidnapped (Secuestrados). Ide cerita yang klise, dipermewah dengan konsep sekuen/scene yang diambil secara satu kali pengambilan gambar (one take). Belum lagi editing 'half scene' ketika sat layar diisi oleh dua scene yang berbeda. Ini membuat saya berpikir kalau Kidnapped adalah film yang keren.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Opening scene dibuka dengan lumayan menyesakkan, ketika kita melihat sosok lelaki dengan kepala yang dikeresek/dikantung plastik, pula dalam keadaan lengan yang terikat. Dia siuman dari pingsan lalu berjalan tak tentu arah sampai menapaki jalan raya dan ditabrak mobil. Di situlah pengemudi menolong membukakan keresek. Si korban pun meminta pengemudi mengeluarkan handphone untuk menghubungi rumah. Dari dialog, kita tahu kalau pembunuhan telah berlangsung di rumah yang bersangkutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-z34gVM7nmyg/Tx-mEsuX-YI/AAAAAAAAIM4/ioys3vnzNm8/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528001649%252906-52-51%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-z34gVM7nmyg/Tx-mEsuX-YI/AAAAAAAAIM4/ioys3vnzNm8/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528001649%252906-52-51%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-QPCn01ZNdzM/Tx-mL6AYRtI/AAAAAAAAINg/Pb8Kdp54E10/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528103710%252906-57-56%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://3.bp.blogspot.com/-QPCn01ZNdzM/Tx-mL6AYRtI/AAAAAAAAINg/Pb8Kdp54E10/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528103710%252906-57-56%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, kita disuguhi kegiatan pindah rumah yang dilakukan satu keluarga kaya. Adalah Jaime sang suami, lelaki paruh baya yang beristrikan Marta. Keduanya memiliki puteri semata wayang beernama Isa. Di siang yang cerah, para tukang sibuk memindah-mindahkan barang ke rumah mewah itu. &amp;nbsp;Di sana, kita akan melihat &amp;nbsp;percekcokan ibu dan anak. Isa ingin keluar pada malam hari bersama pacarnya menghadiri pesta. Sementara Marta ingin malam itu diisi dengan makan malam bersama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-vjjW6jCbNKM/Tx-mp0VMlJI/AAAAAAAAIOg/E3V_d3fp0OY/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528008755%252906-52-57%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-vjjW6jCbNKM/Tx-mp0VMlJI/AAAAAAAAIOg/E3V_d3fp0OY/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528008755%252906-52-57%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sekuen selanjutnya, kita akan melihat persiapan Isa berangkat ke pesta, begitu pula Marta yang usai menyiapkan makan malam dan Jaime usai mandi. Namun, sebelum keduanya beranjak ke meja makan, jendela dhancurkan seseorang. Lelaki bertopeng kaus itu mencederai keduanya. Isa datang dan ia hendak kabur lewat pintu depan, namun dua penjahat lain ada di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mimpi buruk pun dimulai. Ketiga penjahat itu usai memutuskan saluran telepon rumah dan memaksa ketiganya menyerahkan kartu ATM sekaligus nomor pin, dan handphone.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Ff8Isvqc3gk/Tx-mi3-50MI/AAAAAAAAIOI/NynzCL9oJEk/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528027598%252906-53-25%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-Ff8Isvqc3gk/Tx-mi3-50MI/AAAAAAAAIOI/NynzCL9oJEk/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528027598%252906-53-25%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usai itu, dua penjahat lain menjaga Isa dan Marta, sementara satu penjahat membawa Jaime ke luar dengan mobil semata untuk mengambil uang di ATM.&amp;nbsp;Sesampainya di ATM, Jaime harus segera mengambil uang di bawah intimidasi. Sebab si penjahat akan selalu memerintahkan dua anak buahnya di rumah sandera.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jdM5Zr76iRU/Tx-mTXNkBhI/AAAAAAAAIN4/idUZ04FDUHw/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528115687%252906-52-45%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://3.bp.blogspot.com/-jdM5Zr76iRU/Tx-mTXNkBhI/AAAAAAAAIN4/idUZ04FDUHw/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528115687%252906-52-45%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selagi Isa dan Marta disiksa, pacar Isa datang. Dia pun dijadikan sandera. Isa dan Marta pun berusaha kabur, namun pacar Isa dicederai dengan senjata api. Kedua anak dan ibu pun kembali tertangkap.&amp;nbsp;Sementara Jaime dan si perampok dalam mobil mencari ATM lain untuk mengambil uang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GsGPmnUBOnc/Tx-mKHWR7hI/AAAAAAAAINY/Xd1f6S8VLEg/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528067684%252907-01-05%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-GsGPmnUBOnc/Tx-mKHWR7hI/AAAAAAAAINY/Xd1f6S8VLEg/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528067684%252907-01-05%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-_L-r7OOOYk8/Tx-mHRRxCoI/AAAAAAAAINI/gfNWNal1PpA/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528090674%252906-57-23%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-_L-r7OOOYk8/Tx-mHRRxCoI/AAAAAAAAINI/gfNWNal1PpA/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528090674%252906-57-23%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di rumah, &amp;nbsp;salah seorang perampok tampak tak bisa menguasai birahinya saat melihat Isa. Terlebih setelah dia memakai heroin di ruang tamu. Lengkap dengan dua sandera yang mengapitnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-uxUOBFl3rFw/Tx-mGONZyGI/AAAAAAAAINA/OW6H0__-LJA/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528075686%252906-56-51%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-uxUOBFl3rFw/Tx-mGONZyGI/AAAAAAAAINA/OW6H0__-LJA/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528075686%252906-56-51%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagusnya, bel rumah berdering lagi. Kali ini ada polisi patroli yang datang. Si penjahat horny pun berlagak jadi suami Marta. Namun si polisi curiga, dan bernasib nahas setelah si penjahat menewaskannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-gXbywaQ_y-c/Tx-mURG-67I/AAAAAAAAIOA/WRWYHn_ECDE/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528083300%252906-57-00%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://3.bp.blogspot.com/-gXbywaQ_y-c/Tx-mURG-67I/AAAAAAAAIOA/WRWYHn_ECDE/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528083300%252906-57-00%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Efek heroin membuat si penjahat ini horny parah. Dia berniat memperkosa Isa. Marta yang tahu hal ini berusaha menghalangi dengan menyerahkan diri untuk disetubuhi. Tapi jika ada yang muda, kenapa harus yang tua? Karena Marta menghalangi, si penjahat pun mematahkan lengannya. Lalu memperkosa Isa di kamar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara satu penjahat yang berhati menolong Marta. Si penjahat berhati itu pun menolong Isa yang tengah diperkosa. Isa pun lepas, dia kabur dan mengunci dirinya di dalam kamar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wPIPgN7dpxs/Tx-mInCMBEI/AAAAAAAAINQ/i9G2BvA5uao/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528096060%252906-57-43%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/-wPIPgN7dpxs/Tx-mInCMBEI/AAAAAAAAINQ/i9G2BvA5uao/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528096060%252906-57-43%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tempat lain, Jaime sengaja menabrakkan mobilnya sampai si perampok pingsan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Isa yang didera depresi akut, harus keluar dari tempat persembunyian. Bagusnya, dia berhasil membunuh pemerkosa dengan cara yang menyakitkan. Dia membenturkan piala berat dan tumpul ke wajah si pemerkosa sampai wajah tak berbentuk lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-CsjlCimUX9E/Tx-mkGPa1aI/AAAAAAAAIOQ/-cC4R6k7jXs/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528103708%252906-57-56%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-CsjlCimUX9E/Tx-mkGPa1aI/AAAAAAAAIOQ/-cC4R6k7jXs/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528103708%252906-57-56%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian Isa dan Jaime bertemu. Marta dan pacar Isa pun masih hidup. DI ruang tengah, Jaime sempat bersitegang dengan penjahat berhati. Namun, si penjahat malah kabur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TcfH9yjCZV0/Tx-mlUX1CII/AAAAAAAAIOY/MJD0XToZdts/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528109439%252906-59-10%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://2.bp.blogspot.com/-TcfH9yjCZV0/Tx-mlUX1CII/AAAAAAAAIOY/MJD0XToZdts/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528109439%252906-59-10%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jaime pun keluar dari ruangan untuk menelepon polisi. Maklum di rumah itu enggak ada sinyal hape. Tau-tauk, perampok utama membunuhnya dengan menghantam benda keras ke kepala Jaime. Marta yang memegang pistol pun menembak. Namun peluru hanya satu. Marta pun tewas setelah si perampok menyerangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-zKfZJbdmqYw/Tx-mRUbpkmI/AAAAAAAAINw/ioEqF29aNsU/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528114058%252906-59-56%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://1.bp.blogspot.com/-zKfZJbdmqYw/Tx-mRUbpkmI/AAAAAAAAINw/ioEqF29aNsU/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528114058%252906-59-56%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Isa dan pacarnya muncul. Namun pemuda yang bersama Isa berusaha lari menuju pintu. Sial, kepalanya terbentur keras lalu tak sadarkan diri. Sementara Isa melihat kedua orangtuanya tewas dengan mata nanar. Dia tidak tahu apa yang akan terjadi sampai si perampok menusuk perutnya berkali-kali dengan brutal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;End.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kidnapped: Aksi Brutal Merampok Keluarga Kaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jauh sebelum Kidnapped, teknik pengambilan one shoot ini dipakai pada film Perancis Irreversible (lihat review-nya di&lt;b&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;a href="http://wanasedaju.blogspot.com/2011/04/irreversible-brutalisme-kota-paris.html"&gt;sini&lt;/a&gt;)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Ketika satu sekuen dipaparkan tanpa editing. Dalam proses syuting, tentu pengulangan akan dilakukan jika terjadi kesalahan baik dari segi teknis maupun akting. Meski demikian, konsep tata kamera seperti ini bukan berarti tanpa cela. Sebab menuju ending, kita akan melihat hal yang serba 'kecolongan', ketika bayangan kamera numplek di punggung Jaime. Memang perlu mata awas untuk memperhatikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--sAsHYrnJ5E/Tx-mPUTMMHI/AAAAAAAAINo/wQEZCc_9mc8/s1600/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528109396%252906-59-08%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://3.bp.blogspot.com/--sAsHYrnJ5E/Tx-mPUTMMHI/AAAAAAAAINo/wQEZCc_9mc8/s320/Kidnapped.2010.DVDrip.XviD%255B%2528109396%252906-59-08%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di jajaran akting, semua telah bermain sempurna. Terutama aktris yang memerankan Marta. Sisanya terbilang baik meski tidak terlalu istimewa. Tampang ketakutan Isa justru terlihat berlebih, kurang pas bin kurang natural. Air mata pun tidak tampak terlihat di wajahnya kecuali rona mengerut dan sejenisnya -yang siapapun bisa.&amp;nbsp;Sementara setting diambil di sebuah rumah super mewah dan besar. Ini sengaja agar kamera leluasa bergerak ke sana ke mari juga dengan puluhan kru yang tentu saja berada di situ sewaktu shooting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara untuk adegan kekerasan, film ini cukup aman ditonton pecinta horor konvensional. Yah, kecuali bagian Isa memukul pemerkosa itu. Tapi sisanya cukup aman, kok. Yang jelas, nonton film ini seperti lihat perampokan beneran, lengkap dengan tiga penjahat yang harus melancarkan rencana dengan mengurangi risiko tertangkap polisi. Semua berbuat secara reaktif, impulsif, spontan, dan mengimbangi aksi korban yang bisa saja menyerang balik dan kabur. Sebab dua kubu ini tentu punya kepentingan masing-masing. Yang satu korban dan yang satu penindas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-jJpZ4_G00yo/Tx-oZtrcEmI/AAAAAAAAIOo/AOHbGXVLZZc/s1600/Kidnapped-poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-jJpZ4_G00yo/Tx-oZtrcEmI/AAAAAAAAIOo/AOHbGXVLZZc/s320/Kidnapped-poster.jpg" width="215" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-3c7sMpTuoNw/Tx-odEHpm2I/AAAAAAAAIO4/GaU1BNj30Qc/s1600/secuestrados-movie-poster-2010-1020688040.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-3c7sMpTuoNw/Tx-odEHpm2I/AAAAAAAAIO4/GaU1BNj30Qc/s320/secuestrados-movie-poster-2010-1020688040.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kidnapped &amp;nbsp;(Secuerstrados).&amp;nbsp;&lt;b&gt;Sutradara:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;Miguel Angel Vivas.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Pemain&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Manuela Velles, Drittan Biba, Ana Waganer.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Produksi:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;La Fabrique Vica Films&lt;b&gt;&amp;nbsp;Rilis:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;25 September 2010.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Negara/bahasa:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Spanyol.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Cerita:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;7&amp;nbsp;&lt;b&gt;Akting:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;7&amp;nbsp;&lt;b&gt;Teknis:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;7&amp;nbsp;&lt;b&gt;Ending:&lt;/b&gt;&amp;nbsp;8&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Score:&amp;nbsp;&lt;/b&gt;7,5/10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br class="Apple-interchange-newline" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-7533158348980274396?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/7533158348980274396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/kidnapped-aksi-brutal-perampokan-kelas.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7533158348980274396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/7533158348980274396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/kidnapped-aksi-brutal-perampokan-kelas.html' title='Kidnapped: Aksi Brutal Perampokan Kelas Kakap'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-JiJ_JbMPRiE/Tx-obDF7gyI/AAAAAAAAIOw/onvef0TW8l0/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-6261739257977004615</id><published>2012-01-24T15:25:00.000+07:00</published><updated>2012-01-24T15:41:47.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Uang Kembalian Rusak dari Supermarket Ternama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-K3y4M_ayO9o/Tx5pAlpGTjI/AAAAAAAAIMY/QTyo6ZM7t5Y/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-K3y4M_ayO9o/Tx5pAlpGTjI/AAAAAAAAIMY/QTyo6ZM7t5Y/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;SALAH satu hal yang paling saya benci di dunia adalah mendapatkan uang cacat. Yaitu duit rupiah berbentuk kertas yang lecek, robek, punya bekas solatip, dan bekas hekter. Inilah yang saya dapat setelah membelanjakan sekira tujuh puluh ribu rupiah di supermarket dengan inisial B yang terdapat di Bandung Timur. Setibanya di rumah, saya menemukan dua puluh ribuan yang penuh coretan dan hekter bin lecek, dan sepuluh ribuan dengan solatip di bagian sisinya, lengkap dengan bekas robekan yang terlihat jelas.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Enggak hanya itu, beberapa recehan serebuan dan dua rebuan dalam bentuk kertas pun saya terima dalam keadaan layu dan kusam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak mempermasalahkan kasir berjenis perempuan &amp;nbsp;yang melayani transaksi saya. Setibanya saya ngasih duit cepek-an rebu saya yang bagus, dia bungkus barang-barang dalam plastik kuning, lalu mengembalikan kembalian tampaknya dengan ekspresi datar. Entahlah, saya males aja lihat orang kayak gini. Bawaannya pengen ngeludahin got. Apalagi beliau ini ragu ngucapin say thanks. Terima kasih pun diucapkan dengan malas-malasan dan sangat pelan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Task7X3JtLA/Tx5pMq6khuI/AAAAAAAAIMg/KoUBtNw0vI4/s1600/406345_256182637784102_100001771031724_650685_1924695146_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-Task7X3JtLA/Tx5pMq6khuI/AAAAAAAAIMg/KoUBtNw0vI4/s320/406345_256182637784102_100001771031724_650685_1924695146_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oh, ya, ampun. Saya enggak pernah mau tahu apa dia sedang berpembalut atau habis diputusin cowok. Yang saya tahu sebagai kasir, dia wajib pasang wajah ramah, menyenangkan, dan santun. Sebenarnya sudah beberapa kali saya ke supermarket yang baru dibuka itu. Maklum, jaraknya lumayan dekat dengan tempat tinggal saya. Tinggal naek angkot dua rebu, nyampe, deh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaimana supermarket, di dalamnya terdapat banyak pekerja. Dan saya enggak ambil pusing terutama saat nyampe di bagian penitipan tas, dihuni oleh bapak-bapak. Pula pernah pas saya beli susu, kasir lelaki lupa memasukannya ke dalam keresek saya. Alhasil saya harus balik lagi ke sana dan ternyata emang lupa dimasukin. Pas saya berhadapan dengan bagian informasi, si ibu-ibu pekerja di sana pun kurang luwes ngucapin terima kasih. Bukannya gila hormat, tapi nyayangin aja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-qrjonJYQ-JA/Tx5o2krNP4I/AAAAAAAAIMI/zkT8hdIrFw8/s1600/ry4636.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-qrjonJYQ-JA/Tx5o2krNP4I/AAAAAAAAIMI/zkT8hdIrFw8/s320/ry4636.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-h3NaHBW2wWk/Tx5o9Uw0r-I/AAAAAAAAIMQ/YiB68klo0go/s1600/fghfghfgjj.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-h3NaHBW2wWk/Tx5o9Uw0r-I/AAAAAAAAIMQ/YiB68klo0go/s320/fghfghfgjj.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi saya pun maklum, supermarket itu baru dibuka. Otomatis kayaknya mereka harus banyak belajar. Lagian, terutama di lantai atas, enggak ada masalah sama sales promotion boy di sana karena saya sempet beli dispenser dan mainan anak-anak yang perlu untuk diuji coba dulu. Dan mereka &amp;nbsp;fine-fine aje ngelayaninnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah, semoga hal ini menjadi pelajaran buat kita semua (kembali klise). Meski saya akhirnya males juga belanja-belanja di sana lagi. Sepet aje. =-=&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kenapa Saya Enggak Suka Uang Kertas Lecek/Rusak?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Jijik kalau harus dipegang. Penuh kuman&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Enggak enak ditaro di dompet dalam waktu lama&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Enggak enak hati saat dibelanjain. Masak gueh ngasih duit yang lecek begono?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Nilai prestisius duit jadi berkurang. Apalagi kalau pecahannya dua puluh rebu ampe lima puluh rebu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tips:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Periksa duit kamu pas kasir memberikan kembalian. Hal ini jarang saya lakukan. Namun akan saya terapkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Kembalikan lagi atau tukar kalau kamu nerima duit lecek dengan pecahan yang besar. Serebu dua rebu mah enggak apa-apa kali, ya. Buat dijajanin di warung atau jadi ongkos angkot.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Kalau mereka enggak mau tukerin, lapor aja ke manajer. Atau tulis di blog. :p&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Tukar ke bank! Meski tentunya akan menyita waktu dan menipiskan sedikit fulus.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bisa Ditukar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uang yang rusak bisa ditukar ke Bank, lho. Tapi, dengan catatan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.&amp;nbsp;Uang kertas rusak diberikan penggantian apabila fisiknya lebih besar dari 2/3 (dua pertiga) ukuran aslinya dan ciri uang dapat dikenali keasliannya, dengan persyaratan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a.uang rusak masih merupakan satu kesatuan dengan atau tanpa nomor seri yang lengkap; atau&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b.uang rusak tidak merupakan satu kesatuan, tetapi terbagi menjadi paling banyak 2 (dua) bagian terpisah, dan kedua nomor seri pada uang tersebut lengkap dan&amp;nbsp;sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.Bank Indonesia tidak memberikan penggantian atas uang rusak apabila menurut pertimbangan Bank Indonesia kerusakan uang tersebut diduga dilakukan secara sengaja atau dilakukan secara sengaja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kenapa Bisa Rusak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Iruc4XzbtCc/Tx5p9VYcldI/AAAAAAAAIMo/EsJwoXiQP-g/s1600/17112011120.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-Iruc4XzbtCc/Tx5p9VYcldI/AAAAAAAAIMo/EsJwoXiQP-g/s320/17112011120.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sumber: Bloggers.com&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uang kertas bisa rusak karena faktor sengaja dan tidak disengaja. Faktor tidak disengaja adalah ketika uang tertinggal dalam kantung celana yang akan dicuci. Uang pun menjadi rusak. Faktor disengaja adalah memilin-milin uang kertas, mencoret-coret dengan sengaja, misalnya menuliskan nomor hape seolah-olah sedang nyari jodoh, dan sejenisnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;b&gt;Hukuman Buat Orang yang Iseng Merusak Uang Kertas&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hukuman untuk orang yang iseng merusak uang kertas dikenal pasal-pasal dalam RUU yang berkaitan dengan perusakan uang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasal 24 - (1). Setiap orang dilarang merusak, memotong, menghancurkan, dan / atau melakukan perubahan pada Uang Rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasal 35 - (1). Setiap orang yang merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau melakukan perubahan atau perbuatan apapun pada Uang Rupiah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun atau paling lama 5 (lima) tahun, dan denda paling sedikit Rp 200.000.000,- (duaratus juta rupiah) atau paling banyak Rp 1.000.000.000,- (satu miliar rupiah).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya baik itu kasir atau yang datangnya dari sektor pekerjaan sejenis, sudah seharusnya memperlakukan partner dagang secara baik. Dalam hal jual beli yang cuma sekali ketemu itu, seorang kasir misalnya enggak akan tahu dengan siapa mereka berhadapan. Bisa jadi si kasir yang bersangkutan memberikan duit rusak pada beberapa orang tertentu, seperti pemuda berkacamata yang dianggap cupu di hadapannya. Tapi siapa sangka, dia ternyata sedang berhadapan dengan seorang blogger berpikiran kritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yeah, saya pikir kasir di minimarket lebih menyenangkan dan ramah. Mungkin arealnya tidak terlalu besar sehingga pengunjung terbatas. Jadi tekanan pun tidak terlalu besar. Meski demikian saya menaruh respek pada bidang pekerjaan apapun yang mereka geluti selama halal. Sebab enggak mudah, lho, jadi kasir begono. Dan yang pasti, pihak manajer sebaiknya menukarkan uang rusak sebab mereka memang lebih memiliki banyak waktu ketimbang si pembeli. Yang jelas, kesadaran masyarakat juga sangat diperlukan, untuk lebih menjaga uang. Sebab kalau dipikir-pikir, ini semua kayak lingkaran setan, kok. Pembeli yang ke supermarket bersangkutan pake duit rusak, diterima si kasir, perusahaan ogah nerima duit rusak, terus dibalikin lagi ke konsumen yang berbeda. Ng***!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Referensi:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://edukasi.kompasiana.com/2011/05/17/gerakan-peduli-uang-kertas-rupiah/"&gt;Gerakan Peduli Uang Kertas Rupiah&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://metrotvnews.com/read/news/2011/04/26/49889/BI-Uang-Rupiah-Rusak-Tetap-Bisa-Ditukar"&gt;&lt;b&gt;BI: Uang Rupiah Rusak Tetap Bisa Ditukar &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-6261739257977004615?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/6261739257977004615/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/uang-kembalian-rusak-dari-supermarket.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/6261739257977004615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/6261739257977004615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/uang-kembalian-rusak-dari-supermarket.html' title='Uang Kembalian Rusak dari Supermarket Ternama'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-K3y4M_ayO9o/Tx5pAlpGTjI/AAAAAAAAIMY/QTyo6ZM7t5Y/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529+%25281%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-8239337230953058849</id><published>2012-01-24T01:08:00.002+07:00</published><updated>2012-01-27T16:59:49.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Samandayu Horror Film Festival'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kritik Film Mancanegara'/><title type='text'>Inside: Perburuan Janin Perempuan Psikopat</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-B2Mnd46J5ew/Tx2dHZqSWxI/AAAAAAAAILo/sEcFtG7S44M/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-B2Mnd46J5ew/Tx2dHZqSWxI/AAAAAAAAILo/sEcFtG7S44M/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;FILM ini adalah film sakit secara konotatif dan definitif. Dalam film Inside&amp;nbsp;atau À l'intérieur, kita akan merasa sakit luar biasa saat menyaksikan scene brutal yang dipaparkan cuek, nyantai, dan tanpa babibu. Enggak nyangka, konsep sederhana ini punya ritme dan eksekusi yang luar biasa. Mengenai pembantaian terhadap ibu yang dalam keadaan hamil tua. Wah, akan seperti apa review saya kali ini?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Plot&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Film dibuka dengan scene bayi dalam kandungan yang mendadak terbentur. Belakangan diketahui bayi itu membentur karena sang ibu yang mengendarai mobil mengalami tabrakan hebat yang menewaskan sang suami. Kemudian, kita diperlihatkan opening credit title yang lumayan enggak nyaman. Ketika banyak darah dimana-mana. Tapi ini sangat keren, kok.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-FJRaCeDJZeg/Tx2aE2XKTHI/AAAAAAAAIJA/Hah_BN5UBj4/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528001504%252922-48-47%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://1.bp.blogspot.com/-FJRaCeDJZeg/Tx2aE2XKTHI/AAAAAAAAIJA/Hah_BN5UBj4/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528001504%252922-48-47%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-4X_eW0TorTc/Tx2aIGXdJcI/AAAAAAAAIJI/XQB-m2zzL1o/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528002043%252922-48-36%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://2.bp.blogspot.com/-4X_eW0TorTc/Tx2aIGXdJcI/AAAAAAAAIJI/XQB-m2zzL1o/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528002043%252922-48-36%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan adalah Sarah, fotografer sebuah majalah yang masih trauma akan kecelakaan tersebut, sedang giat memeriksakan kandungannya ke rumah sakit. Selanjutnya dia digambarkan berinteraksi dengan ibu dan teman kerjanya. Dia juga sempat memotret sebuah keluarga di taman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GlRmjGbaX2s/Tx2aKKla2WI/AAAAAAAAIJQ/Hkh6pSlPMz0/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528014198%252922-50-25%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://1.bp.blogspot.com/-GlRmjGbaX2s/Tx2aKKla2WI/AAAAAAAAIJQ/Hkh6pSlPMz0/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528014198%252922-50-25%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada malam menjelang natal, Sarah berada di rumahnya yang besar sendirian. Dia pun sempat bermimpi ketika anaknya keluar dari mulut. Setelah itu rumahnya diketuk seseorang. Namun dia tidak begitu saja membukakan pintu. Kemudian, dia tahu kalau tamu tak diundang itu berbuat lebih. Terlebih ketika berusaha mendobrak jendela kaca.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun polisi datang dan tak menemukan perempuan asing itu. Sarah pun beranjak tidur namun si perempuan malah datang ke kamar. Dia menyiapkan diri dengan gunting dan semangkuk kecil alkohol. Setelah itu, dia membuka perut Sarah dan menusuk ujung gunting ke pusar Sarah. Sarah bangun, secara refleks si perempuan menyerang wajah Sarah dengan gunting. Wajah Sarah terluka, dia berlari ke sebuah ruangan di lantai atas. Di situlah dia mengunci dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bel berbunyi, teman kerja Sarah, bertandang. Dia yang dipinjamkan kunci rumah memang bisa masuk malam itu. Dia pun menyangka si perempuan asing adalah perawat. Namun si lelaki mulai curiga, sialnya si perempuan mulai berniat menewaskan lelaki itu dengan gunting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-GSu3b4zAdco/Tx2cqV6zRMI/AAAAAAAAIKo/TGpH9ohcFPw/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528054720%252900-39-03%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://2.bp.blogspot.com/-GSu3b4zAdco/Tx2cqV6zRMI/AAAAAAAAIKo/TGpH9ohcFPw/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528054720%252900-39-03%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, ibu Sarah, Loise, datang. Dia pun tak mengenal si perempuan asing. Karena khawatir, dia naik ke lantai atas dan memanggil anaknya. Sementara di dalam, Sarah menyiapkan senjata dan tidak sengaja membunuh ibunya sendiri. Sang ibu pun tewas. Teman Sarah datang menaiki tangga namun sudah ditebas dengan gunting di bagian kaki. Tidak hanya itu, kelaminnya pun ditusuk gunting. Masih belum cukup, dia dibekap dengan bantal lalu ditusuk hingga mengoyak-ngoyak matanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si perempuan kembali menyerang Sarah, namun Sarah berhasil melukai tangan musuhnya. Si perempuan menjerit kesakitan. Sarah kembali mengunci dalam ruangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara tiga polisi berada dalam mobil untuk memeriksa. Mereka bersama seorang tahanan anak muda. Dua di antara polisi mengetuk pintu rumah sarah. Si perempuan asing pun mengaku sebagai pemilik rumah. &amp;nbsp;Dua polisi pergi, sementara Sarah tampak berusaha keluar kamar karena si perempuan asing menghadang pintu dengan lemari. Sial, saat Sarah berhasil mengeluarkan tangannya lewat lubang pintu, si perempuan asing menusukkan gunting pada telapak tangan Sarah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-CpAM5QX6OM4/Tx2hk9bJhOI/AAAAAAAAIL4/M-nCbSeSOeY/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528072348%252900-42-17%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://3.bp.blogspot.com/-CpAM5QX6OM4/Tx2hk9bJhOI/AAAAAAAAIL4/M-nCbSeSOeY/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528072348%252900-42-17%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dua polisi pun kembali ke mobil. Namun langkah mereka terhenti, saat kembali berbalik dan masuk rumah, si perempuan asing mulai melukai salah satunya. Ini ketika seorang polisi pergi ke lantai atas dan menemukan dua mayat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Polisi pertama dibunuh dengan sebelah mata yang tertusuk. Polisi kedua ditembak di bagian wajah dari belakang. Satu polisi di mobil curiga setelah mendengar tembakan. Karena tak mau tahannya lepas, tahanan itu diborgol di bagian pinggang. Saat di dalam rumah, keduanya menemukan mayat-mayat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jWzlZVCHKYc/Tx2cxZeWUhI/AAAAAAAAILI/M015CNYHyoY/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528077070%252900-42-32%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://1.bp.blogspot.com/-jWzlZVCHKYc/Tx2cxZeWUhI/AAAAAAAAILI/M015CNYHyoY/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528077070%252900-42-32%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sarah pun ditolong, namun di lantai bawah, perempuan asing sudah mematikan saluran listrik.Dan dalam keadaan gelap, polisi tewas ditembak, sementara si tahanan ditusuk dengan gunting di bagian kepala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sarah kembali ke tempat tidurnya dan berbaring lemah, si perempuan datang dan mengendus. Namun Sarah menggigit bibir si perempuan lalu kabur. Di sanalah mereka baku hantam. Sarah dipukul pakai pemanggang roti sampai mukanya bonyok.Sarah pun pingsan di dapur.Si perempuan merasa menang lalu merokok. Bagusnya, Sarah menyemprot spray cologne ke arah musuhnya. Sehingga si perempuan asing pun terbakar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zsTYrzZA1Rg/Tx2aVDkqMmI/AAAAAAAAIJ4/fV7AR7kPkDA/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528092991%252922-53-46%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://2.bp.blogspot.com/-zsTYrzZA1Rg/Tx2aVDkqMmI/AAAAAAAAIJ4/fV7AR7kPkDA/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528092991%252922-53-46%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam keadaan gelap, Sarah mencari musuhnya. Namun di ruang tengah lampu dinyalakan seorang polisi yang ternyata masih hidup. Bukannua menolong, so polisi itu langsung memukul perut Sarah sampai terluka. Namun si perempuan asing dengan luka bakar di wajahnya itu membunuh kembali si polisi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-eV0Z2NCSw-c/Tx2aWRipwRI/AAAAAAAAIKA/uJdBdbEVLz8/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528099994%252922-54-31%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://3.bp.blogspot.com/-eV0Z2NCSw-c/Tx2aWRipwRI/AAAAAAAAIKA/uJdBdbEVLz8/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528099994%252922-54-31%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sarah pun hendak melahirkan. Dan di tangga inilah scene mengerikan itu berlangsung. Karena tidak bisa melahirkan normal, si perempuan asing menggunting perut Sarah dengan brutal.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai akhirnya bayi bisa keluar dan si perempuan terlihat menggendong dan duduk di sebuah ruangan gelap. Sementara Sarah tewas dalam keadaan perut yang terbelah.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;*&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Inside:&amp;nbsp;Perburuan Janin Perempuan Psikopat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah motif pembunuhan yang dilakukan perempuan asing itu? Yeah, seperti dugaan saya, dia adalah korban tabrakan dengan mobil Sarah. Saat itu si perempuan yang memang tidak bernama dalam plot ini sedang hamil tua. Ini membuatnya harus kehilangan anak. Karna dendam, dia pun melakukan hal yang sama kepada Sarah, dan berharap mengambil anak Sarah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Balas dendam selalu menajadi tema yang klise dalam setiap film horor. Namun Inside menjadi berbeda karena naskah yang tidak biasa. Ketika adegan bayi dalam perut diperlihatkan di beberapa detik seakan menunjukkan, inilah 'inside' sebenarnya: jabang bayi. Meski tidak ada yang istimewa dengan sinematografi, namun kita akan melupakan hal-hal teknis karena jika darah sudah kelihatan kental, untuk apa lagi mengkritisi hal yang perlu dimaklum. Selain tentu jajaran pemain yang baik, tata musik film ini juga keren banget.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-k4tE9kJixF4/Tx2cvs9_EHI/AAAAAAAAILA/mDeiggWkO5M/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528065630%252900-41-56%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://4.bp.blogspot.com/-k4tE9kJixF4/Tx2cvs9_EHI/AAAAAAAAILA/mDeiggWkO5M/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528065630%252900-41-56%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Prancis emang selalu pol-polan kalau bikin film. Film romantis akan dibuat sangat romantis, film komedi sangat komedi, film tentang seksualitas tentu akan legal mempertontonkan ketelanjangan dan kelamin, apalagi film horor. Saya pikir cuma Martys film Prancis yang paling mengganggu, ternyata ada yang lebih sinting dari itu. Inside-lah filmnya. Dan ini akan menjadi momok bagi perempuan terkhusus yang sedang hamil besar. Jadi silakan tonton Inside kalau kuat mental. Sebab ini salah satu film sakit yang pernah ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Well, ada adegan sialan dalam film ini, bagaimana kucing Sarah mendekati si perempuan. Si perempuan pun mengusap-ngusap itu kucing. Eh, tauk-tauk itu kepala kucing diremukin pake tangan lalu dilempar gitu aja. Hadeuuuh, saya sebagai Raja Kucing 2012 merasa Hak Asasi Kucing diinjak-injak di sini. =0=&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Rfbuk3r8TM8/Tx2ctpjGtoI/AAAAAAAAIK4/ax8LSFIGJdc/s1600/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528061565%252900-39-52%255D.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://1.bp.blogspot.com/-Rfbuk3r8TM8/Tx2ctpjGtoI/AAAAAAAAIK4/ax8LSFIGJdc/s320/Inside.DVDRip.XviD-FRAGMENT%255B%2528061565%252900-39-52%255D.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-VDqzp0IFJnA/Tx2dJdh6miI/AAAAAAAAILw/IHLsqebhscg/s1600/220px-Insideposter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-VDqzp0IFJnA/Tx2dJdh6miI/AAAAAAAAILw/IHLsqebhscg/s200/220px-Insideposter.jpg" width="147" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Official Poster.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-d5DrzI08nyo/Tx2dGAv8DFI/AAAAAAAAILg/aSxuE9_fSRY/s1600/517PRtZ2u1L._SS500_.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/-d5DrzI08nyo/Tx2dGAv8DFI/AAAAAAAAILg/aSxuE9_fSRY/s200/517PRtZ2u1L._SS500_.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HJMZXwRQKZs/Tx2dDRtICBI/AAAAAAAAILY/G5iU3qN3OP8/s1600/inside%25283%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-HJMZXwRQKZs/Tx2dDRtICBI/AAAAAAAAILY/G5iU3qN3OP8/s200/inside%25283%2529.jpg" width="156" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HJMZXwRQKZs/Tx2dDRtICBI/AAAAAAAAILY/G5iU3qN3OP8/s1600/inside%25283%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Sutradara: &lt;/b&gt;Alexandrea Bustilo dan Julie Maury. &lt;b&gt;Pemain: &lt;/b&gt;Alysson Paradis, Beatrice Dalle. &lt;b&gt;Rilis: &lt;/b&gt;13 Juni 2007 P&lt;b&gt;roduksi:&lt;/b&gt; La Dabrique Bares,. &lt;b&gt;Durasi:&lt;/b&gt; 82 Menit. &lt;b&gt;Negara/bahasa: &lt;/b&gt;Prancis. &lt;b&gt;Cerita: &lt;/b&gt;8 &lt;b&gt;Akting: &lt;/b&gt;8 &lt;b&gt;Ending:&lt;/b&gt; 7&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Score:&lt;/b&gt; 8/10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-8239337230953058849?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/8239337230953058849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/inside-perburuan-janin-perempuan.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/8239337230953058849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/8239337230953058849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/inside-perburuan-janin-perempuan.html' title='Inside: Perburuan Janin Perempuan Psikopat'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-B2Mnd46J5ew/Tx2dHZqSWxI/AAAAAAAAILo/sEcFtG7S44M/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-5145311319272606209</id><published>2012-01-23T03:57:00.000+07:00</published><updated>2012-01-23T04:08:24.421+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='National Issue'/><title type='text'>Malam Pesta Miras, Siang Bikin 9 Orang Tewas</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5FA8g687JA4/Txx2nCwPqNI/AAAAAAAAIHo/dlIlTRi2FBA/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-5FA8g687JA4/Txx2nCwPqNI/AAAAAAAAIHo/dlIlTRi2FBA/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;KECELAKAAN tragis kembali terjadi di awal tahun ini. Pada medio Januari, tepatnya kemarin siang pada 23 Januari 2012, mobil Xenia yang dikendarai Apriyani Susanti (29) masuk ke areal trotoar dan menabrak 13 orang yang 9 di antaranya tewas. Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Ridwan Rais, Jakpus.Dari sumber VIVAnews, saksi mata mengungkapkan bahwa kecepatan mobil tak berkurang seteleh korban bergelimpangan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Mobil baru berhenti setelah menabrak sekelompok orang sampai terpental jauh dan masuk ke halaman Kantor Kementerian Pedagangan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam penyelidikan, Afriyani mengaku rem moblil blong dan kecepatan mobil yang dikendarainya 70km/jam. Namun belakangan diketahui kalau ia mengemudikan sampai hampir 100km/jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini ia ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman penjara maksimal enam tahun dan denda 12 juta rupiah. Yang lebih parah, ternyata dia tidak membawa STNK dan tak memiliki SIM. Dia juga disinyalir habis pulang dari dugem bersama-sama teman-temannya. Sumber lain mengatakan bahwa ia ngantuk karena AC mobil sehingga membuat konsentrasi mengemudinya buyar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Video Pasca Kecelakaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berita duka ini menjadi perbincangan sengit di ranah dunia maya. Bahkan, akun twitter si pelaku dicecar habis-habisan oleh banyak orang. Dan tentu saja kesemuanya mengutuk aksi Apriyani. Bagaimana mungkin berkendara sampai segegabah dan menewaskan banyak orang begitu. Rasanya sulit untuk membela orang semacam dia. Kalaulah polisi tidak mengamankannya pasca kecelakaan terjadi, mungkin dia sudah tewas dihakimi masa. Orang nyopet aja bisa dibakar, apalagi yang sampai membunuh nyawa orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan dari seorang teman, saya pun menyaksikan video berdurasi 3 menit berfirmat 3gp yang menggambarkan keadaan pasca kecelakaan terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama kita menyaksikan seorang perempuan berpakaian hitam tergeletak tak bernyawa. Tak jauh darinya seorang lelaki tertelungkup dan dalam keadaan tak bernyawa. Seorang lelaki tampak menggendong seorang anak lelaki yang sekarat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-AaDRMVlYfkw/TxxzUW336EI/AAAAAAAAIHA/39zCZae3ess/s1600/KecelakaanMobil_ab4c_w_23gp_thumbs_20120123_003757.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="335" src="http://2.bp.blogspot.com/-AaDRMVlYfkw/TxxzUW336EI/AAAAAAAAIHA/39zCZae3ess/s400/KecelakaanMobil_ab4c_w_23gp_thumbs_20120123_003757.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?p=636032514#post636032514"&gt;http://www.kaskus.us&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak jauh dari sana, mobil penabrak terlihat dan sosok penabrak pun kelihatan. Yaitu perempuan bertubuh subur, berpakaian putih kayak orang habis bangun tidur, dan berkacamata dengan rambut pendek. Dia eluar dengan tampang dingin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian kita menemujan dua pemuda yang tewas dalam keadaan yang mengenaskan. Wajah mereka hancur, yang satu berpakaian merah dan satunya berpakaian hitam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak jauh dari sana ada mobil polisi yang mengangkut sekira empat korban tewas, dan seorang yang luka-luka. Anak kecil yang sekarat pun dibawa ke bak mobil ini. Kembali ke jalan, ternyata ada satu korban lagi yang ditempatkan di areal jalan, yaitu seorang llaki berpakaian hitam. Sementara kegaduhan terdengar chaos.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Korban&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata sebagian besar korban memiliki hubungan darah. Adalah Benyamin, sopir bajaj yang kehilangan anggota keluarganya yakni Suyatmi (51 tahun), Nanik Riyanti (25 tahun) yang sedang dalam keadaan hamil tiga bulan, Pipit Alfia Fitriasih (18 tahun), dan Yusuf Sigit (2,5 tahun). Sementara tiga keluarganya yang lain mengalami luka berat yaitu Teguh (30), Siti Muqaromah (30) dan Kenny (9 tahun). Sementara korban lainnya adalah pejalan kaki lain yang merupakan anak jalanan/pengamen (dari yang saya tahu di tayangan berita Metro TV).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Korban dibawa ke RSCM dan dikembalikan ke keluarga korban dengan biaya pemulangan 4 jenazah sebesar 7,5 juta rupiah. Waw, saya baru tahu kalau ada biaya-biaya semacam ini. (sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2012/01/22/190430/1822267/10/biaya-pemulangan-4-jenazah-korban-xenia-rp-75-juta-keluarga-protes?n991102605"&gt;http://www.detiknews.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pihak keluarga sempat mengeluhkan mahalnya biaya pemulangan jenazah ini dan meminta keringanan. Tentu saja uang segitu terlalu selangit untuk keluarga korban. Wah, miris banget. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mana nih, keberpihakan aparat terhadap korban?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara korban yang dirawat pun dibiayai kerabat dekat. Pihak keluarga pun sudah meminta keringanan biaya, namun ditolak karena belum memenuhi persyaratan karena tidak adanya surat keterangan tidak mampu RT/RW. Sementara kemarin adalah hari Minggu ketika kantor tutup. Mereka pun mengaku hanya bisa membayar pada Selasa, namun pihak rumah sakit tidak berkenan karena peraturan tetap peraturan, biaya administrasi lunas, korban bisa pulang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gambaran Timpang Kehidupan Masyarakat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang namanya kecelakaan, tentu bukan kehendak pribadi. Namanya juga tidak disengaja. Tapi selalu ada sebab sebelum terjadinya akibat. Wong kalau nyetir konsentrasi alias hati-hati. Namun kebiasaan orang-orang berduit dan sekuler biasanya tidak mengindahkan peraturan. Tak ada SIM, tak bawa STNK, jalanan udah kayak punya nenek moyang sendiri. Sehingga barangkali nabrak orang itu udah kayak nabrak curut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-OPqX_9LCxaQ/Txxz7J14JfI/AAAAAAAAIHQ/1lN9lrUuLk8/s1600/erwetett.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://2.bp.blogspot.com/-OPqX_9LCxaQ/Txxz7J14JfI/AAAAAAAAIHQ/1lN9lrUuLk8/s320/erwetett.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Twitter tersangka.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-MDnVpyi59qo/Txx0xPYWS7I/AAAAAAAAIHY/-D3ThtEzjEQ/s1600/erwetett.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="298" src="http://2.bp.blogspot.com/-MDnVpyi59qo/Txx0xPYWS7I/AAAAAAAAIHY/-D3ThtEzjEQ/s320/erwetett.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Foto Tersangka.&lt;br /&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://lockerz.com/s/176853774"&gt;http://lockerz.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-MAAI9Ot6V5A/Txx3f5I0EMI/AAAAAAAAIHw/_Xd6PvtrCH0/s1600/1821832.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-MAAI9Ot6V5A/Txx3f5I0EMI/AAAAAAAAIHw/_Xd6PvtrCH0/s1600/1821832.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Foto pelaku yang sedang berpesta pada malam sebelum kecelakaan terjadi.&lt;br /&gt;Sumber artikel:&amp;nbsp;&lt;a href="http://metropolitan.inilah.com/read/detail/1821832/dari-foto-pelaku-tabrakan-sempat-pesta-miras"&gt;http://metropolitan.inilah.com&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara pihak aparat dan rumah sakit tetap berpegang teguh pada prosedur. Tak ada keluwesan dalam hal keringanan biaya dan semacamnya lantaran mereka harus bertekuk lutut pada peraturan. Ketika yang kaya lebih mendapatkan jaminan keselamatan dan kesehatan ketimbang yang miskin. Sementara jika kita melihat hukum, saya pribadi cuma bisa mendengus. Apa bisa tersangka dijatuhi hukuman setimpal? Agar hal ini menjadi pelajaran bagi pengendara yang lain. Yang meski punya duit banyak, tapi mereka semua sama di mata hukum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika pun hukum akan kembali mengulang hal yang sudah-sudah, ketika lebih banyak hukum diotak-atik yang punya duit juga punya kuasa, kita hanya bisa apa. Palingan cuma mengutuk aksi Apriyani via mention twitter sampai jadi trending topic. Mereka-mereka yang bisa jadi serupa pengontrol sosial, yang tentulah lebih banyak memosisikan Apriyani sebagai antagonis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan pada akhirnya artikel ini akan menjadi klise saja. Semoga para korban diterima di sisi Tuhan YME. Ini juga menjadi pelajaran berharga pada kita semua, baik bagi pengendara mobil maupun pejalan kaki. Selalu berdoa dan berhati-hati. Sebab kita enggak akan pernah tahu bagaimana cara kita berakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Status facebook salah seorang korban&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-e1iO1M2FMXg/TxxzejiH8HI/AAAAAAAAIHI/TMUR0sJXZ9w/s1600/ci2pz.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-e1iO1M2FMXg/TxxzejiH8HI/AAAAAAAAIHI/TMUR0sJXZ9w/s1600/ci2pz.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sumber:&amp;nbsp;&lt;a href="http://yfrog.com/kkci2pzj"&gt;http://yfrog.com/kkci2pzj&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-5145311319272606209?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/5145311319272606209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/malam-pesta-miras-siang-bikin-9-orang.html#comment-form' title='22 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5145311319272606209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/5145311319272606209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/malam-pesta-miras-siang-bikin-9-orang.html' title='Malam Pesta Miras, Siang Bikin 9 Orang Tewas'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-5FA8g687JA4/Txx2nCwPqNI/AAAAAAAAIHo/dlIlTRi2FBA/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>22</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-563186823259490087</id><published>2012-01-22T15:13:00.001+07:00</published><updated>2012-01-24T01:23:53.361+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Stuff'/><title type='text'>Foto Mandi TTM Saya Tersebar di Internet</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4Nvl9Q5IxdA/Tx2lYUeTHaI/AAAAAAAAIMA/HNhE8zZnl1E/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-4Nvl9Q5IxdA/Tx2lYUeTHaI/AAAAAAAAIMA/HNhE8zZnl1E/s1600/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;TERMASUK dunia nyata, dunia maya juga punya hukum dua sisi mata uang. Bahwa tiap sesuatu ada baik dan buruknya. Cyber crime atau kejahatan internet tidak hanya berupa penipuan atau penjebakan yang berujung pada penculikan anak di bawah umur. Pencemaran nama baik, plagiarisme, dan mengedarkan foto syur tanpa izin, masuk ke dalamnya. Dan sialnya hal ini menimpa TTM saya. Foto-foto mandinya tersebar di internet. Mengerikan!&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anehnya, bukannya kisruh, dia malah santai saja seakan hal itu hal yang biasa. Wah, kayak Nikita Mirzani, dong, kata saya dalam hati. Tapi karena tampaknya beredarnya foto vulgar itu tidak dianggap serius olehnya, saya pun jadi tida ragu memublikasikannya di sini. Yah, semoga saja bisa menjadi hiburan tersendiri buat pembaca.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9AN_CGlRVJI/TxvBHATkykI/AAAAAAAAIGQ/PfF_qR8_mvs/s1600/werwrw.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-9AN_CGlRVJI/TxvBHATkykI/AAAAAAAAIGQ/PfF_qR8_mvs/s400/werwrw.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Im ready for the close up.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kzjHL93-dS8/TxvBKreSe0I/AAAAAAAAIGY/j64HjP0iIWw/s1600/m%252Chj.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-kzjHL93-dS8/TxvBKreSe0I/AAAAAAAAIGY/j64HjP0iIWw/s400/m%252Chj.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Who run the world! Cat! (Caaats!)&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-pkKYuZdpriA/TxvBOKFibeI/AAAAAAAAIGg/Q7CEQ1FgguM/s1600/erwr.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-pkKYuZdpriA/TxvBOKFibeI/AAAAAAAAIGg/Q7CEQ1FgguM/s400/erwr.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Cats generation make you feel the heat.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-aN4fgTHZ1rM/Txu8bFVgqiI/AAAAAAAAIEQ/TSSbwc54ANQ/s1600/sd.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-aN4fgTHZ1rM/Txu8bFVgqiI/AAAAAAAAIEQ/TSSbwc54ANQ/s400/sd.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Aku tahu kau menginginkanku.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-UuC3FaK8XCw/Txu8diubvCI/AAAAAAAAIEY/yP9URnWZhjQ/s1600/dsgsdg.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-UuC3FaK8XCw/Txu8diubvCI/AAAAAAAAIEY/yP9URnWZhjQ/s400/dsgsdg.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Crot diem-diem.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-tgUFiwewgjA/Txu8g_9cvvI/AAAAAAAAIEg/jH_GabIguc0/s1600/xcvc.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-tgUFiwewgjA/Txu8g_9cvvI/AAAAAAAAIEg/jH_GabIguc0/s400/xcvc.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Oooh, udah mirip thumbnail pidio luna aril, belom?&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-xjM9njlaE4c/Txu8n7QvIrI/AAAAAAAAIEw/3KHmFfmOBMI/s1600/zc.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-xjM9njlaE4c/Txu8n7QvIrI/AAAAAAAAIEw/3KHmFfmOBMI/s1600/zc.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Betapa innocent-nya aku.&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-4tDZtORT-JI/Txu8rE3JqFI/AAAAAAAAIE4/emmhbxk8NCQ/s1600/vbvbm.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-4tDZtORT-JI/Txu8rE3JqFI/AAAAAAAAIE4/emmhbxk8NCQ/s1600/vbvbm.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Jilati aku sebelum aku menjilatmu lebih dulu.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-4oeZ2ApZTIg/Txu8vXGznKI/AAAAAAAAIFI/SLmAc9xBf5g/s1600/erwr.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-4oeZ2ApZTIg/Txu8vXGznKI/AAAAAAAAIFI/SLmAc9xBf5g/s400/erwr.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gerakan badanmu, gerakan badanmu. Ikuti. Ah ah ah!&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ZtJNBCCDGqE/Txu8482KqRI/AAAAAAAAIFg/ldOaW52rQko/s1600/cvb.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-ZtJNBCCDGqE/Txu8482KqRI/AAAAAAAAIFg/ldOaW52rQko/s400/cvb.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gigit-gigit enak.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-1pAeOHVmAGk/Txu88bo5O7I/AAAAAAAAIFo/1IFIlgeNK6A/s1600/weer.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-1pAeOHVmAGk/Txu88bo5O7I/AAAAAAAAIFo/1IFIlgeNK6A/s400/weer.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Gairah Cinta Mak Gundo. Adalah filmku yang pertama.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vOGThW3a6MI/Txu8_N8GW6I/AAAAAAAAIFw/iXGGfBZK3zE/s1600/nmm.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-vOGThW3a6MI/Txu8_N8GW6I/AAAAAAAAIFw/iXGGfBZK3zE/s400/nmm.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Sudah kayak thumbnail pidio Aril, belum? Oooh...&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-W_mluDkzma0/Txu9CVerdQI/AAAAAAAAIF4/VHK0f68DbkQ/s1600/bnvbm.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-W_mluDkzma0/Txu9CVerdQI/AAAAAAAAIF4/VHK0f68DbkQ/s400/bnvbm.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Hanya untuk yang cukup umur.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ad-qsEkN320/Txu9FQlxC3I/AAAAAAAAIGA/b_d9mxNE5hc/s1600/bnd.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-ad-qsEkN320/Txu9FQlxC3I/AAAAAAAAIGA/b_d9mxNE5hc/s400/bnd.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Hey, jangan mengintip dari jauh. Dari dekat saja lebih baek.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/--J_aoknnxwk/Txu9HVjx-sI/AAAAAAAAIGI/5O_WkzDNU0Q/s1600/cvd.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/--J_aoknnxwk/Txu9HVjx-sI/AAAAAAAAIGI/5O_WkzDNU0Q/s400/cvd.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ya, sudah kalau kau meninggalkanku. Nih, ku kasih bokong aje.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-LLRjhEO2TcM/TxvEIZkuuPI/AAAAAAAAIGw/UI4AjzDLCA0/s1600/389909_237144893021210_100001771031724_593636_1303734387_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-LLRjhEO2TcM/TxvEIZkuuPI/AAAAAAAAIGw/UI4AjzDLCA0/s400/389909_237144893021210_100001771031724_593636_1303734387_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Ah, sampai jumpa lagi eaaa :D&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-nu8or_BoSU0/TxvELvVCDZI/AAAAAAAAIG4/UEbbAW5pHic/s1600/376543_237143283021371_100001771031724_593623_291944470_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="480" src="http://2.bp.blogspot.com/-nu8or_BoSU0/TxvELvVCDZI/AAAAAAAAIG4/UEbbAW5pHic/s640/376543_237143283021371_100001771031724_593623_291944470_n.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Jangan lupa follow akyu eaa di @kucingbinal+cratcretcrot&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;*&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ket:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;TTM: Teman Tapi Mandi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2806648833588627230-563186823259490087?l=wanasedaju.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wanasedaju.blogspot.com/feeds/563186823259490087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/foto-mandi-ttm-saya-tersebar-di.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/563186823259490087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2806648833588627230/posts/default/563186823259490087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wanasedaju.blogspot.com/2012/01/foto-mandi-ttm-saya-tersebar-di.html' title='Foto Mandi TTM Saya Tersebar di Internet'/><author><name>Samandayu Anggara</name><uri>https://profiles.google.com/100887650822006988958</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-vkXPfqr8TWU/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAIiE/6iC8NMQm060/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4Nvl9Q5IxdA/Tx2lYUeTHaI/AAAAAAAAIMA/HNhE8zZnl1E/s72-c/erye7+%25281%2529+%25282%2529.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2806648833588627230.post-1330164897868993446</id><published>2012-01-22T02:15:00.003+07:00</published><updated>2012-01-22T02:25:06.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Personal'/><title type='text'>Sahabat-Sahabat yang Pernah Ada</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8qcXyairexU/TxsOFk7VFJI/AAAAAAAAID0/tNCul8YRmNc/s1600/erye7+%25281%2529.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-8qcXyairexU/TxsOFk7VFJI/AAAAAAAAID0/tNCul8YRmNc/s1600/erye7+%25281%2529.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;TENTU saja kita enggak milih siapa pun untuk menjadi teman kita. Tapi ada satu peraturan &amp;nbsp;tak tertulis dalam hubungan sosial ketika kita cocok dengan orang-orang tertentu dan tidak cocok dengan beberapa orang tertentu juga. Hal itu lahir tidak terdefinisi dan hanya bisa dialami. Ketika kita menemukan seseorang yang kemudian memiliki kontak pertemanan yang lebih intens dari orang lain. Itulah yang dinamakan teman dekat. Dan semua orang punya -sepertinya. Termasuk saya. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan kali ini saya akan menuliskan siapa-siapa saja teman dekat saya di dunia nyata. Dan identitas mereka saya buramkan karena kepentingan estetika.Sebab siapa tahu saya terlalu keras memandang mereka. Heu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Seseorang dengan Tatapan yang Tajam - SD&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya sempat berpikir kalau karakteristik saya adalah kutukan. Ketika anak-anak lain bergembira di lapangan dan berkumpul di kantin, saya malah mencari tempat-tempat sepi untuk menyendiri. Kompleks sekolahan saya diisi oleh lima SD sekaligus, dan dia terlihat menyandarkan diri di gedung sekolah. Saya tidak pernah melihat seorang anak laki-laki dengan kulit terang, bermata tajam dan rambut cepak. Sebab biasanya saya yang menguasai daerah itu. Kemudian kami berkenalan dan sejak itu kami bersahabat. Waktu itu dia adalah murid baru di sekolah yang bukan dari sekolah yang saya tempati. Kami pulang sekolah bersama dan bergantian main di rumah masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari saya mengetahui kalau dia anak kesepian. Dia sulung sementara saya bungsu, dan dia memiliki orangtua yang ketika itu sedang berkonflik. Tidak heran kenapa dia menjadi lebih pendiam dan sinis terhadap lingkungan sekitar. 
